Mengenal Flora dan Fauna Khas Wilayah Kepulauan Wallacea

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Wilayah Kepulauan Wallacea adalah suatu istilah dalam ilmu geografi yang digunakan untuk menyebut suatu wilayah biogeografis yang berada di Indonesia.
Nama Wallacea sendiri diambil dari penemu garis Wallace, yakni Alfred Russel Wallace. Wallace terkenal dengan penemuannya yang membagi batas-batas biologis kawasan zoogeografis yang kini disebut sebagai garis Wallace.
Sebagai suatu daerah biogeografis, Wallacea tentunya memiliki flora dan fauna yang unik dan khas akibat adanya faktor-faktor tertentu.
Apa saja flora dan fauna yang ada di wilayah Kepulauan Wallacea? Simak jawabannya di bawah ini.
Pengertian Wilayah Kepulauan Wallacea
Dikutip dari buku Geografi: Jelajah Bumi dan Alam Semesta untuk Kelas XI yang ditulis oleh Hartono, wilayah Kepulauan Wallacea adalah pulau-pulau di wilayah Indonesia bagian tengah.
Wilayah Kepulauan Wallacea adalah wilayah terdiri atas Pulau Sulawesi, Kepulauan Nusa Tenggara, Pulau Timor, dan Kepulauan Maluku.
Wilayah-wilayah ini memiliki sifat iklim yang lebih kering dan kelembapan udara yang lebih rendah di bandingkan dengan wilayah-wilayah Indonesia lainnya.
Wallacea juga dapat diartikan sebagai suatu sekelompok pulau-pulau dan kepulauan di wilayah Indonesia bagian tengah yang, terpisah dari paparan benua-benua Asia dan Australia oleh selat-selat yang dalam.
Flora Wilayah Kepulauan Wallacea
Pada penjelasan sebelumnya, telah disebutkan bahwa flora wilayah Kepulauan Wallacea memiliki iklim yang rendah dan kelembaban udaranya yang rendah dibandingkan wilayah Indonesia lainnya.
Hal ini tentunya akan berdampak pada jenis vegetasi pada wilayah ini. Adapun vegetasi yang terdapat di Kepulauan Wallacea adalah sebagai berikut:
Vegetasi sabana tropis di wilayah Nusa Tenggara. Contohnya, seperti semak belukar dan rumput liar.
Vegetasi hutan pegunungan di wilayah pegunungan yang terletak di Pulau Sulawesi.
Vegetasi hutan campuran di wilayah Maluku, yang terdiri atas berbagai jenis rempah-rempah (pala, cengkih, kayu manis), kenari, kayu eboni, dan lontar sebagai tanaman khas di daerah tertentu.
Fauna Wilayah Kepulauan Wallacea
Wilayah Kepulauan Wallacea pertama kali diperkenalkan oleh Alfred Russel Wallace. Wallace melihat bahwa adanya keunikan antara fauna-fauna yang ada di wilayah ini.
Wilayah Kepulauan Wallacea terdapat hewan endemik yang hanya dapat berhabitat di Indonesia, yaitu anoa, babi rusa, dan biawak, komodo, dan lain-lain.
Wallacea adalah zona transisi antara daerah biogeografis Indo-Malaya Raya and Australasia. Wilayah ini ribuan tahun yang lalu berada dalam relatif isolasi sehingga menghasilkan fauna yang khas dan banyak berkembang di wilayah ini.
Fauna di wilayah Kepulauan Wallacea seringkali disebut sebagai jenis fauna tipe Asia-Australis. Jenis-jenis fauna Kepulauan Wallacea ntara lain sebagai berikut:
Hewan mamalia, seperti anoa, babi rusa, tapir, ikan duyung, kuskus, monyet hitam, beruang, tarsius, monyet seba, kuda, sapi, dan banteng.
Hewan amfibi, terdiri atas katak pohon, katak terbang, dan katak air.
Reptilia, seperti ular, buaya, biawak, dan komodo.
Burung, terdiri atas burung dewata, maleo, mandar, raja udang, burung pemakan lebah, rangkong, kakatua, nuri, merpati, dan angsa.
(SAI)
