Konten dari Pengguna

Mengenal Arti Lambang Pancasila dan Maknanya bagi Bangsa Indonesia

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa arti lambang Pancasila bagi Indonesia? Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Apa arti lambang Pancasila bagi Indonesia? Foto: iStock

Pancasila merupakan ideologi serta dasar negara yang dimiliki oleh rakyat Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk memaknainya, ditetapkan bahwa lambang Pancasila ialah burung Garuda.

Tujuannya bukan sebagai lambang saja, melainkan juga simbol atau identitas dari bangsa Indonesia itu sendiri. Dalam UU No. 24 tahun 2009 juga sudah dituliskan bahwa:

"Lambang negara Indonesia berbentuk Garuda Pancasila yang kepalanya menoleh lurus ke sebelah kanan, perisai berupa jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda, dan semboyan 'Bhinneka Tunggal Ika' yang ditulis di atas pita dan dicengkeram oleh Garuda."

Lantas, apa arti lambang Pancasila dan makna yang terkandung di dalamnya? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Mengenal Pancasila sebagai Pedoman Negara

Menurut buku Pendidikan Pancasila untuk Perguruan Tinggi karangan Ketut Rindjin, Pancasila adalah pandangan hidup rakyat Indonesia yang sangat ideal dan diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ada pun fungsi dari Pancasila yang dikutip dari buku Pancasila sebagai Ideologi dan Dasar Negara karangan Ronto, yakni:

1. Pancasila sebagai dasar negara

Pancasila sebagai dasar negara sering disebut juga dengan Dasar Falsafah Negara yang mengandung pengertian bahwa Pancasila adalah dasar yang mengatur pemerintahan.

Hal tersebut juga ada dalam Ketetapan MPR No. XVIII/MPR/1998 tentang pencabutan P4 dan Penetapan tentang Penegasan Pancasila sebagai Dasar Negara.

Dalam ketetapan tersebut, Pancasila dinyatakan sebagai pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar negara dari NKRI yang harus dilaksanakan.

2. Pancasila sebagai ideologi negara

Tidak hanya sebagai dasar negara, Pancasila juga dijadikan sebagai ideologi negara yang diimplementasikan dalam pembangunan nasional yang mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur baik secara material maupun spiritual.

Selain itu, Pancasila sebagai ideologi negara juga mencakup sikap warga negara yang mewujudkan kehidupan bangsa dan dunia yang aman, tentram, tertib, dan damai.

Arti Lambang Pancasila

Burung Garuda juga jadi identitas bagi negara Indonesia. Foto: Unsplash

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, burung Garuda ditetapkan sebagai lambang Pancasila. Tidak hanya menjadi lambang Pancasila, burung Garuda juga menggambarkan identitas dari negara Indonesia yang memiliki arti di dalamnya.

Menyadur buku Pendidikan dan Kewarganegaraan karangan Dr. H. Muhammad Rakhmat, SH., MH, berikut arti lambang Pancasila.

1. Burung Garuda

Burung Garuda melambangkan kekuatan dan gerak dinamis yang bisa dilihat dari sayapnya yang mengembang. Bentuk sayap tersebut juga menggambarkan semangat untuk menjunjung tinggi nama baik bangsa dan negara Indonesia.

2. Cengkeraman kaki burung Garuda

Kedua kaki burung Garuda yang kokoh mencengkeram pita putih bertuliskan slogan 'Bhinneka Tunggal Ika' atau "berbeda-beda tetapi satu jua."

Slogan tersebut diambil dari buku Sutasoma karangan Mpu Tantular yang diharapkan bisa menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi perbedaan suku, agama, budaya, dan sebagainya.

3. Warna emas

Apa arti warna pada lambang Garuda Pancasila? Rakyat Indonesia senantiasa menjunjung tinggi martabat bangsa yang bersifat agung dan luhur. Oleh karena itu, warna pokok dari burung Garuda adalah kuning emas yang melambangkan keagungan.

4. Jumlah bulu

Jika diperhatikan lebih detail lagi, setiap bulu yang ada di burung Garuda memiliki maknanya tersendiri. Berikut informasinya.

  • 17 helai bulu sayap kanan dan kiri yang berarti tanggal kemerdekaan Indonesia.

  • 45 helai bulu leher yang berarti tahun kemerdekaan Indonesia.

  • 19 helai bulu pangkal ekor yang berarti tahun kemerdekaan Indonesia.

  • 8 helai bulu ekor yang berarti bulan kemerdekaan Indonesia.

