Konten dari Pengguna

Mengenal Jenis-Jenis Fauna Selandia Baru

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu jenis fauna Selandia Baru adalah burung kiwi. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu jenis fauna Selandia Baru adalah burung kiwi. Foto: iStock

Berdasarkan wilayah persebaran, fauna Selandia Baru adalah kelompok macam hewan yang persebarannya meliputi wilayah Selandia Baru.

Kawasan Selandia Baru memiliki tipe hewan tersendiri walaupun letaknya berdekatan dengan Australia. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai jenis-jenis fauna yang terdapat di Selandia Baru, simak uraian lengkapnya di bawah ini.

Mengenal Jenis-Jenis Fauna Selandia Baru

Dikutip dari Geografi: Jelajah Bumi dan Alam Semesta oleh Hartono, fauna Selandia Baru adalah kelompok hewan yang persebarannya meliputi wilayah Selandia Baru dan pulau-pulau kecil di sekitar Oceania.

Sebelum kedatangan manusia, berbagai jenis burung hidup di Selandia Baru dan berevolusi sehingga sayap tidak lagi menjadi hal penting bagi mereka.

Karena tidak harus menghadapi pemangsa seperti di negara lain, banyak jenis burung yang tidak dapat terbang, termasuk kakapo, kiwi, takahe, dan burung terbesar di dunia, moa.

Kepunahan beberapa jenis burung di Selandia Baru terjadi ketika suku Maori dan bangsa Eropa mulai menetap dan melakukan perburuan.

Dikutip dari Wisata Seru Selandia Baru oleh Fitra Syafaat, Selandia Baru memiliki jenis-jenis fauna yang khas karena sebagian hanya dapat ditemukan di wilayah ini, contohnya burung kiwi, tuatara, dan weta. Berikut penjelasannya.

1. Kiwi

Salah satu fauna Selandia Baru, burung kiwi. Foto: iStock

Hewan kiwi merupakan jenis fauna yang hanya terdapat di Selandia Baru. Kiwi termasuk jenis burung yang tidak dapat terbang.

Kiwi memiliki berat yang berkisar antara 1,4 hingga 4 kilogram. Terdapat lima jenis kiwi yang tersebar di beberapa wilayah Selandia Baru.

Kiwi menjadi hewan yang dilindungi karena populasinya terus menurun. Hewan khas Selandia Baru ini memiliki paruh panjang yang dimanfaatkan untuk mencari makanan dengan cara menggali tanah. Makanan utama kiwi adalah berbagai jenis serangga, cacing, dan siput.

Kiwi merupakan hewan yang aktif pada malam hari (nokturnal) sehingga pada siang hari biasanya tidur atau bersembunyi di semak-semak maupun lubang.

Burung kiwi dinobatkan sebagai ikon negara Selandia Baru karena merupakan fauna yang khas dan telah endemik selama jutaan tahun di sana.

2. Tuatara

Salah satu fauna Selandia Baru, tuatara. Foto: iStock

Tuatara menjadi hewan melata lain yang khas di Selandia baru. Tuatara berasal dari bahasa Maori yang artinya peaks on the back. Jenis fauna ini bentuknya menyerupai kadal, meskipun bukan termasuk spesies kadal.

Tuatara adalah satu-satunya anggota yang masih hidup dari ordo Rhynchocephalia, yakni bangsa reptil yang berkembang 200 juta tahun yang lalu.

Sejak tahun 1895, tuatara diklasifikasikan sebagai hewan yang terancam punah, dan melalui perjuangan panjang, pada tahun 2008 ditemukan sarang tuatara di Karori Sanctuary, Wellington. Pada musim gugur tahun berikutnya, telur-telur tuatara menetas.

3. Weta

Salah satu fauna Selandia Baru, weta. Foto: iStock

Weta menjadi hewan invertebrata (tanpa tulang belakang) yang sangat khas di Selandia Baru. Weta menjadi ikon sebagai hewan konservasi invertebrata di Selandia Baru karena dari 70 jenis yang ditemukan, 16 di antaranya terancam punah.

Secara fisik, penampilan weta sangat mirip dengan jangkrik, tapi kaki belakangnya membesar dan biasanya berduri. Seluruh jenis weta di Selandia Baru bersifat nokturnal dan tidak dapat terbang.

(SFR)