Konten dari Pengguna

Mengenal Istilah Funnel dalam Strategi Pemasaran

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sales funnel. Sumber: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sales funnel. Sumber: Freepik

Dalam strategi marketing maupun penjualan, funnel adalah salah satu istilah yang berkaitan erat. Funnel dalam konteks ini bukan berarti corong secara harfiah. Di dunia bisnis, kata tersebut lazim dikenal dengan sales funnel atau sales funneling.

Berdasarkan buku berjudul Kurikulum Facebook Bisnis yang ditulis Yanuar Aris Budiarto dan Alfian Faiz Izzulhaq, sales funnel diartikan sebagai corong proses yang menggiring penjualan. Agar lebih jelas, simak uraian berikut ini.

Apa itu Sales Funnel dalam Bisnis?

Sales funnel diibaratkan sebagai jalur atau tahapan saat seseorang yang mulanya tak tahu apa pun soal produk atau jasa yang dimiliki. Kemudian ia mengenal dan memiliki kesadaran (awareness) akan suatu produk, hingga pada akhirnya menjadi seorang konsumen.

Konsep ini disebut dengan funnel karena pada tahapan itu dimulai dengan jumlah massa yang banyak. Kemudian, sedikit demi sedikit menuju tahapan akhir, jumlahnya berkurang menjadi hanya segelintir orang. Merekalah yang kemudian menjadi konsumen atau pembeli. Kondisi tersebut ibarat memasukkan air ke corong.

Ilustrasi penjualan. Sumber: Unsplash

Dalam buku yang ditulis Yanuar Aris Budiarto dan Alfian Faiz, secara sederhana terdapat empat bagian yang dicapai dalam konsep funneling ini, antara lain:

  • Traffic, yaitu banyak orang yang mengenal produk.

  • Leads, yaitu banyak orang yang berminat pada produk.

  • Buyer, yaitu banyak orang membeli produk.

  • Reseller, yaitu banyak yang ikut menjual produk.

Tahapan dalam Sales Funnel

Menyadur dari e-Book berjudul Smart Sales Funnel yang ditulis Dewangga Nuzulumay, sederhananya funnel penjualan terbagi menjadi tiga, yaitu funnel atas, funnel tengah, dan funnel bawah. Berikut penjelasan masing-masing tahapannya.

1. Funnel Atas

Funnel ini merupakan bagian teratas dari sales funnel. Hal yang perlu dilakukan pada tahap ini adalah fokus mengumpulkan prospek atau calon pembeli.

Mereka yang dikumpulkan nantinya diubah jadi pembeli. Bagian ini sangat penting, karena jika tidak ada calon pembeli, tahap berikutnya tidak akan bisa berlanjut .

2. Funnel Tengah

Setelah calon pembeli terkumpul, selanjutnya akan masuk ke bagian funnel berikutnya, yaitu bagian tengah. Pada funnel ini, tugas pelaku pemasaran adalah mengubah calon pembeli menjadi pembeli, atau intinya adalah mendapatkan transaksi pertama.

3. Funnel Bawah

Setelah berhasil membuat orang menjadi pembeli atau konsumen, jangan berhenti sampai di situ. Suatu pemasaran bisnis yang baik adalah yang mampu membuat para pelanggannya melakukan pembelian kembali.

Hal yang bisa dilakukan untuk membuat tahapan ini berhasil terdiri dari dua cara. Pertama buat pelanggan puas dan kedua tawarkan mereka kembali produk atau jasa yang dimiliki.

(AMP)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan funnel?

chevron-down

Funnel atau sales funnel diartikan sebagai corong proses yang menggiring penjualan.

Sebutkan hal-hal yang berkaitan dengan konsep funneling!

chevron-down

Traffic, Leads, Buyer, dan Reseller.

Sebutkan tahapan dalam sales funnel!

chevron-down

Funnel atas, Funnel tengah, dan Funnel bawah.