Mengenal Perbedaan Etnis dan Ras yang Perlu Dipahami

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ras dan etnis adalah istilah yang digunakan untuk mengelompokkan manusia di dunia dari berbagai latar belakang. Meski terkesan sama, masih banyak orang yang belum mengetahui perbedaan etnis dan ras.
Pada dasarnya, ras mengacu pada karakteristik fisik sekelompok orang. Sedangkan etnis mengacu pada ekspresi budaya dari wilayah geografis tempat tinggal sekelompok orang.
Apa Perbedaan Etnis dan Ras?
Mengutip laman Live Science, etnis adalah istilah yang lebih luas maknanya dibandingkan ras. Etnis membedakan kelompok orang berdasarkan latar budaya yang berbeda-beda.
Etnis mencakup segala hal terkait kebudayaan seseorang mulai dari bahasa, kebangsaan, hingga agama. Artinya, seseorang mungkin memiliki lebih dari satu identitas etnis. Identifikasi etnis menggunakan berbagai aspek, yaitu rasial, budaya, keturunan, dan agama yang dipelajari sejak usia kanak-kanak.
Masalah etnis yang kerap terjadi di dunia adalah penindasan kelompok tertentu seperti peristiwa Holocaust. Etnis juga menjadi pemicu konflik genosida Rwanda, yaitu pembunuhan massal 800.000 suku Tutsi dan Hutu.
Etnis tidak diturunkan dari generasi ke generasi. Umumnya, etnis dipahami sebagai sesuatu yang diperoleh manusia berdasarkan beberapa faktor, seperti tempat tinggal atau budaya yang diajarkan oleh lingkungan sekitar. Berikut adalah contoh kategori yang digunakan untuk mengidentifikasi etnis seseorang.
Sunda, Jawa, atau Betawi
Aceh, Batak, atau Minangkabau
Pakistan, Pakistan Skotlandia, atau Inggris Pakistan
India atau India Inggris
Bangladesh atau Bangladesh Inggris
Tionghoa, Jepang, atau Korea
Australia Inggris, Australia Aborigin, atau Asia Australia
Baca Juga: Etnis Minoritas di Burma
Ras umumnya dikaitkan dengan biologis dan ciri fisik seperti tekstur rambut dan warna kulit. Gagasan ras berasal dari antropolog dan filsuf pada abad ke-18 yang menggunakan sifat fenopit seperti warna kulit untuk mengelompokkan manusia. Sejak saat itu, pengelompokan ras dilakukan berdasarkan kondisi biologis.
Masalah ras yang pernah terjadi adalah keyakinan bahwa suatu ras lebih unggul atas ras lainnya. Pada zaman dulu, ras digunakan orang kulit putih Eropa untuk membenarkan perdagangan budak dan kolonialisme.
Ras merupakan warisan dari generasi ke generasi dan tidak bisa diubah. Saat diminta untuk mengidentifikasi ras, berikut beberapa kategori yang dapat dipilih oleh seseorang.
Kulit Putih
Kulit Hitam atau Asia Afrika
Asia
Indian atau Penduduk Asli Alaska
Penduduk asli Hawaii atau Kepulauan Pasifik.
Baca Juga: Pengertian Ras dan Jenis-jenisnya
Meski terdapat sejumlah perbedaan, etnis dan ras saling terikat. Ras dapat menentukan kelompok etnis seseorang dengan lebih mudah. Banyak masyarakat dari karakteristik ras yang sama tergabung dalam kelompok etnis tertentu.
Sebagai contoh, seseorang memiliki karakteristik ras kulit putih dan rambut lurus. Ia lahir dan tumbuh di kota Roma, Italia, serta telah mempelajari budaya lingkungan tersebut sejak kecil. Jadi, secara etnis, orang tersebut masuk dalam pengelompokan orang Italia Roma.
Frequently Asked Question Section
Apa itu ras?

Apa itu ras?
Ras adalah pengelompokan manusia yang mengacu pada karakteristik fisik sekelompok orang.
Apa itu etnis?

Apa itu etnis?
Etnis adalah pengelompokan manusia yang mengacu pada ekspresi budaya dari wilayah geografis tempat tinggal seseorang.
Apa masalah terbesar ras?

Apa masalah terbesar ras?
Masalah yang kerap terjadi mengenai ras adalah keyakinan bahwa beberapa ras lebih unggul dari ras yang lainnya.
(ALS)
