Mengenal Profesi Software Engineer, Tugas, dan Tanggung Jawabnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Software engineer adalah profesi seseorang yang bertugas melakukan pengembangan, pemeliharaan, pengujian, dan evaluasi pada software atau perangkat lunak.
Seorang Software Engineer akan berkutat dengan bahasa pemrograman umum, seperti Java, C++, dan Python, saat merancang software untuk aplikasi komputer, aplikasi seluler, platform cloud, maupun aplikasi web.
Untuk mengenal lebih dekat profesi Software Engineer, simak pembahasan berikut.
Mengenal Profesi Software Engineer
Software engineer berasal dari istilah bahasa Inggris yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia memiliki arti Insinyur Perangkat Lunak.
Software engineer merupakan profesi yang menerapkan prinsip-prinsip rekayasa perangkat lunak untuk desain, pengembangan, pemeliharaan, pengujian, dan evaluasi dari perangkat lunak komputer.
Sebagian besar software engineer bekerja sebagai karyawan atau kontraktor di berbagai sektor, seperti bisnis, akademik, instansi pemerintah (sipil atau militer), dan organisasi non-profit. Sementara sebagian software engineer lainnya bekerja secara mandiri sebagai konsultan.
Pada umumnya, pekerjaan software engineer berbasis di kantor, dan sebagian besar pekerjaan dilakukan selama jam kerja normal.
Kendati demikian, kadang-kadang software engineer harus bekerja sampai larut malam atau selama akhir pekan, tergantung di mana dan atau ketika klien berada. Pekerjaan juga dapat dilakukan di rumah atau di mana saja selama memiliki komputer yang bisa digunakan.
Tugas dan Tanggung Jawab Software Engineer
Berikut beberapa tugas dan tanggung jawab software engineer yang perlu diketahui.
Bertanggung jawab atas seluruh siklus pengembangan produk, memperhatikan kebutuhan dan merancang solusi holistik, termasuk semua komponennya yang saling berhubungan.
Bertugas melakukan riset, mendesain, mengembangkan, melakukan pengujian, serta memelihara suatu software.
Menyusun berbagai metodologi untuk mengoptimalkan proses pengembangan software agar dapat menghasilkan produk yang sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman.
Merekomendasikan dan mengimplementasikan metode yang paling cocok dalam sebuah proyek pengembangan software.
Melakukan tugas-tugas pemrograman, analisis sistem, dan sebagian tugas software quality assurance engineer.
Mengembangkan program yang sudah ada dan menganalisis serta mengenali area untuk modifikasi.
Menganalisis dana, waktu, serta kelayakan desain.
Berkomunikasi dengan klien terkait desain serta spesifikasi software yang dibutuhkan.
Melakukan pekerjaan secara lintas tim untuk memberikan bimbingan teknis dan mendukung seluruh proses pengembangan suatu produk.
Memberi dukungan teknis sebagai bagian dari proses pengembangan produk.
Memperbarui pengetahuan kemampuan teknis dan kemampuan dengan menghadiri in-house dan atau kursus eksternal, membaca manual, dan mengakses aplikasi baru.
Mengembangkan software melalui pemrograman berbasis objek.
Melakukan manajemen proses pengembangan software, mulai dari desain hingga pengiriman produk.
Menghadirkan solusi untuk mengurangi berbagai kompleksitas pada setiap proyek dengan cara membagi sekumpulan masalah besar menjadi masalah-masalah yang lebih kecil. Dengan demikian, masalah tersebut dapat diselesaikan dengan solusi yang lebih baik dan efektif.
(SFR)
