Konten dari Pengguna

Mengenal Alat dan Sistem Pernapasan Sapi

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sapi merupakan hewan mamalia yang menyusui anaknya. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Sapi merupakan hewan mamalia yang menyusui anaknya. Foto: Pixabay

Sapi merupakan salah satu hewan yang menjadi sumber protein hewani bagi manusia. Anggota tubuh sapi hingga organ bagian dalamnya juga dapat dikonsumsi manusia, seperti paru-paru, hati, hingga limpa.

Mengenal lebih jauh, sapi termasuk ke dalam golongan mamalia yang hidup di darat. Sapi berkembang biak dengan cara melahirkan serta menyusui anak-anaknya.

Sistem pernapasan sapi yang termasuk ke dalam golongan mamalia, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sistem pernapasan yang dimiliki manusia. Bahkan, sistem pernapasan sapi sudah jauh lebih kompleks dari hewan-hewan lainnya.

Lantas apa alat dan sistem pernapasan yang digunakan sapi untuk bernapas? Penjelasan di bawah ini akan menjabarkannya secara lengkap yang dirangkum berdasarkan buku ajar Cara Mudah Menghadapi Ujian Nasional Sekolah Dasar terbitan Grasindo (2008: 94).

Sapi bernapas menggunakan paru-paru yang susunannya lebih kompleks. Foto: Pixabay

Alat Pernapasan Sapi

Sapi bernapas menggunakan paru-paru. Alat pernapasan sapi terdiri dari hidung, trakea, bronkus, dan paru-paru. Paru-paru hanya terbatas pada satu lokasi.

Paru-paru sapi terletak dalam rongga dada dan teksturnya mirip spons. Bentuk paru-parunya seperti sarang lebah dengan epitelium lembab yang berfungsi sebagai permukaan respirasi.

Permukaan respirasi paru-paru tidak berhubungan langsung dengan semua bagian tubuh yang lain. Oleh karena itu, kesenjangan tersebut harus dijembatani oleh sistem sirkulasi yang berfungsi mengangkut oksigen dari paru-paru ke bagian tubuh yang lain.

Sapi menghirup oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Foto: Pixabay

Sistem Pernapasan Sapi

Mengutip buku Biologi Edisi ke-5 Jilid III karangan Neil A Campabell (2004: 64), berikut tahapan-tahapan pernapasan sapi yang hampir menyerupai sistem pernapasan yang dimiliki manusia.

  • Sistem saluran pernapasan yang bercabang yang dimiliki sapi mulai mengirimkan udara menuju paru-paru.

  • Sapi bernapas dengan cara mengubah tekanan udara di dalam paru-parunya relatif terhadap tekanan atmosfer di lingkungan luarnya.

  • Selama inhalasi atau penghirupan, otot rusuk dan diafragma akan berkontraksi. Volume rongga dada dan paru-paru meningkat ketika diafragma bergerak turun ke bawah dan sangkar tulang rusuk membesar.

  • Tekanan udara dalam paru-paru akan turun di bawah tekanan udara atmosfer, dan udara akan mengalir ke dalam paru-paru.

  • Ekshalasi terjadi ketika otot rusuk dan diafragma berelaksasi yang memulihkan rongga dada menjadi kecil seperti semula.

Sistem pernapasan sapi akan membantu proses peredaran darah di dalam tubuhnya. Jika udara yang diserap oleh sapi tidak bersih atau tercemar, maka akan mengganggu kesehatan dan keberlangsungan pertumbuhannya.

Pada saat menghirup udara, sapi membutuhkan oksigen (zat asam), sedangkan pada saat mengembuskan udara sapi akan mengeluarkan karbon dioksida (zat asam arang).

(VIO)