Mengapa Slime Disebut sebagai Zat Campuran? Ini Dia Jawabannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mainan slime merupakan salah satu mainan yang belakangan ini populer di kalangan anak-anak. Selain bermanfaat untuk menjadi mainan anak-anak, slime juga biasa digunakan untuk menghilangkan stres.
Slime sendiri adalah mainan anak yang bertekstur seperti lendir yang terbuat dari lem dan bahan aktivator sehingga memiliki tekstur yang unik.
Melansir dari Buku Tema 9 kelas 5 SD dan MI yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terdapat pertanyaan mengenai mengapa slime disebut sebagai zat campuran?.
Untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan berikut ini.
Zat Campuran
Sebelum menjawab pertanyaan mengenai mengapa slime disebut sebagai zat campuran, sekiranya perlu untuk memahami materi mengenai zat campuran.
Dalam ilmu kimia, terdapat beberapa zat yang diklasifikasikan menjadi tiga jenis, yaitu unsur, senyawa, dan campuran.
Melansir dari modul pembelajaran Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Kelas VII Semester Gasal yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, campuran adalah gabungan beberapa zat dengan perbandingan tidak tetap tanpa melalui reaksi kimia.
Setiap zat campuran dapat dibuat dan kemudian dipisahkan dengan cara fisika menjadi komponen-komponen murninya tanpa mengubah identitas dari setiap komponen.
Dalam kehidupan sehari-hari, zat campuran sangat mudah dikenali dan diamati. Beberapa zat campuran yang ada di lingkungan sekitar adalah makanan, minuman, larutan garam, larutan gula, dan sebagainya.
Zat campuran biasnya terbagi menjadi dua jenis, yaitu:
1. Campuran Homogen (Serbasama)
Campuran homogen adalah campuran antara 2 zat atau lebih yang partikel-partikel penyusunnya tidak dapat dibedakan lagi.
Zat campuran homogen sering kali disebut sebagai larutan karena biasanya tercampur menjadi satu, baik dari segi warna, rasa, dan sebagainya.
Contoh dari zat campuran homogen adalah campuran air dan gula yang menyatu dan tidak bisa dibedakan. Selain itu, larutan garam juga merupakan contoh dari campuran homogen.
2. Campuran Heterogen (Serbaneka)
Campuran heterogen adalah campuran antara dua macam zat atau lebih yang partikel penyusunnya masih dapat dibedakan satu sama lain.
Contoh campuran heterogen adalah campuran air dan minyak, campuran antara kedua zat tersebut dapat dibedakan antara air dan minyak. Hal tersebut terjadi akibat kedua zat ini tidak bisa saling menyatu.
Mengapa Slime Disebut sebagai Zat Campuran?
Melansir dari buku The Slime Book: All You Need to Know to Make the Perfect Slime yang diterbitkan oleh DK Publishing, berikut bahan-bahan untuk membuat slime adalah:
Berbagai macam lem, seperti lem kayu (PVA glue) dan lem bening (clear craft glue).
Tepung maizena atau cornstratch.
Baking soda atau soda kue.
Saline solution atau larutan garam fisiologi.
Zat pewarna.
Berdasarkan penjelasan di atas, slime adalah mainan yang terbuat dari berbagai macam bahan, mulai dari lem hingga zat lainnya. Hal inilah yang membuat slime disebut sebagai zat campuran karena terbuat dari beberapa bahan.
(SAI)
