Mengenal Perbandingan Kelebihan Uang Kartal dan Uang Giral

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Uang kartal dan uang giral termasuk ke dalam jenis uang yang perlu diketahui. Coba bandingkan kelebihan antara uang kartal dengan uang giral! Namun sebelum itu, simak serba-serbi tentang uang berikut ini.
Uang adalah suatu benda dengan satuan hitung tertentu yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran sah dalam berbagai transaksi dan berlaku di dalam wilayah tertentu.
Berdasarkan UU Bank Sentral No. 13 Tahun 1968, uang kartal didefinisikan sebagai alat pembayaran yang sah dan wajib diterima masyarakat saat melakukan transaksi jual beli.
Kemudian, berdasarkan UU Nomor 7 tentang Perbankan Tahun 1992, uang giral adalah bukti tagihan pada bank umum yang dapat digunakan sewaktu-waktu sebagai alat pembayaran.
Uang Kartal
Mengutip buku Ilmu Pengetahuan Sosial 3 yang diterbitkan oleh Grasindo, uang kartal adalah uang yang dikeluarkan oleh pemerintah atau bank sirkulasi.
Uang yang termasuk ke dalam uang kartal, yakni uang kertas dan uang logam yang berlaku sebagai alat pembayaran yang sah. Berikut penjelasannya.
1. Uang kertas
Uang kertas adalah uang yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia sebagai alat tukar dan alat pembayaran. Pecahan uang kertas yang dikeluarkan Bank Indonesia saat ini bernilai nominal Rp1.000 hingga Rp100.000.
Uang kertas mempunyai nilai nominal lebih rendah dibandingkan dengan nilai intrinsiknya. Masyarakat pada umumnya menerima dan percaya akan mata yang dikeluarkan oleh pemerintah atau Bank Sentral tersebut, walaupun bendanya dibuat dari kertas yang nilainya jauh lebih kecil dibandingkan dengan emas.
2. Uang logam
Sama halnya dengan uang kertas, Bank Indonesia juga mengeluarkan uang logam sebagai alat tukar dan alat pembayaran yang sah.
Bahan yang digunakan untuk membuat uang logam terdiri dari emas, perak, perunggu, dan aluminium.
Uang jenis kartal didesain untuk mudah dibawa ketika bepergian. Selain itu, kebutuhan negara akan uang bertambah lebih mudah karena bahan-bahan untuk membuat kertas mudah untuk didapatkan.
Namun, penyimpanan uang logam harus lebih ekstra hati-hati karena bisa saja jatuh, terselip di antara barang-barang lain yang tidak diketahui.
Uang giral
Uang giral adalah alat pembayaran yang sah berupa surat-surat berharga. Surat-surat berharga itu adalah saldo rekening koran di bank yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran sewaktu-waktu.
Dua bentuk uang giral yang paling banyak ditemui adalah cek dan giro. Berikut penjelasan singkatnya, yakni:
Cek adalah surat perintah kepada bank untuk membayarkan sejumlah uang kepada orang yang namanya ditunjuk pada surat tersebut.
Giro adalah surat perintah dari nasabah kepada bank untuk memindahkan sejumlah uang rekening orang atau badan yang ditunjuk oleh nasabah tersebut.
Berbeda dengan uang kartal, jika mengalami kehilangan, pemilik uang giral bisa langsung menghubungi lembaga keuangan yang bersangkutan untuk melakukan pemblokiran, sehingga siapa pun yang memegang uang giral tersebut tidak dapat melakukan transaksi.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Apa pengertian uang kartal berdasarkan UU Bank Sentral?

Apa pengertian uang kartal berdasarkan UU Bank Sentral?
Berdasarkan UU Bank Sentral No. 13 Tahun 1968, uang kartal didefinisikan sebagai alat pembayaran yang sah dan wajib diterima masyarakat saat melakukan transaksi jual beli.
Apa pengertian uang giral berdasarkan UU Nomor 7?

Apa pengertian uang giral berdasarkan UU Nomor 7?
Berdasarkan UU Nomor 7 tentang Perbankan Tahun 1992, uang giral adalah bukti tagihan pada bank umum yang dapat digunakan sewaktu-waktu sebagai alat pembayaran.
Apa yang dimaksud dengan uang giral?

Apa yang dimaksud dengan uang giral?
Uang giral adalah alat pembayaran yang sah berupa surat-surat berharga.
