Mengenal 3 Macam Getaran yang Ditimbulkan oleh Peristiwa Gempa Bumi

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat beberapa macam getaran yang ditimbulkan oleh peristiwa gempa bumi. Getaran pada gempa bumi ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonisme dan vulkanisme dalam bumi.
Getaran atau gelombang pada gempa bumi bisa dirasakan oleh manusia yang berada di sekitar wilayah pusat gempa, tetapi ada beberapa jenis gempa dengan getaran kecil yang membuat manusia sulit mengidentifikasinya.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ada beberapa jenis getaran yang dihasilkan oleh peristiwa gempa bumi. Apa saja jenis getaran tersebut? Berikut jawabannya.
Pengertian Gempa Bumi
Menurut Agus Pratomo, S.Pd dalam buku Dinamika Litosfer dan Dampaknya terhadap Kehidupan, seisme atau gempa bumi adalah sebuah fenomena alam berupa getaran atau gelombang yang menjalar di permukaan bumi yang umumnya diakibatkan oleh adanya pergerakan lempeng atau kerak bumi.
Getaran tersebut adalah dampak dari pelepasan energi secara tiba-tiba sehingga menyebabkan gelombang seismik. Gempa bumi merupakan proses endogen, yaitu akibat adanya pergerakan bumi.
Berdasarkan letak atau posisi titik gempa, gempa bumi diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, yaitu gempa laut dan gempa darat.
Gempa laut adalah jenis gempa yang episenternya terletak di dasar laut, sedangkan gempa barat adalah jenis gempa yang letak episenternya berada di daratan.
Gempa laut sendiri biasanya terjadi karena getaran permukaan dirambatkan di permukaan laut bersamaan dengan yang dirambatkan pada permukaan bumi di dasar laut.
Macam Getaran yang Ditimbulkan oleh Peristiwa Gempa Bumi
Dikutip dari buku Geografi Paket C Tingkatan V Modul Tema 4 yang ditulis oleh Drs. Kustopo, M.Pd, gerakan bebatuan yang ada pada lapisan litosfer menyebabkan adanya getaran yang disebut dengan gelombang seismik.
Gelombang ini bergerak dari pusat gempa kemudian menjalar ke berbagai arah. Gelombang paling kuat terjadi pada titik giposentrum yang ada di permukaan bumi yang letaknya tepat di atas pusat gempa (episentrum).
Gelombang atau getaran yang ditimbulkan oleh peristiwa gempa bumi sendiri dibagi ke beberapa jenis. Pembagian getaran tersebut didasarkan oleh kecepatan dari setiap getaran.
Berikut macam-macam gelombang atau getaran akibat gempa bumi, yaitu:
Gelombang longitudinal atau gelombang primer (P), yaitu jenis getaran yang menjalar dari hiposentrum ke berbagai arah dengan memiliki kecepatan antara 7-14 km per detik dan periode gelombang 5-7 detik berdasarkan perhitungan seismograf.
Gelombang transversal atau gelombang sekunder (S), yaitu getaran yang merambat ke segala ara dan berasal dari titik gempa yang memiliki kecepatan antara 4-7 km per detik dan periode gelombang 11-13 detik menurut perhitungan alat ukur, yakni seismograf.
Gelombang panjang atau gelombang permukaan adalah jenis getaran atau gelombang yang menjalar ke segala arah. Jenis getaran ini memiliki kecepatan antara 3,5-3,9 km per detik dan periode gelombang yang relatif lama.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa pengertian gempa bumi?

Apa pengertian gempa bumi?
Seisme atau gempa bumi adalah sebuah fenomena alam berupa getaran atau gelombang yang menjalar di permukaan bumi yang umumnya diakibatkan oleh adanya pergerakan lempeng atau kerak bumi.
Apa pengertian gempa laut?

Apa pengertian gempa laut?
Gempa laut adalah jenis gempa yang episenternya terletak di dasar laut, sedangkan gempa barat adalah jenis gempa yang letak episenternya berada di daratan.
Apa itu gelombang longitudinal?

Apa itu gelombang longitudinal?
Gelombang longitudinal atau gelombang primer (P), yaitu jenis getaran yang menjalar dari hiposentrum ke berbagai arah dengan memiliki kecepatan antara 7-14 km per detik dan periode gelombang 5-7 detik berdasarkan perhitungan seismograf.
