Mengenal Kemampuan Luar Biasa yang Diberikan pada Nabi untuk Menguatkan Dakwah

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kelebihan atau kemampuan luar biasa yang diberikan kepada nabi untuk menguatkan dakwahnya adalah mukjizat. Nabi diberi mukjizat atas izin Allah.
Secara kebahasaan, pengertian mukjizat adalah sesuatu yang melemahkan atau mengalahkan. Maksud dari melemahkan atau mengalahkan tersebut ialah sesuatu yang luar biasa, sehingga dapat menuntaskan hambatan atau rintangan yang dihadapi nabi.
Pengertian Mukjizat
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kelebihan atau kemampuan luar biasa yang diberikan kepada nabi untuk menguatkan dakwahnya adalah mukjizat.
Berdasarkan buku Akidah Akhlak MTs Kelas VIII yang ditulis Yusuf Hasyim, menurut istilah, mukjizat berarti sesuatu yang luar biasa dan terjadi pada diri nabi dan rasul Allah SWT dalam rangka membuktikan dirinya adalah nabi dan rasul yang tidak dapat ditiru oleh siapa pun.
Mengutip dari buku yang ditulis Yusuf Hasyim tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa ciri-ciri mukjizat antara lain:
Diturunkan hanya kepada para nabi atau rasul.
Merupakan kejadian luar biasa di luar kemampuan manusia.
Diturunkan sebagai bukti kekuasaan Allah SWT.
Diturunkan sebagai bukti kenabian atau kerasulan.
Bertujuan untuk memperlemah orang kafir atau memecahkan masalah kaum muslimin.
Jenis Mukjizat
Pada umumnya terdapat dua golongan mukjizat yang dimiliki nabi dan rasul. Mengutip kembali buku yang ditulis Yusuf Hasyim, berikut penjelasan keduanya.
1. Mukjizat Kauniyah
Mukjizat ini bersifat tampak. Artinya, dapat dirasakan atau ditangkap oleh pancaindra. Mukjizat Kauniyah disebut juga mukjizat terbatas yang berarti di luar kemampuan manusia, terjadi hanya sekali dan dalam satu tempat, tidak bisa diulang, serta tidak bisa dipelajari.
2. Mukjizat Aqliyah
Mukjizat ini hanya dapat dipahami oleh akal pikiran. Ciri khusus mukjizat ini adalah berlaku universal (sepanjang masa) dan dapat dipahami dengan akal pikiran.
Mukjizat Nabi-Nabi dengan Gelar Ulul Azmi
Adapun mukjizat yang dimiliki nabi-nabi Ulul Azmi, merujuk pada buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti oleh Muhammad Ahsan dan Sumiyat antara lain sebagai berikut.
1. Nabi Nuh a.s.
Nabi Nuh a.s. diberi mukjizat oleh Allah untuk membuat perahu yang sangat besar dan dapat memuat semua umatnya yang beriman kepada Allah. Termasuk semua jenis hewan yang hidup pada zaman tersebut sepasang-sepasang.
2. Nabi Ibrahim a.s.
Mukjizat yang diberikan oleh Allah kepada Nabi Ibrahim a.s. adalah tidak terbakar oleh api ketika dibakar oleh Raja Namrud.
3. Nabi Musa a.s.
Mukjizat yang diberikan oleh Allah kepada Nabi Musa a.s. adalah tongkatnya dapat berubah menjadi ular raksasa, tangannya dapat mengeluarkan cahaya ketika diminta bukti atas kerasulannya, dan dapat membelah laut Merah menjadi jalan ketika dikejar oleh raja Fir’aun dan bala tentaranya.
4. Nabi Isa a.s.
Mukjizat yang diberikan oleh Allah kepada Nabi Isa as. adalah dapat mengobati berbagai macam penyakit yang sulit disembuhkan, membuat burung dari tanah, dan menghidupkan orang yang sudah meninggal walaupun sebentar.
5. Nabi Muhammad saw.
Mukjizat yang diberikan oleh Allah kepada Nabi Muhammad SAW adalah terbelahnya bulan menjadi dua walaupun hanya tampaknya, dapat mengeluarkan air dari celah-celah jarinya.
Rasulullah juga menerima Al-Qur’an sebagai kitab yang paling lengkap, sempurna, dan selalu dijaga kemurniaannya sampai akhir zaman. Beliau juga menjalankan Isra’ Mi’raj dari Masjidil Haram sampai Sidratul Muntaha.
(AMP)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan mukjizat?

Apa yang dimaksud dengan mukjizat?
Sesuatu yang luar biasa dan terjadi pada diri nabi dan rasul Allah SWT dalam rangka membuktikan dirinya adalah nabi dan rasul yang tidak dapat ditiru oleh siapa pun.
Sebutkan ciri-ciri mukjizat!

Sebutkan ciri-ciri mukjizat!
1. Diturunkan hanya kepada para nabi atau rasul. 2. Merupakan kejadian luar biasa di luar kemampuan manusia. 3. Diturunkan sebagai bukti kekuasaan Allah SWT. 4. Diturunkan sebagai bukti kenabian atau kerasulan.
Sebutkan dua jenis mukjizat!

Sebutkan dua jenis mukjizat!
Mukjizat Kauniyah dan Mukjizat Aqliyah.
