Mengenal Drive, Media Penyimpanan Data pada Komputer

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berbicara tentang komputer, tentu tidak bisa terlepas dari salah satu komponen penyimpan data, yakni drive.
Seiring dengan kemajuan teknologi dan bertambahnya kebutuhan manusia, media penyimpanan komputer berkembang signifikan. Dari yang semula berbentuk fisik dan memiliki wujud yang besar, hingga berupa penyimpanan awan yang bisa diakses secara daring.
Salah satu contoh drive atau media penyimpanan yang kini banyak digunakan untuk berbagai kepentingan adalah Google Drive.
Lantas, apa yang dimaksud dengan drive? Simak uraian berikut ini.
Mengenal Drive
Menurut buku Konfigurasi dan Manipulasi Registry Windows XP oleh Bunafit Nugroho, drive adalah nama media penyimpanan yang dimiliki oleh komputer.
Secara umum, drive terbagi menjadi drive A untuk perangkat Floppy Disk sebesar 1,44 megabyte, drive B untuk Floppy Disk berukuran besar, dan drive C untuk hard disk primer.
Sementara itu, untuk bagian hard disk selain C dan CD-ROM, namanya dilanjutkan sesuai urutan alfabet, yakni D, E, F sampai Z.
Pada sistem operasi Windows XP, drive merupakan nama pengenal dan bagian yang diurutkan berdasarkan posisinya. Deretan yang dimaksud berada mulia dari urutan teratas hingga urutan terbawah.
Menurut Nugroho, drive C merupakan partisi primer yang kemudian diikuti oleh partisi sekunder seperti drive D, E, dan sebagainya.
Setelah partisi selesai, penamaan drive selanjutnya digunakan untuk CD-ROM, DVD-ROM, dan perangkat penyimpanan lain seperti flash disk dan external disk.
Optical Drive
Menurut Hasnul Arifin dalam buku Merakit Sendiri Komputer Tahan Banting Dengan Modal 1 Jutaan, optical drive merupakan media baca dan tulis secara optik.
Perangkat yang termasuk ke dalam optical drive adalah CD-ROM drive, CD-RW drive, DVD-ROM drive, dan DVD-RW drive. CD dan DVD ialah jenis media penyimpanan data yang bersifat non-volatile.
Non-volatile adalah jenis penyimpanan yang data-data di dalamnya dapat ditulis dan dihapus. Namun, di satu sisi, data tersebut tetap ada meskipun dalam kondisi off atau mati dan tak membutuhkan pencatu daya (powers supply). Inilah mengapa, untuk membaca data pada CD maupun DVD diperlukan optical drive.
Menurut Arifin, pemilihan optical drive didasarkan pada fungsi dan kecepatan data, baik secara kemampuan baca maupun tulis. Kelancaran transfer data pada optical drive disimbolkan dengan ‘x’. Misalnya, 8x, 24x, 32x, 48x, 52x dan 56x.
Untuk CD-RW dan DVD-RW drive, kecepatan transfer data disimbolkan menggunakan tiga kelompok angka. Contoh:
Sebuah CD-RW atau DVD-RW memiliki 48x, 32x, 52x. Artinya, jika 48x merupakan kecepatan menulis atau merekam data, 32x merupakan kecepatan dalam memformat data atau register write, dan 52x ialah kecepatan membaca data.
Jenis Optical Drive
Optical drive berdasarkan peletakannya terbagi menjadi dua jenis antara lain:
Internal: terletak di dalam selongsong (casing) komputer dan dilengkapi dengan interface IDE layaknya interface hard disk.
Eksternal: terletak di luar selongsong komputer dan dilengkapi dengan interface USB.
(ANM)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan drive?

Apa yang dimaksud dengan drive?
Nama media penyimpanan yang dimiliki oleh komputer.
Apa yang dimaksud dengan optical drive?

Apa yang dimaksud dengan optical drive?
Media baca dan tulis secara optik.
Sebutkan perangkat yang termasuk optical drive!

Sebutkan perangkat yang termasuk optical drive!
CD-ROM drive, CD-RW drive, DVD-ROM drive, dan DVD-RW drive.
