Mengapa Kita Harus Melakukan Sujud Syukur? Ini Alasannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai seorang Muslim, mengapa kita harus melakukan sujud syukur? Untuk menjawab pertanyaan ini sebenarnya cukuplah mudah, yaitu dengan memahami definisi dari syukur.
Dikutip dari buku karangan Zainal Muttaqin, MA dkk dalam bukunya Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas VII (2017: 65), syukur secara bahasa artinya berterima kasih.
Dapat disimpulkan, bahwa sujud syukur dilakukan sebagai rasa berterima kasih kepada Allah SWT karena memperoleh nikmat-Nya atau ketika Allah menyelamatkan hamba-Nya dari suatu musibah.
Ulama mazhab Syafiah dan Hambaliah berpendapat, bahwa hukum sujud syukur adalah sunnah. Hal ini sesuai dengan bunyi Hadits Rasullulah SAW yang artinya:
“Dari Abi Bakrah ia berkata: bahwasannya Nabi Muhammad SAW apabila mendapatkan sesuatu yang disenangi atau diberi kabar gembira, segeralah tunduk dan sujud sebagai tanda syukur kepada Allah SWT.” (HR. Abu Daud, Ibnu Majjah dan At-Tirmidzi).
Selain itu, posisi bersujud juga memiliki arti dan nilai tersendiri karena menunjukkan bukti kerendahan umat-Nya, ketika di hadapan Allah SWT yang Maha Agung.
Penyebab Melakukan Sujud Syukur bagi Muslim
Berikut sebab-sebab melakukan sujud syukur yang penting untuk diketahui umat Muslim. Uraian ini dihimpun dari buku Fiqh Islam oleh Sulaiman Rasjid (2019: 105).
1. Ketika Memperoleh Nikmat dari Allah SWT
Nikmat tidak harus berupa materi, tapi bisa berupa kesehatan, kelancaran, dan pencapaian prestasi maupun cita-cita.
2. Ketika Terselamatkan dari Marabahaya
Saat manusia merasa terancam dan membutuhkan pertolongan, mereka akan sangat berterima kasih terhadap si penolong. Begitu juga ketika seseorang selamat dari bahaya, semua tak lepas dari pertolongan Allah SWT. Oleh sebab itu, sudah sepantasnya manusia bersujud syukur kepada-Nya.
3. Mendapatkan Kabar Gembira
Hal yang menggembirakan seseorang bisa berbeda-beda wujudnya. Jadi, kabar semacam apa pun, selama itu menimbulkan suatu kegembiraan di hati, sudah sepantasnya mensyukuri sebagai sebuah nikmat dari Allah SWT.
4. Memperoleh Apa yang Diharapkan
Ada kalanya seseorang memiliki keinginan terpendam yang membutuhkan perjuangan dan proses panjang. Ketika hal tersebut dapat terwujud, tentunya menjadi sebuah kenikmatan yang tak terkira.
Semua keberhasilan yang dicapai bukan semata-mata hanya karena usahanya, melainkan ada kuasa Allah di dalamnya. Maka, sudah sepantasnya manusia bersyukur.
Tata Cara Sujud Syukur
Sujud syukur harus dilakukan di luar salat, bukan di dalamnya. Jika melakukan sujud syukur di dalam salat dengan sengaja, maka salat dianggap batal. Langkah-langkah melakukannya adalah sebagai berikut:
1. Dalam keadaan suci dari hadas besar dan kecil, serta najis.
2. Menutup seluruh aurat dan menghadap kiblat.
3. Melakukan takbir dengan niat,
نَوَيْتُ سُجُوْدَ الشُّكْرِ سُنَةَ للهِ تَعَالَى
"Nawaitu sujudas syukri sunnatan lillahi ta'ala."
Artinya: "Saya niat melakukan sujud syukur sunnah karena Allah Ta'ala."
4. Sujud sebanyak satu kali dengan membaca doa,
سُبْحَانَ اللّهِ والْحَمْدُللّهِ وَ لا اِلهَ اِلَّا اللّهُ وَ اللّهُ اَكْبَرُلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بالله العلي العظيم
"Subhaanallohi walhamdulillaahi walaa ilaaha illalloohu walloohuakbar, walaa haula walaa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'azhiim."
Artinya : "Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, tiada daya dan kekuatan kecuali atas pertolongan Allah Yang Maha Tinggi, Maha Agung."
5. Bangkit dari sujud, kemudian lakukan posisi duduk sambil mengucapkan salam "Assalamualaikum" ke arah kanan dan kiri.
(VIO)
