Konten dari Pengguna

Mengapa untuk Menghasilkan Listrik Perlu Dibangun Sebuah Bendungan?

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa untuk menghasilkan listrik perlu dibangun sebuah bendungan? FOto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Mengapa untuk menghasilkan listrik perlu dibangun sebuah bendungan? FOto: Pixabay

Listrik adalah sumber energi panas dan cahaya, yang sangat berperan penting dalam kehidupan manusia. Listrik juga merupakan elemen yang paling dibutuhkan manusia, untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Listrik yang digunakan dalam kehidupan tidak hanya untuk keperluan rumah tangga saja, tetapi juga untuk keperluan kegiatan industri, seperti pabrik. Oleh sebab itu, pemanfaatan listrik harus dilakukan dengan saksama agar tidak mengalami kehabisan.

Kehadiran listrik telah memberi begitu banyak kemudahan bagi manusia. Mengutip dalam buku Kiat Hemat Bayar Listrik yang diterbitkan oleh Niaga Swadaya, pemanfaatan energi listrik dibedakan menjadi dua, yaitu:

  1. Manfaat primer, yaitu manfaat listrik dalam kegiatan pokok rumah tangga, yang meliputi pencahayaan, pengudaraan, dan tata air.

  2. Manfaat sekunder, yaitu pemanfaatan listrik yang dapat digunakan sebagai penghasil energi untuk menyalakan berbagai alat listrik yang lain.

Listrik berasal dari bahan bakar fosil, yang termasuk ke dalam sumber energi tidak dapat diperbaharui, yang mana jumlahnya sangat terbatas dan tidak dapat tersedia dalam waktu yang relatif singkat.

Dalam rangka mengatasi adanya kelangkaan listrik karena bahan bakarnya yang habis, dibuatlah sebuah pembangkit listrik yang menggunakan tenaga/energi alternatif, salah satunya adalah air.

Bendungan dapat menampung air dalam jumlah yang besar. Foto: Pixabay

Mengapa untuk Menghasilkan Listrik Perlu Dibangun Sebuah Bendungan?

Seperti namanya, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berasal dari tenaga air sebagai sumber utamanya. Air selain dikonsumsi makhluk hidup, juga dapat dimanfaatkan untuk membangun sebuah pembangkit listrik.

Potensi air dalam PLTA didapatkan dari air terjun, danau, atau sungai. Namun, jika tidak ada danau, manusia dapat membuat waduk atau bendungan sebagai pengganti danau untuk membuat PLTA.

Lantas mengapa untuk menghasilkan listrik perlu dibangun sebuah bendungan? Jawabannya adalah karena sebuah bendungan dapat menampung air dalam jumlah yang besar, dari aliran sungai tersebut.

Disebutkan dalam buku Teknik Pembangkit Listrik Tenaga Air oleh Supari Muslim dkk, bendungan berfungsi untuk memanfaatkan air dengan semaksimal mungkin. Ketika musim, hujan debit air sungai yang melebihi kapasitas dapat ditampung dalam bendungan.

Sementara itu, pada musim kemarau, air yang ada di bendungan tersebut akan mengalirkan air melalui pipa menuju turbin, agar turbin dapat berputar dan menggerakkan generator yang dapat menciptakan energi listrik.

Ilustrasi prinsip kerja PLTA. Foto: Pixabay

Untuk mengetahui penjelasan lebih lengkapnya, berikut adalah prinsip kerja PLTA dikutip dari Jurnal Kajian Ilmu dan Teknologi karya Dian Hartanti, dkk.

  • Aliran sungai dengan jumlah debit air yang besar, ditampung dalam bendungan.

  • Air yang telah ditampung kemudian dialirkan melalui sebuah pipa, yang disebut dengan penstock.

  • Air yang memiliki tekanan dan kecepatan tinggi (energi kinetik) diubah menjadi energi mekanik dan akan mendorong runner yang terpasang pada turbin.

  • Gaya jatuh air yang mendorong baling-baling menyebabkan turbin berputar. Turbin kemudian mengubah energi kinetik dari gaya jatuh air menjadi energi mekanik.

  • Generator yang dihubungkan dengan turbin ikut berputar ketika baling-baling turbin berputar, dan mengubah energi mekanik dari turbin menjadi energi listrik.

(HDP)