Mengenal Makna Lambang Pancasila

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pancasila merupakan falsafah negara Indonesia. Pancasila dibentuk pada tahun 1945 oleh para pejuang untuk menjadi dasar negara ini bergerak.
Menurut buku Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan karya Rahmanuddin Tomalili, Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta yaitu panca yang berarti lima dan syilla yang memiliki arti batu dasar, alas atau sendi.
Mengacu dari penjelasan di atas, Pancasila memiliki lima sila yang berbunyi:
Ketuhanan Yang Maha Esa
Kemanusiaan yang adil dan beradab
Persatuan Indonesia
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Lambang Pancasila
Menurut modul pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Paket A yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pancasila dilambangkan dengan burung garuda.
Garuda digunakan sebagai lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk menggambarkan bahwa Indonesia adalah bangsa dan negara yang kuat.
Makna Lambang Pancasila
Jika kita melihat lambang Garuda Pancasila, kita akan menemukan beberapa elemen di dalamnya yang di setiap elemennya memiliki makna yang berbeda-beda.
Ada pun beberapa elemen yang ada dalam burung garuda ini yaitu:
Perisai
Dalam lambang Pancasila ini, sang garuda memiliki perisai yang melambangkan perjuangan dan perlindungan diri untuk mencapai tujuan.
Garis Tebal dalam Perisai
Di dalam perisai tersebut, terdapat garis hitam tebal yang melambangkan negara merdeka dan berdaulat yang dilintasi garis khatulistiwa.
Lambang dalam Perisai
Pada perisai yang berada di depan burung garuda, terdapat 5 lambang yang mewakili makna setiap sila, yaitu:
Bintang melambangkan prinsip sila pertama, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa yang terletak tepat di tengah perisai yang menandakan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Rantai melambangkan prinsip sila kedua yaitu Kemanusiaan yang adil dan beradab. Adanya 17 rantai yang saling terhubung melambangkan manusia merupakan satu kesatuan dan saling terhubung
Pohon Beringin adalah prinsip sila ketiga yaitu Persatuan Indonesia. Pohon beringin ini melambangkan tempat berteduh dan berlindung.
Kepala Banteng melambangkan prinsip sila keempat yaitu Demokrasi yang dipimpin oleh kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan dan dimaknai sebagai tenaga rakyat.
Padi dan Kapas melambangkan sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kedua simbol ini melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan
Warna
Burung garuda dalam lambang Pancasila berwarna kuning keemasan yang melambangkan keagungan.
Jumlah Paruh, Sayap, Ekor dan Cakar
Salah satu elemen unik dari lambang Garuda Pancasila adalah setiap jumlah paruh, sayap, ekor, dan cakar memiliki makna yang istimewa.
Sayap burung garuda yang masing-masing berbulu 17, ekor berbulu 8, pangkal ekor berbulu 19, dan leher berbulu 45. Jumlah ini melambangkan hari kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 1945.
Tulisan Bhinneka Tunggal Ika
Di bagian bawah kaki lambang Garuda Pancasila, terdapat kaki garuda yang mencengkeram pita yang di dalamnya terdapat tulisan Bhinneka Tunggal Ika.
Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan yang memiliki arti berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Semboyan ini kemudian digunakan untuk mewakili persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
(SAI)
