Mengenal Pengalaman Empiris yang Membuat Ilmu Pengetahuan Berkembang Pesat

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan didasarkan atas pengalaman empiris. Namun, apakah pengertian pengalaman empiris?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, empiris dapat diartikan berdasarkan pengalaman. Artinya, ilmu pengetahuan yang diperoleh dari suatu penemuan, percobaan, serta juga pengamatan yang telah dilakukan.
Selain itu, empiris dapat diartikan sebagai ilmu yang bertitik tolak pada pengalaman indrawi. Empiris ini juga menghasilkan data yang disebut dengan bukti empiris.
Menghimpun dari laman resmi Google Arts & Culture, bukti empiris adalah suatu sumber pengetahuan yang diperoleh dari observasi atau percobaan.
Dalam hal ini, seseorang hanya bisa mengklaim untuk memiliki pengetahuan saat seseorang mempunyai sebuah kepercayaan yang benar berdasarkan dari bukti empiris tersebut.
Pengertian Empiris Menurut Para Ahli dan Sosiologi
Untuk lebih mengetahui apa yang dimaksud dengan pengalaman empiris, pelajari lebih dulu tentang pengertian empiris berikut ini.
Berikut pengertian empiris menurut para ahli, di antaranya:
a. Menurut Hilman Hadikusuma (1995)
Empiris merupakan suatu penelitian yang sifatnya itu menjelajah (eksplorator), melukiskan (deskriptif) serta juga menjelaskan (eksplanator).
b. Menurut Amiruddin dan Zainal Asikin (2004)
Empiris merupakan suatu penelitian yang mentitik beratkan pada suatu fenomena atau juga keadaan dari objek yang diteliti itu dengan secara detail serta menghimpun fakta yang terjadi saat mengembangkan konsep yang sudah ada.
c. Menurut Sugiyono (2013)
Empiris merupakan suatu metode pengamatan yang dilakukan oleh indera manusia, sehingga metode yang digunakan itu juga dapat atau bisa diketahui serta juga diamati oleh orang lain.
Tidak hanya menurut para ahli saja, dalam ilmu sosiologi, empiris juga memiliki artinya tersendiri.
Menurut buku Pengantar Sosiologi Hukum karya Yesmil Anwar dan Adang, empiris di dalam sosiologi adalah suatu ilmu pengetahuan yang didasarkan oleh akal sehat, tidak spekulatif serta dengan berdasarkan observasi terhadap kenyataan.
Contoh Pengalaman Empiris
Dari pengertian di atas, berikut beberapa contoh pengalaman empiris yang dikutip dari buku IPS Terpadu karya Sapriya!
Sosial
Warga yang mengalami permasalahan kesulitan mendapatkan air bersih. Supaya bisa mengetahui dari penyebab dan solusi yang bisa dilakukan, ketua desa setempat melakukan penelitian.
Ekonomi
Penjual susu kedelai melakukan survei langsung proses pembuatannya. Tujuannya untuk memastikan bahwa susu kedelai yang dijualnya memiliki kualitas yang terbaik.
Kesehatan
Ada pasien yang mengalami gejala pusing dan mual. Supaya bisa mengetahui penyakit yang diderita, dokter melakukan berbagai macam pengecek, seperti tes laboratorium, pengambilan darah, dan lainnya.
Sains
Beberapa pekerja lapangan yang ingin mengetahui kandungan yang ada di dalam tanah kerap melakukan riset langsung. Hal tersebut untuk menentukan jumlah-jumlah kandungan yang ada di dalam tanah, dengan begitu para pekerja bisa menjaga keseimbangan alam yang ada di sekitarnya.
(JA)
