Mengenal Nama Tulang Manusia dan Fungsinya untuk Hidup

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tulang-tulang dalam tubuh manusia tersusun secara teratur sehingga membentuk rangka. Sementara itu, untuk menghubungkan antara tulang satu dengan tulang lainnya, dibutuhkan adanya sendi.
Rangka manusia terbentuk dari tulang-tulang, baik tulang panjang maupun tulang pendek. Rangka sendiri berguna untuk melindungi anggota tubuh yang ada di dalamnya. Tubuh manusia juga mampu berdiri dengan tegak karena adanya rangka.
Sebelum membahas mengenai nama-nama tulang manusia, penting untuk mengetahui fungsi rangka yang melekat pada tubuh manusia. Dikutip dari buku ajar Biologi 2 karya Kadaryanto, S.Pd, dkk (2007:45) fungsi rangka di antaranya:
Tempat melekatnya otot
Menegakkan dan memberi bentuk tubuh agar tubuh tidak lemas
Menjaga organ dalam tubuh seperti otak, jantung, dan paru-paru agar berada sesuai dengan tempatnya
Menghasilkan sel darah di dalam sumsum tulang
Nama-nama Tulang
Mengutip buku ajar Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VIII karangan Wasis dan Sugeng (2008:30), berikut nama-nama tulang yang melekat pada tubuh manusia.
Cranium (tengkorak)
Mandibula (tulang rahang)
Clavicula (tulang selangka)
Scapula (tulang belikat)
Sternum (tulang dada)
Rib (tulang rusuk)
Humerus (tulang pangkal lengan)
Vertebra (tulang punggung)
Radius (tulang lengan)
Ulna (tulang hasta)
Carpal (tulang pergelangan tangan)
Metacarpal (tulang telapak tangan)
Phalanges (ruas jari tangan)
Pelvis (tulang panggul)
Femur (tulang paha)
Patella (tulang lutut)
Tibia (tulang kering)
Fibula (tulang betis)
Tarsal (tulang pergelangan kaki)
Metatarsal (tulang telapak kaki)
Setelah mengetahui nama-nama tulang, ketahui juga jenis-jenis tulang dan letaknya agar memahami susunan rangka yang melekat pada tubuh.
Rangka tubuh manusia terbentuk dari tulang yang membentuk persendian. Tulang menurut bentuknya dibagi menjadi tiga macam, yaitu:
1. Tulang pendek
Contoh: tulang pangkal kaki, ruas tulang belakang, dan pangkal lengan.
2. Tulang pipa
Contoh: tulang paha, tulang kering, tulang pengumpil, tulang hasta, dan tulang betis.
3. Tulang pipih
Contoh: tulang rusuk, tulang tengkorok, dan tulang belikat.
Fungsi Tulang
Menelusuri lebih jauh, masing-masing tulang memiliki fungsi dan peranan yang cukup penting dalam menunjang gerak manusia. Mengutip buku ajar Cerdas Sains Kelas 4-6 SD karangan Yualind, S,Si (2007: 3), berikut penjelasan lengkap tentang fungsi tulang.
Berdasarkan jaringan penyusun dan sifat-sifat fisiknya, tulang dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:
1. Tulang Sejati
Ciri-ciri:
Tulang sejati atau tulang keras tersusun dari zat kapur DNA fosfor.
Tersusun oleh sel-sel tulang dewasa (osteosit) dan bersifat keras.
Tulang sejati memiliki fungsi pembentuk rangka tubuh.
Contoh: tulang tengkorak, tulang kering, dan ruas tulang belakang.
2. Tulang Rawan
Ciri-ciri:
Tersusun dari bahan pengisi yang bersifat lentur.
Jaringannya bersifat lunak dan kandungan mineral di dalamnya sangat sedikit.
Tersusun oleh sel tulang rawan (kondrosit).
Contoh: tulang pada hidung, telinga persendian, antar ruas tulang belakang serta ujung tulang dada.
Fungsi Tulang berdasarkan Letaknya
1. Rangka Tengkorak
Tulang tengkorak termasuk ke dalam tulang pipih yang tersusun atas tulang tengkorak bagian belakang dan bagian wajah. Tulang tengkorak terdiri dari tulang baji, tulang dahi, rongga mata, tulang pelipis, rongga hidung, tulang rahang atas, dan rahang bawah.
Tulang tengkorak merupakan bagian yang sangat vital karena berfungsi melindungi otak. Oleh karena itu, bagian ini paling rawan karena jika sampai terbentur dengan keras akan berakibat fatal.
2. Rangka Badan
Di dalam kerangka badan terdapat tulang belakang, tulang rusuk, tulang dada, tulang gelang bahu, dan tulang panggul. Rangka badan berguna untuk melindungi paru-paru dan jantung. Contoh organ yang dilindungi oleh rangka badan yaitu:
Tulang pinggul, berfungsi melindungi alat pencernaan makanan dan kelamin.
Tulang belakang, berfungsi melindungi sumsum tulang belakang dan sebagai penguat bentuk tubuh.
Ruas tulang leher, berfungsi melindungi tenggorokan dan kerongkongan.
3. Rangka Anggota Gerak
Rangka anggota gerak memiliki bentuk seperti pipa dan beruas-ruas. Terdiri atas rangka gerak atas (tangan) dan rangka gerak bawah (kaki). Persendian kemudian akan berfungsi untuk menghubungkan tulang yang satu dengan yang lain agar bisa digerakkan.
Macam-macam sendi pada manusia dibagi menjadi enam jenis, yaitu:
Sendi peluru, contoh: antara pangkal lengan terhadap bahu serta antara pangkal paha dan panggul.
Sendi engsel, contoh: sendi ruas jari tangan, sendi siku, dan persendian kaki dan lutut.
Sendi kaku, contoh: persendian antara ruas tulang belakang.
Sendi geser, contoh: sendi pada tulang hasta dan pengumpil.
Sendi putar, contoh: persendian antara tulang atlas dan tulang tengkorak.
Sendi pelana, contoh: sendi antara telapak tangan dan ibu jari.
Ada pun fungsi tulang anggota gerak, yaitu:
Anggota gerak atas digunakan untuk menggenggam, menulis, menggambar, memegang benda, menunjuk, dan lain sebagainya.
Anggota gerak bawah digunakan untuk membantu pada saat berdiri, berjalan, berlari, memanjat, menendang, dan lain sebagainya.
(VIO)
