Konten dari Pengguna

Mengenal Profil Afriansyah Noor, Politikus yang Memiliki Gelar Doktor

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi profil Afriansyah Noor - foto:pexels/Samer Daboul
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi profil Afriansyah Noor - foto:pexels/Samer Daboul

Profil Afriansyah Noor sebagai seorang politisi semakin banyak dicari, terutama setelah penunjukannya sebagai Wamenaker (Wakil Menteri Tenaga Kerja) pada Kabinet Merah Putih. Afriansyah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJH) pada awal pemerintahan Presiden Prabowo.

Noor Afriansyah yang memiliki sapaan akrab, Ferry, lahir di Jambi, dan menghabiskan masa kecil di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Namun, orangtuanya Fauzi Noor dan Upik Tando berasal dari Sumatera Barat. Afriansyah menikah dengan Lin Nurhayani dan memiliki empat orang.

Profil Afriansyah Noor di Dunia Politik dan Pemerintahan

ilustrasi profil Afriansyah Noor - foto:pexels/Christina Morillo

Mengutip Pendidikan dan Politik, Juri & Suparno (2020:127), dunia politik tidak bisa terlepas dari dunia pendidikan. Politikus diharapkan memiliki kemampuan secara kritis, kreatif dan rasional dalam menanggapi isu kewarganegaraan. Dengan latar belakang pendidikan yang memadai, seorang politikus dapat melakukan hal ini secara optimal.

Di dunia politik, Afriansyah bukanlah nama baru. Ia sudah menjadi kader Partai Bulang Bintang (PBB) sejak tahun 1998, sehingga dikenal sebagai salah seorang kepercayaan Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra.

Afriansyah pernah mengaajukan diri sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari PBB dalam empat kali gelaran pemilu. Kemudian, pada 2019, ia kembali mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif DPR RI untuk daerah pemilihan Sumatera Selatan I. Sayangnya, ia belum pernah berhasil.

Di dalam partai PBB, ia tercatat sebagai Sekretaris Jenderal PBB sejak tahun 1999-2024, hingga ia dicopot dari jabatannya. Afriansyah kemudian memutuskan bergabung dengan Partai Demokrat dan ditunjuk sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat pada 23 Maret 2925.

Bagaimana profil Afriansyah Noor sebagai politisi dengan latar belakang pendidikan Doktor? Afriansyah meraih gelar Sarjana Teknik dari Institut Sains dan Teknologi tahun 1997. Pendidikannya dilanjutkan di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia 2010, hingga meraih gelar Magister Sains.

Kemudian, pada tahun 2024, Afriansyah meraih gelar Doktor Administrasi Publik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Sriwijaya.

Afriansyah meraih predikat Cumlaude dengan desertasi berfokus pada ketenagakerjaan, berjudul “Model Collaborative Governance dalam Evaluasi Program Peningkatan Kualitas Pekerja Migran Indonesia”.

Pada tatanan pemerintahan, Afriansyah pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Jokowi pada 15 Juni 2022 hingga 20 Oktober 2024. Ia mendampingi mendampingi Ida Fauziyah yang menjadi Menteri Ketenagakerjaan saat itu.

Demikian profil Afriansyah Noor dengan latar pendidikan dan politik yang mumpuni. Penunjukkan Afriansyah kembali sebagai Wamenaker, berarti mengembalikan pria kelahiran 20 April 1972 ke jabatan lamanya. (RRS)

Baca Juga: Profil Uya Kuya, dari Dunia Hiburan Menjadi Politikus