Konten dari Pengguna

Mengapa di Indonesia Sering Terjadi Gempa Bumi?

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa di Indonesia sering terjadi gempa bumi? Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Mengapa di Indonesia sering terjadi gempa bumi? Foto: Pixabay

Indonesia adalah negara yang rawan terhadap bencana alam, salah satunya gempa bumi. Bahkan, Indonesia disebutkan memiliki tingkat kegempaan yang tinggi di dunia, lebih dari 10 kali lipat tingkat kegempaan di Amerika.

Setiap tahunnya, selalu ada peristiwa gempa bumi yang terjadi di Indonesia, baik yang berskala besar hingga berskala kecil. Tak jarang, gempa bumi juga dapat menimbulkan kerugian nyawa bagi siapa pun yang tidak mempunyai ilmu mitigasi bencana.

Lantas, mengapa di Indonesia sering terjadi gempa bumi? Berikut adalah jawabannya mengenai beberapa alasan mengapa Indonesia mengalami sering terjadi gempa bumi.

Mengapa di Indonesia Sering Terjadi Gempa Bumi?

Indonesia merupakan negara yang menjadi titik pertemuan tiga lempeng utama dunia, yaitu lempeng Indoasutralia, Pasifik, dan Eurasia, sehingga sering terjadi gesekan lempengan bumi.

Indonesia merupakan negara yang termasuk ke dalam Ring of Fire, yaitu istilah yang digunakan untuk negara yang sering mengalami gempa bumi karena banyak memiliki gunung berapi.

Selain itu, mengapa di Indonesia sering terjadi gempa bumi adalah munculnya isu bahwa Indonesia diserang HAARP (High Frequency Active Auroral Research Program), yaitu alat pemusnah massal yang mampu menciptakan gejala-gejala alam. Namun, isu tersebut belum terbukti kebenarannya.

Ilmu yang mempelajari tentang gempa bumi adalah seismologi. Foto: Pixabay

Proses Terjadinya Gempa Bumi

Ilmu yang mempelajari tentang gempa bumi adalah seismologi. Para ahli yang mendalami seismologi beranggapan bahwa ada empat sebab yang menimbulkan peristiwa terjadinya gempa bumi.

Mengutip dalam modul Geologi Lingkungan: Gempa Bumi yang disusun oleh Nandi, S.Pd., berikut adalah proses terjadinya gempa bumi, yang disebabkan oleh empat peristiwa, yaitu di antaranya:

  • Runtuhan lubang-lubang interior Bumi, seperti gua atau tambang batuan/mineral dapat menyebabkan terjadinya getaran di atas permukaannya. Meskipun begitu, getaran yang dirasakan tidak terlalu besar dan hanya terjadi secara lokal.

  • Tabrakan benda langit yang dapat menyebabkan timbulnya getaran. Umumnya getarannya tidak sampai terekam oleh alat pencatat gempa dan juga sangat jarang terjadi.

  • Letusan atau ledakan gunung api, yang disebut dengan gempa bumi vulkanik. Penyebab peristiwa ini adalah terjadinya sentuhan antara magma dengan dinding gunung api dan tekanan gas yang sangat kuat.

Ilustrasi jenis-jenis gempa bumi, mulai dari gempa bumi vulkanik hingga gempa bumi buatan. Foto: Pixabay

Jenis-Jenis Gempa Bumi

Menurut Noor (2006:136) dalam buku Bahan Ajar Geografi Kelas 11 Materi Mitigasi Bencana Alam (Home Learning) milik SMAN 111 Jakarta Utara, gempa bumi adalah getaran yang terjadi akibat dari terlepasnya energi yang terkumpul secara tiba-tiba dalam batuan.

Gempa bumi terdiri dari beberapa jenis, di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Gempa bumi vulkanik, yaitu gempa bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma, yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus.

  • Gempa bumi tektonik, merupakan gempa bumi yang disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempeng lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar.

  • Gempa bumi tumbukan, adalah gempa bumi akibat dari tumbukan meteor atau asteroid yang jatuh ke bumi, jenis gempa bumi ini jarang terjadi.

  • Gempa bumi runtuhan, adalah sebuah gempa bumi yang biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan.

  • Gempa bumi buatan, adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia, seperti peledakan dinamit, nuklir atau palu yang dipukulkan ke permukaan bumi.

(HDP)