Konten dari Pengguna

Mengenal Faktor-faktor Produksi Pengusaha

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sumber daya angin sebagai salah satu faktor produksi pengusaha. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sumber daya angin sebagai salah satu faktor produksi pengusaha. Foto: Pixabay

Faktor produksi pengusaha adalah unsur yang perlu dipenuhi oleh seorang pengusaha untuk menciptakan barang maupun jasa. Dalam produksi, faktor produksi mempunyai hubungan erat dengan barang yang dihasilkan.

Output produksi berupa barang bergantung pada faktor produksi yang merupakan input. Mengutip buku Ekonomi dan Akuntansi: Membina Kompetensi Ekonomi karangan Eeng Ahman, secara matematis, keterkaitan antara faktor produksi dan produk dapat dituliskan dengan:

Q = f (P)

Keterangan:

Q = jumlah produk yang dihasilkan

F = fungsi

P = faktor produksi yang masuk dalam produksi

Dengan Q = f (P), artinya besar Q akan bergantung pada P. Oleh karena P terdiri atas empat macam, Q = f(P) dapat dimodifikasi menjadi:

Q = f (P1, P2, P3, dan P4)

Keterangan:

P1 merupakan sumber daya alam, P2 merupakan tenaga kerja, P3 merupakan modal, dan P4 merupakan kewirausahaan. Perubahan P1, P2, P3, maupun P4 akan menyebabkan perubahan pada nilai Q.

Setelah memahami hubungan antara produk dan faktor produksi, di bawah ini akan dijelaskan faktor produksi pengusaha secara merinci. Simak paparannya berikut ini!

Faktor Produksi Pengusaha

Faktor produksi pengusaha adalah faktor produksi yang perlu dimiliki seorang pengusaha dalam menentukan faktor-faktor produksi. Faktor produksi pengusaha meliputi faktor produksi sumber daya alam, sumber daya manusia, atau tenaga kerja dan modal.

Berikut penjelasannya dikutip dari buku Pelaku Kegiatan Ekonomi oleh T. Puji Rahayu.

a. Faktor poduksi sumber daya alam

Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang dihasilkan oleh alam dan bisa digunakan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Contoh faktor produksi yang berasal dari alam sebagai berikut:

  • Tanah atau lahan yang digunakan untuk pertanian, perkebunan, pembuatan jalan, bangunan pabrik, dan tempat tinggal.

  • Udara maupun iklim untuk mengetahui arah angin saat melakukan penerbangan dan pertanian. Faktor ini disesuaikan dengan letak geografis dan iklim.

  • Air yang berguna sebagai pembangkit tenaga listrik, pengangkutan, dan irigasi.

  • Hasil tambang berupa kekayaan tambang emas, gas bumi, minyak bumi.

b. Faktor produksi sumber daya manusia atau tenaga kerja

Ilustrasi faktor produksi sumber daya manusia atau tenaga kerja. Foto: Pexels.

Tenaga kerja manusia adalah aktivitas yang dilakukan oleh manusia, baik jasmani maupun rohani untuk menghasilkan barang maupun jasa termasuk kegunaan suatu barang.

Berdasarkan tingkatan kualitasnya, tenaga kerja manusia digolongkan menjadi tiga bagian sebagai berikut.

  • Tenaga kerja terdidik (skilled labour), yakni tenaga kerja yang mengenyam pendidikan baik formal maupun nonformal. Contohnya, guru, dokter, pengacara, akuntan, psikolog, dan peneliti.

  • Tenaga kerja terlatih (trained labour), yaitu tenaga kerja yang mempunyai keahlian berdasarkan latihan dan pengalaman. Contohnya, sopir, teknisi, montir.

  • Tenaga kerja tak terdidik dan tak terlatih (unskilled and untrained labour), yaitu tenaga kerja yang mengandalkan kekuatan jasmani daripada rohani. Contohnya, tenaga kuli pikul, tukang sapu, pemulung, dan buruh tani.

c. Faktor produksi sumber daya modal

Modal adalah barang atau hasil produksi yang dapat digunakan untuk menghasilkan suatu produk lebih lanjut di masa mendatang. Salah satu contohnya adalah seorang nelayan membuat jala untuk mencari ikan di laut.

Jala tersebut merupakan sumber daya modal karena digunakan untuk menghasilkan produk lain, yakni ikan. Dalam faktor produksi, modal bisa berupa peralatan, uang, dan bahan-bahan.

(ZHR)