Mengapa Setiap Orang Memiliki Kewajiban? Berikut Jawabannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap individu dalam sebuah lingkungan memiliki peran dan tanggung jawabnya masing-masing. Peran dan tanggung jawab tersebut menjadikannya mempunyai kewajiban yang harus dilakukan.
Kewajiban harus ditanamkan dalam diri agar nyaman ketika menjalankannya, bahkan tidak merasa terbebani. Sejatinya, kewajiban merupakan bentuk tanggung jawab yang dimiliki oleh masing-masing individu dalam tingkatan apa pun.
Kewajiban yang diterima oleh individu tidak sama satu dengan lainnya, tergantung kepada peran dan tanggung jawab yang dimiliki. Misalnya, seorang pekerja akan mempunyai kewajiban yang berbeda dengan seorang pelajar, begitu pula seorang pejabat dengan seorang rakyat.
Jenis-Jenis Kewajiban
Dikutip dalam buku Ilmu Hukum yang ditulis oleh Rahardjo, pada dasarnya kewajiban digolongkan menjadi lima kelompok, yaitu:
1. Kewajiban yang mutlak dan nisbi
Kewajiban mutlak dan nisbi adalah kewajiban individu yang berkaitan dengan tanggung jawab terhadap diri sendiri, serta tidak ada hubungan dengan hak dan tidak mutlak untuk melibatkan hak orang lain.
2. Kewajiban publik dan pernyataan
Kewajiban publik adalah kewajiban yang berhubungan dengan hak-hak publik, seperti contohnya adalah mematuhi aturan lalu lintas dan membayar pajak tahunan.
3. Kewajiban positif dan negatif
Kewajiban jenis ini adalah kewajiban yang mengharuskan seseorang untuk melaksanakan atau tidak melaksanakan segala sesuatu. Jika positif berarti menghendaki terlaksananya kewajiban, maka apabila negatif berarti kebalikannya.
4. Kewajiban universal atau umum dan khusus
Kewajiban umum atau universal, yaitu kewajiban yang ditujukan kepada semua warga negara secara luas, tidak terkecuali.
Sementara itu, kewajiban khusus adalah kewajiban yang berurusan dengan pihak tertentu, perjanjian tertentu, ataupun bidang hukum tertentu.
5. Kewajiban primer dan kewajiban yang memberikan sanksi
Kewajiban primer adalah jenis kewajiban yang timbul dari segala tindakan yang berkaitan dengan hukum negara, jika dilakukan menyebabkan seseorang mendapatkan sanksi yang sesuai.
Mengapa setiap orang memiliki kewajiban?
Kewajiban adalah salah satu hal penting yang wajib dilakukan oleh setiap individu dalam sebuah kelompok, baik lingkungan dengan skala besar seperti negara, maupun lingkungan terkecil seperti keluarga.
Pertanyaan tentang mengapa setiap orang memiliki kewajiban terkadang melekat dalam benak seseorang. Pertanyaan tersebut umumnya muncul ketika sedang menjalankan kewajibannya.
Lalu, apakah jawaban yang tepat dari pertanyaan mengapa setiap orang memiliki kewajiban? Apa yang terjadi jika seseorang tidak menjalankan kewajibannya? Simak penjelasannya berikut ini.
Kewajiban lahir seiring dengan peran dan tanggung jawab seseorang dalam sebuah lingkungan. Setiap orang memiliki kewajiban agar dapat mencapai tujuan yang telah disepakati dalam sebuah lingkungan.
Misalnya, dalam lingkungan rumah, setiap anggota keluarga memiliki kewajibannya masing-masing. Ayah sebagai kepala keluarga berkewajiban untuk menafkahi istri dan anaknya.
Ketika ayah tidak mencari nafkah untuk keluarganya, hak mendapatkan kebutuhan yang seharusnya diterima oleh anggota keluarga lain tidak terpenuhi.
Begitu pula ketika seorang individu yang berperan sebagai warga negara, perlu untuk menjalankan kewajiban dasar yang tercantum dalam UUD 1945.
Jika kewajiban sebagai warga negara tidak dilaksanakan, maka haknya sebagai warga negara pun akan sulit didapatkan.
Mengutip dari buku Pasti Bisa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan karangan Tim Tunas Karya Guru, berikut adalah bentuk kewajiban warga negara, yaitu:
Ikut serta dalam upaya pembelaan negara
Menghormati hak asasi manusia orang lain
Tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang
Ikut serta dalam usaha keamanan dan pertahanan negara
Menghormati bendera negara Indonesia
Menjunjung tinggi lambang negara Indonesia
Menghormati lagu kebangsaan Indonesia Raya.
(HDP)
Frequently Asked Question Section
Apa saja jenis-jenis kewajiban?

Apa saja jenis-jenis kewajiban?
Kewajiban yang mutlak dan nisbi, kewajiban publik dan pernyataan, kewajiban positif dan negatif, kewajiban universal, umum, dan khusus, dan kewajiban primer dan kewajiban yang memberikan sanksi.
Apa itu kewajiban yang mutlak dan nisbi?

Apa itu kewajiban yang mutlak dan nisbi?
Kewajiban mutlak dan nisbi adalah kewajiban individu yang berkaitan dengan tanggung jawab terhadap diri sendiri.
Apa perbedaan kewajiban umum dan khusus?

Apa perbedaan kewajiban umum dan khusus?
Kewajiban umum atau universal, yaitu kewajiban yang ditujukan kepada semua warga negara secara luas, tidak terkecuali sedangkan kewajiban khusus adalah kewajiban yang berurusan dengan pihak tertentu, perjanjian tertentu, ataupun bidang hukum tertentu.
