Mengenal Cendikiawan Islam di Bidang Ilmu Tafsir

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cendikiawan Islam dibidang ilmu tafsir adalah Ibnu Abbas. Selain Ibnu Abbas, terdapat cendekiawan Islam lainnya yang sangat menguasai ilmu tafsir.
Ilmu tafsir adalah salah satu cabang ilmu agama Islam yang membahas tentang Alquran dan mencoba untuk menjelaskan makna-makna di dalamnya.
Dikutip dari buku Tafsir Inspiratif: Ayat-Ayat Al-Quran Pilihan Penggugah Jiwa karya KH. DR. M. Tata Taufik, ilmu tafsir adalah ilmu yang membahas Alquran dari segi ketepatan maknanya sesuai dengan kehendak Allah Swt sebatas kemampuan manusia.
Penafsiran Al-Qur'an sebenarnya telah dilakukan sejak Nabi Muhammad masih hidup. Setelah Nabi wafat, penafsiran terhadap Al-Qur'an dilanjutkan oleh para sahabat dan tabi'in.
Menurut Mohd. Nazri Ahmad dalam buku Israiliyyat: Pengaruh Dalam Kitab Tafsir, ilmu tafsir berkembang pesat pada masa dinasti pemerintahan Abbasiyah.
Pada masa dinasti Abbasiyah, ilmu pengetahuan sangatlah berkembang. Oleh karena itu, masa itu disebut sebagai masa keemasan (The Golden Age) bagi umat Islam.
Pada masa ini, ada banyak cendekiawan muslim yang mendalami ilmu tafsir. Lantas, siapa saja cendekiawan muslim yang ahli di bidang ilmu tafsir? Simak jawabannya di bawah ini.
Cendikiawan Islam di Bidang Ilmu Tafsir
Dikutip dari buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti karya Muhammad Ahsan dan Sumiyati, berikut cendekiawan Islam yang ahli di bidang ilmu tafsir.
1. Ibnu Abbas
Ibnu Abbas adalah salah satu ahli ilmu tafsir yang populer. Ia memiliki nama lengkap Abdullah bin Abbas bin Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdul Manaf Al-Quraisy.
Banyak para ahli ilmu tafsir yang mendasarkan tafsirannya pada tafsir Ibnu Abbas. Selain dikenal sebagai ahli ilmu tafsir, Ibnu Abbas juga merupakan salah satu perawi.
Tafsir Ibnu Abbas ditulis dan dibukukan oleh Abi Tahir Muhammad bin Ya'qub asy-Syairazy asy-Syafi'i dan menjadi tafsir tertua di dunia.
2. Ibnu Jarir At-Tabari
Ibnu Jarir At-Tabari adalah cendekiawan Islam yang sangat terkenal di bidang ilmu tafsir. Ia bahkan dijuluki sebagai Bapak Ilmu Tafsir.
At Tabari lahir di kota Amul, Tabartistan dan berhasil menghafalkan Al-Qur'an pada usia 7 tahun. Pada usia 9 tahun, ia sudah menjadi imam salat serta mahir menulis hadits.
Karya tafsirnya yang populer adalah Jami’ al-Bayan fi Ta’wil al-Qur’an atau yang dikenal dengan Tafsir al-Tabari.
3. Ibnu Athiyah Al-Andalusy
Ibnu Athiyah Al-Andalusy merupakan seorang ahli tafsir yang lahir saat peradaban Islam berkembang pesat di Granada, Andalusia. Ia dikenal sebagai ahli tafsir Al-Ma'tsur.
Salah satu karyanya yang sangat populer di bidang ilmu tafsir adalah Tafsir Al-Muharrar Al-Wajiz fi Tafsir Al-Kitab Al-Aziz. Kitab ini menjadi salah satu kitab rujukan dalam kajian tafsir.
4. Muqatil bin Sulaiman
Muqatil bin Sulaiman adalah salah satu tokoh yang memiliki pengaruh besar di bidang ilmu tafsir. Ia berasal dari Barkh.
Ia dipandang sebagai ahli tafsir besar dari kalangan tabi' tabi'in, yakni, pasca-tabi'in. Salah satu kitab tafsir populer milikinya adalah Tafsir al-Kabir.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa pengertian ilmu tafsir?

Apa pengertian ilmu tafsir?
Ilmu tafsir adalah ilmu yang membahas Alquran dari segi ketepatan maknanya sesuai dengan kehendak Allah Swt sebatas kemampuan manusia.
Disebut apa masa dinasti Abbasiyah dalam sejarah Islam?

Disebut apa masa dinasti Abbasiyah dalam sejarah Islam?
Masa itu disebut sebagai masa keemasan (The Golden Age) bagi umat Islam.
Siapa nama lengkap Ibnu Abbas?

Siapa nama lengkap Ibnu Abbas?
Ia memiliki nama lengkap Abdullah bin Abbas bin Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdul Manaf Al-Quraisy.
