Mengapa Gerhana Matahari Hanya Terjadi Kadang-Kadang Saja?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gerhana matahari merupakan salah satu fenomena alam yang terjadi pada alam semesta. Fenomena ini secara tidak langsung berdampak pada gravitasi Bumi.
Meskipun demikian, gerhana matahari tidak terjadi setiap saat. Mengapa gerhana matahari hanya terjadi kadang-kadang saja?
Untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan di bawah ini.
Pengertian Gerhana Matahari
Menurut buku Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Paket A Setara SD/MI Kelas VI Modul Tema 16 yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, gerhana matahari adalah kejadian atau peristiwa ketika matahari tertutup oleh bulan.
Peristiwa ini terjadi ketika posisi matahari, bulan, dan Bumi berada pada satu garis lurus.
Meskipun bulan memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan matahari, namun karena posisinya lebih dekat dan berhadapan langsung dengan Bumi membuat matahari tertutupi oleh bulan.
Peristiwa gerhana matahari ini mengakibatkan kondisi alam semesta yang ada di bumi menjadi gelap gulita karena tidak adanya cahaya matahari yang masuk ke bumi.
Jenis-Jenis Gerhana Matahari
Terdapat beberapa jenis gerhana matahari, di antaranya:
Gerhana matahari total adalah peristiwa gerhana matahari ketika posisi bulan sepenuhnya menutupi matahari, bahkan lapisan terluar matahari (korona).
Gerhana matahari cincin adalah jenis gerhana matahari yang menampakkan sinar matahari berbentuk cincin. Hal ini terjadi akibat posisi bulan tidak cukup dekat dengan Bumi sehingga tidak bisa menutupi matahari.
Gerhana matahari sebagian adalah peristiwa gerhana matahari yang terjadi akibat posisi bulan tidak berada pas di tengah matahari dan bumi sehingga hanya menutupi sebagian dari matahari.
Proses Terjadinya Gerhana Matahari
Seperti yang disebutkan sebelumnya, gerhana matahari terjadi ketika posisi matahari, bulan dan Bumi berada di garis yang lurus.
Mengapa posisi matahari, bulan, dan juga Bumi bisa satu garis lurus? Hal tersebut disebabkan oleh proses Bumi yang berevolusi mengitari matahari. Bulan yang memiliki kedudukan sebagai satelit Bumi turut bergerak mengitari Bumi setiap harinya atau yang dinamakan revolusi Bulan.
Hal inilah yang membuat posisi matahari, bulan dan Bumi berada pada garis yang lurus.
Mengapa Gerhana Matahari Hanya Terjadi Kadang-Kadang Saja?
Gerhana matahari tidak terjadi setiap saat. Gerhana matahari hanya terjadi ketika posisi bulan mendekati bidang ekliptika yang diikuti dengan peristiwa bulan baru.
Kedua peristiwa ini sebenarnya terjadi di waktu yang berbeda. Oleh karena itulah, gerhana matahari hanya terjadi pada saat kedua peristiwa tersebut berdekatan.
Gerhana matahari hanya terjadi pada musim yang disebut musim gerhana. Musim gerhana minimal dua kali terjadi setiap tahunnya.
Gerhana matahari memang jarang terjadi, terlebih untuk peristiwa gerhana matahari total yang bisa dibilang cukup langka.
Gerhana matahari total terjadi apabila posisi bulan harus lebih tepat berada di tengah-tengah garis antara matahari dan Bumi serta posisi bulan lebih dekat dengan Bumi, sehingga tidak menampakkan cahaya matahari sama sekali.
(SAI)