Angka-angka di atas menunjukkan tanggal kemerdekaan Indonesia, yaitu 17 Agustus 1945 yang bermakna untuk membangun kesadaran masyarakat tentang hari bersejarah bagi Indonesia.

5. Perisai

Perisai merupakan lambang perjuangan dan perlindungan karena alat tersebut sering dibawa ke medan perang oleh para prajurit untuk melindungi diri dari serangan musuh.

Kemudian, garis melintang yang membagi perisai menjadi ruang atas dan bawah melambangkan garis khatulistiwa yang membelah Kepulauan Indonesia.

Urutan Simbol Pancasila

Apa saja lima sila dalam Pancasila dan masing-masing simbolnya? Foto: Shutterstock

Pancasila merupakan kata yang berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu panca yang berarti lima dan syilla yang berarti batu dasar, alas, atau sendi. Berdasarkan penjelasan tersebut, Pancasila memiliki lima sila yang berbunyi:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa

  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab

  3. Persatuan Indonesia

  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Kelima sila tersebut memiliki simbol dan maknanya tersendiri yang ada dalam perisai Garuda Pancasila. Jika dilihat sekilas, gambar-gambar dalam perisai tersebut ialah kepala banteng, pohon beringin, bintang, padi dan kapas, serta rantai.

Lantas, apa lambang sila pertama Pancasila dan sila-sila lainnya? Berikut informasinya, seperti yang dikutip dari buku Memahami dan Memaknai Pancasila Sebagai Ideologi dan Dasar karangan Dicky R. Munaf.

1. Bintang

Bintang jadi simbol sila pertama yang memiliki makna sebagai cahaya kerohanian yang berasal oleh Tuhan Yang Maha Esa kepada setiap manusia. Warna hitam yang dijadikan sebagai latar belakang dari simbol bintang menggambarkan warna alam.

2. Rantai emas

Rantai pada simbol sila kedua terdiri atas mata rantai yang berbentuk segi empat dan lingkaran yang saling berkaitan membentuk lingkaran. Keterkaitan tersebut yang memiliki makna bahwa bangsa Indonesia saling terkait erat, bahu-membahu, dan saling membutuhkan.

3. Pohon beringin

Apa lambang sila ketiga Pancasila? Lambang sila ketiga ialah pohon beringin yang biasanya digunakan oleh banyak orang sebagai tempat untuk berteduh di bawahnya.

Kegiatan tersebut dikorelasikan sebagai negara Indonesia yang di mana semua rakyat Indonesia dapat berteduh di bawah naungan Indonesia.

Tidak hanya itu, pohon beringin juga memiliki sulur dan akar yang menjalar ke segala arah. Hal ini juga dikorelasikan sebagai keragaman suku bangsa yang menyatu di bawah nama Indonesia.

4. Kepala banteng

Kepala banteng melambangkan sila keempat dalam Pancasila yang memiliki filosofi sebagai hewan sosial yang suka berkumpul seperti sedang melakukan musyawarah. Seperti yang diketahui, musyawarah dilakukan oleh masyarakat Indonesia sebagai tempat diskusi untuk melahirkan suatu keputusan.

5. Padi dan kapas

Apa lambang sila kelima pancasila? Pada sila terakhir Pancasila, lambang yang mewakilkannya adalah padi dan kapas. Simbol tersebut memiliki makna sebagai pangan dan sandang yang menyiratkan suatu makna.

Makna tersebut ialah syarat utama negara yang adil ialah yang dapat mencapai kemakmuran untuk rakyatnya secara merata tanpa ada yang merasa kekurangan.

(JA)

Frequently Asked Question Section

Apa lambang Pancasila 1 sampai 5?

chevron-down

Bintang (simbol sila pertama), rantai emas (simbol sila kedua), pohon beringin (simbol sila ketiga), kepala banteng (simbol sila keempat), dan padi dan kapas (simbol sila kelima).

Apa arti lambang rantai?

chevron-down

Rantai pada simbol sila kedua terdiri atas mata rantai yang berbentuk segi empat dan lingkaran yang saling berkaitan membentuk lingkaran. Keterkaitan tersebut yang memiliki makna bahwa bangsa Indonesia saling terkait erat, bahu-membahu, dan saling membutuhkan.

Apa makna lambang Pancasila sila pertama?

chevron-down

Bintang jadi simbol sila pertama yang memiliki makna sebagai cahaya kerohanian yang berasal oleh Tuhan Yang Maha Esa kepada setiap manusia.