Food & Travel
·
1 September 2021 11:20
·
waktu baca 4 menit

Mengenal 9 Komponen Peta beserta Fungsinya

Konten ini diproduksi oleh Kabar Harian
Mengenal 9 Komponen Peta beserta Fungsinya  (182860)
searchPerbesar
Peta adalah gambaran permukaan bumi yang dibuat pada bidang datar. Foto: Pixabay
Peta adalah gambaran permukaan bumi (dataran rendah, dataran tinggi, gunung, rawa, laut, dan sebagainya) yang dibuat dengan menggunakan skala tertentu pada bidang datar. Bidang datar yang dimaksud adalah kertas.
ADVERTISEMENT
Peta merupakan media untuk menyimpan dan menyajikan informasi tentang rupa bumi dengan menggunakan skala tertentu. Berdasarkan buku Geografi SMA Kelas 12 karya Samadi, S.Pd (2007: 10), sebagai alat untuk menyampaikan informasi, peta yang baik harus memenuhi syarat-syarat, yaitu:
  • Menggambarkan keadaan yang sebenarnya;
  • Tidak boleh membingungkan;
  • Mudah dimengerti;
  • Rapi dan bersih.
Guna memenuhi syarat peta yang baik tersebut, dalam pembuatan peta paling tidak harus terdiri dari komponen-komponen peta. Agar lebih memahaminya, simak penjelasan lengkap berikut ini.
Mengenal 9 Komponen Peta beserta Fungsinya  (182861)
searchPerbesar
Peta memiliki komponen agar pembacanya mampu menginterpretasi isi peta. Foto: Pixabay

Komponen Peta

Dalam sebuah peta, terdapat atribut-atribut atau bagian-bagian yang disebut komponen peta. Mengutip dalam buku Siap Menghadapi UN Geografi karangan Rogers Pakpahan dkk (2009: 66), komponen-komponen pada peta adalah sebagai berikut.
1. Judul
Judul digunakan untuk memberi nama tentang peta yang akan diinformasikan. Peta harus diberi judul sesuai dengan informasi (isi) yang disampaikan dalam peta.
ADVERTISEMENT
Letak judul peta dapat diletakkan di mana saja, asalkan tidak mengganggu informasi yang disampaikan. Idealnya, judul peta diletakkan di tengah bagian atas atau di luar garis tepi bagian atas dari peta.
2. Mata Angin
Mata angin adalah pedoman arah pada peta yang digambarkan dalam bentuk garis anak panah. Arah mata angin perlu dicantumkan dalam peta, agar posisi peta dapat diketahui. Arah mata angin pada peta selalu menunjukkan arah utara.
3. Skala
Skala adalah perbandingan jarak antara jarak di peta dengan jarak yang sebenarnya. Skala perlu dicantumkan agar penerima informasi dapat mengetahui ukuran yang sebenarnya, terutama jarak dan luas yang ada dalam peta.
Skala secara umum dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:
ADVERTISEMENT
  • Skala angka/numerik, yaitu skala yang berwujud angka-angka. Contoh: 1: 200.000.
  • Skala garis/grafik, yaitu skala yang ditunjukkan dengan membuat garis linear disertai dengan perbandingan pada setiap ruasnya.
  • Skala kalimat/verbal, yaitu skala yang menggunakan kalimat baku sebagai petunjuk skala.
4. Simbol
Simbol adalah tanda-tanda pada peta yang melambangkan objek-objek geografis yang terdapat di permukaan bumi dan bersifat universal. Simbol menggunakan warna-warna tertentu dan digambar secara jelas agar mempermudah pembaca.
Secara umum, simbol dibagi menjadi empat jenis di antaranya meliputi:
  • Simbol titik digunakan untuk melambangkan objek geografis tertentu, baik alamiah maupun buatan manusia, antara lain kota, gunung, bandar udara, dan pelabuhan.
  • Simbol garis digunakan untuk melambangkan objek geografis tertentu, baik alamiah maupun buatan manusia yang memiliki ukuran panjang, antara lain sungai, garis pantai, jalan raya, dan batas wilayah.
  • Simbol bidang digunakan untuk melambangkan objek geografis tertentu, baik alamiah maupun buatan manusia yang memiliki ukuran luas, antara lain sawah, hutan, rawa, danau, dan waduk.
  • Simbol huruf dan warna pada peta penggunaannya mempunyai aturan tertentu, yaitu:
ADVERTISEMENT
  1. Nama tempat ditulis dengan huruf tegak dan berwarna hitam.
  2. Nama relief permukaan bumi, misalnya gunung dan bukit ditulis dengan huruf miring dan berwarna hitam.
  3. Nama wilayah perairan (hidrografi), misalnya sungai, danau, dan laut ditulis dengan huruf miring dan berwarna biru.
Mengenal 9 Komponen Peta beserta Fungsinya  (182862)
searchPerbesar
Ilustrasi membaca peta. Foto: Pixabay
5. Legenda
Legenda adalah keterangan tentang simbol-simbol yang terdapat pada peta. Oleh karena itu, seorang pengguna peta harus mengetahui dan memahami legenda untuk membantu memudahkan dalam pembacaan peta.
Penempatan legenda pada umumnya terletak di bagian bawah dari ruang peta terutama pada ruang yang kosong.
6. Inset
Inset adalah peta berukuran kecil yang disisipkan pada peta utama. Inset diletakkan di bagian sisi kiri, sisi kanan, atau di bawah peta dalam garis tepi. Pembuatan inset ditujukan untuk memperbesar objek atau wilayah yang terdapat dalam peta utama.
ADVERTISEMENT
7. Garis Astronomis
Garis astronomis adalah garis khayal yang melingkari bumi secara vertikal (garis bujur) dan horizontal (garis lintang).
Garis ini berfungsi untuk memudahkan dalam menunjukkan lokasi absolut dari objek geografi. Banyak peta yang garis astronomisnya berupa tanda garis pendek yang diletakkan pada garis tepi peta.
8. Tahun Pembuatan
Tahun pembuatan peta perlu dicantumkan untuk meyakinkan kepada pengguna bahwa data yang dimuat dalam peta masih dapat digunakan. Peta-peta tematik yang sifat datanya sangat dinamis selalu mencantumkan tahun pembuatannya.
9. Sumber Peta
Sumber peta merupakan keterangan tentang asal dari data-data yang diinformasikan dalam peta. Sumber peta perlu dicantumkan guna meyakinkan pengguna atas keaslian data-data yang ditampilkan dalam peta, sehingga dapat dipercaya.
ADVERTISEMENT
(VIO)
Apa pengertian dari peta?
chevron-down
Apa syarat pembuatan peta?
chevron-down
Apa fungsi skala dalam pembuatan peta?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020