Mengenal Metamorfosis Tidak Sempurna yang Dialami Beberapa Hewan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
Konten dari Pengguna
3 September 2021 12:17
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Belalang mengalami metamorfosis tidak sempurna. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Belalang mengalami metamorfosis tidak sempurna. Foto: Pixabay
ADVERTISEMENT
Metamorfosis adalah perubahan wujud yang dialami hewan dari satu stadium menuju stadium lainnya. Beberapa hewan mengalami metamorfosis saat berada pada fase pertumbuhan dan perkembangannya.
ADVERTISEMENT
Metamorfosis dimulai dari tahap embiro hingga dewasa. Setelah dewasa, pertumbuhan akan terhenti dan tidak akan ada lagi perubahan bentuk tubuhnya. Metamorfosis terjadi pada beberapa jenis serangga maupun hewan amfibi.
Proses metamorfosis dibedakan menjadi dua, yaitu metamorfosis sempurna dan tidak sempurna. Metamorfosis sempurna ditandai dengan adanya fase pupa atau kepompong. Sementara itu, metamorfosis tidak sempurna tidak melewati fase pupa atau kepompong.
Lantas, bagaimana tahapan yang dialami hewan-hewan yang bermetamorfosis secara tidak sempurna? Yuk, simak penjelasan berikut ini.
Fase nimfa hewan yang bermetamorfosis tidak sempurna hampir mirip dengan bentuk dewasanya. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Fase nimfa hewan yang bermetamorfosis tidak sempurna hampir mirip dengan bentuk dewasanya. Foto: Pixabay

Metamorfosis Tidak Sempurna

Pada metamorfosis tidak sempurna, hewan mengalami perubahan bentuk dari telur hingga dewasa, akan tetapi perubahan bentuknya tidak terlihat mencolok. Dikutip berdasarkan buku Ilmu Pengetahuan Alam Terpadu karangan Mikrajuddin (2007: 19), metamorfosis tidak sempurna dikenal dengan istilah Hemimetabola.
ADVERTISEMENT
Bentuk larva atau fase pradewasanya disebut dengan nimfa. Nimfa memiliki kemiripan dengan bentuk dewasa (imago), kecuali organ reproduksi dan bagian sayap.
Organ reporduksi dan sayap pada tahap nimfa belum berkembang. Baru setelah berubah menjadi dewasa, organ reproduksinya berkembang dan hewan dapat melakukan reproduksi.
Pada metamorfosis tidak sempurna, tidak ada tahapan berbentuk pupa. Metamorfosis ini mengalami perubahan bentuk dari telur - nimfa (individu kecil) - imago (dewasa).
Saat stadium nimfa, hewan sudah dalam bentuk yang sempurna seperti dewasa, akan tetapi ukurannya tetap berbeda. Nimfa lebih kecil daripada bentuk dewasa. Secara sistem organnya, nimfa juga belum mampu berfungsi secara maksimal.
Contoh hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna adalah belalang, jangkrik, kecoa, capung, dan kutu. Berikut penjelasan tahapan metamorfosis yang dialami belalang dan kecoa.
Bentuk nimfa dan belalang dewasa hampir sama, yang membedakan hanya sistem organnya. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Bentuk nimfa dan belalang dewasa hampir sama, yang membedakan hanya sistem organnya. Foto: Pixabay
Metamorfosis Belalang
ADVERTISEMENT
Metamorfosis yang dialami belalang, yaitu fase telur - nimfa - belalang dewasa (imago). Induk belalang biasanya bertelur di pasir atau dedaunan. Selanjutnya, sekitar 15 - 150 telur akan disimpan dalam kantung telur, tergantung pada spesies belalang.
Setelah 10 bulan, telur belalang akan menetas menjadi nimfa. Nimfa belalang memiliki bentuk tubuh seperti belalang dewasa, akan tetapi tidak memiliki sayap dan organ reproduksi.
Nimfa belalang akan mengalami lima tahap pertumbuhan sampai menjadi belalang dewasa, mulai dari pergantian kulit kutikula, pelepasan penutup keras (eksokeleton) bagian tubuh nimfa, hingga pertumbuhan sayap secara bertahap.
Umumnya, tahapan nimfa pada belalang berlangsung selama lima atau enam minggu. Belalang yang sudah dewasa mengalami pertumbuhan sayap secara utuh kira-kira selama satu bulan. Fase hidup belalang dewasa biasanya mencapai sekitar dua bulan.
ADVERTISEMENT
Metamorfosis Kecoa
Daur hidup kecoa adalah telur - nimfa - kecoa dewasa (imago). Telur kecoa tersimpan dalam kantung telur yang disebut ootheca. Kantung telur ini menempel pada perut induk kecoa, kemudian dilepaskan atau disembunyikan sebelum waktunya menetas.
Merangkum buku Gembira Belajar Ilmu Pengetahuan Alam karya Jaka Wismono (2008: 40), telur kecoa yang menetas akan menjadi nimfa. Nimfa biasanya berwarna putih, tapi kemudian akan berubah menjadi cokelat dan eksoskeleton tubuhnya mengeras.
Nimfa kecoa terlihat mirip dengan kecoa dewasa, akan tetapi tidak memiliki sayap. Kemudian, ia berganti kulit luar beberapa kali sebelum menjadi kecoa dewasa. Umumnya, proses nimfa menjadi dewasa ini terjadi beberapa minggu.
(VIO)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020