Mengenal Bentang Alam Pulau Kepulauan Maluku

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bentang alam lebih sering dikenal dengan sebutan kenampakan alam. Kenampakan alam yang ada di permukaan bumi terdiri dari wilayah pegunungan, gunung, dataran rendah, bukit, lembah, sungai, pantai, dan masih banyak lagi.
Bentang alam tersebar di seluruh kepulauan Indonesia, salah satunya di Kepulauan Maluku. Dikutip dari Jurnal Pendidikan Geografi yang berjudul Kekayaan Laut Pulau Maluku karangan Paulus Endrapradana (2014), Maluku dikenal dengan nama daerah Seribu Pulau sebab Maluku terdiri dari 1027 pulau kecil.
Hampir 90% dari luas wilayah Kepulauan Maluku terdiri dari palung dan lubuk taut, termasuk yang terdalam di dunia terdapat di kepulauan ini. Terdapat potensi kekayaan alam yang tidak terhitung banyaknya di sana.
Lantas apa saja bentang alam yang terletak di Pulau Kepulauan Maluku?
Bentang Alam Pulau Kepulauan Maluku
Simak penjelasan berikut tentang bentang alam pulau Kepulauan Maluku, yang dikutip dari buku Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap untuk SD karangan Dhiyaulhaq (2015: 95).
1. Gunung
Gunung adalah bentang alam yang terbentuk dari rangkaian pegunungan. Gunung terdiri dari tiga jenis, yaitu gunung berapi yang masih aktif, gunung berapi yang tidak aktif, dan gunung tidak berapi.
Contoh nama-nama gunung yang berada di Pulau Kepulauan Maluku antara lain:
Gunung Gamalama
Gunung Hiri
Gunung Sahuwai
Gunung Gamsunoro
2. Lembah
Lembah merupakan bentang alam yang terdiri dari perbukitan yang luasnya bisa mencapai ribuan kilometer persegi. Ada beberapa lembah yang menduduki wilayah Kepulauan Maluku, yaitu:
Lembah Manusera di Sela
Lembah Waeapo di Buru
Lembah Argo di Ambon
3. Bukit
Bukit adalah bentang alam yang memiliki permukaan tanah yang lebih tinggi dari permukaan tanah di sekelilingnya. Ketinggian bukit relatif lebih rendah dibandingkan dengan gunung.
Ada pun bukit yang menempati wilayah Kepulauan Maluku, yaitu Bukit Durian (Oba Utara, Tidore) dan Bukit Foramadiahi (Ternate).
4. Sungai
Sungai terbentuk dari aliran air yang desar dan wilayahnya cukup luas. Sungai dapat terbentuk karena resapan air hujan, gletser, maupun mata air. Beberapa contoh nama sungai yang menduduki wilayah Kepulauan Maluku yaitu:
Sungai Apu
Sungai Yalua
Sungai Sarafo
5. Dataran Rendah
Dataran rendah adalah daerah yang memiliki ketinggian daerah 0-200 meter dari permukaan laut. Dataran rendah umumnya terletak di daerah pantai.
Terdapat dataran rendah di Kepulauan Maluku, di antaranya adalah Pulau Seram, Pulau Mitita, Kepulauan Kei, dan Pulau Morotai.
6. Pantai
Pantai adalah daerah di tepi perairan yang dipengaruhi oleh pasang tertingggi dan surut terendah. Pantai memiliki garis pantai yang berguna sebagai garis batas pertemuan antara daratan dan air laut.
Posisi garis pantai tidak tetap dan dapat berpindah sesuai dengan pasang surut air laut dan erosi pantai yang terjadi. Contoh pantai yang terletak di Kepulauan Maluku yaitu:
Pantai Natsepa
Pantai Ngurtafur
Pantai Sopapei
Pantai Ora
Pantai Ngurbloat
Pantai Liang
(VIO)
Frequently Asked Question Section
Mengapa Maluku dikenal dengan nama daerah Seribu Pulau?

Mengapa Maluku dikenal dengan nama daerah Seribu Pulau?
Maluku dikenal dengan nama daerah Seribu Pulau sebab Maluku terdiri dari 1027 pulau kecil.
Apa saja contoh nama gunung di Pulau Kepulauan Maluku?

Apa saja contoh nama gunung di Pulau Kepulauan Maluku?
Gunung Gamalama, Gunung Hiri, Gunung Sahuwai, Gunung Gamsunoro.
Apa saja dua bukit yang menemapti wilayah Kepulauan Maluku?

Apa saja dua bukit yang menemapti wilayah Kepulauan Maluku?
Bukit Durian (Oba Utara, Tidore) dan Bukit Foramadiahi (Ternate).
