Mengenal SaaS, Perangkat Lunak yang Memudahkan Perawatan Software

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

SaaS adalah kepanjangan dari Software as a Service yang merupakan perangkat lunak yang dijadikan sebagai layanan dan bersifat online.
SaaS disebut juga layanan aplikasi berbasis komputasi awan atau cloud. Untuk dapat mengurangi biaya perawatan dan pemeliharaan perangkat, SaaS adalah pilihan yang tepat bagi perusahaan.
Definisi SaaS
Definisi SaaS senantiasa berubah seiring perkembangan waktu. Hal tersebut dipengaruhi oleh munculnya model bisnis dan teknologi baru yang diterapkan oleh setiap perusahaan.
Berdasarkan jurnal Zenoss Core dalam Lingkungan SAAS (Software as a Service) untuk Aidot Teknologi Informasi oleh Hari Setiabudi Husni, dkk., secara umum cara kerja teknik SaaS adalah menyediakan aplikasi, yakni layanan perangkat lunak pada sebuah pusat data di dalam jaringan.
Perusahaan dapat memberikan akses aplikasi tersebut ke pengguna dengan menerapkan biaya langganan yang dikenal dengan vendor.
Contoh SAAS termasuk Microsoft Business Productivity Online Suite (BPOS), Google Docs, dan Gmail, Salesforce CRM, dan Oracle CRM on Demand.
Karakteristik SaaS
Berdasarkan buku Cloud Computing (Komputer Awan) oleh Herwin Anggeriana, Saas adalah evolusi lanjutan dari konsep Application Service Provider (ASP).
Saas merujuk pada software atau aplikasi tertentu berbasis internet yang ditawarkan oleh penyedia (provider) kepada pengguna.
Dalam hal ini, provider bertindak sebagai pemegang lisensi atas software tersebut. Pihak tersebut hanya memberikan layanan kepada pengguna untuk menggunakannya sesuai kebutuhan.
Dengan demikian penggunaan SaaS dapat menghilangkan kerumitan dalam hal pemeliharaan software, operasional, dan juga pendukung di suatu perusahaan. Istilah perangkat tersebut mengacu pada perangkat lunak suatu sistem yang umumnya memiliki beragam karakteristik.
Tidak semua perangkat lunak yang beredar di pasaran dapat dikategorikan sebagai SaaS. Ada empat karakteristik yang harus terpenuhi, di antaranya:
Berbasis internet, software harus dapat diakses dan dikelola oleh pengguna melalui media internet.
Software bersifat terpusat atau tersentral, itu memungkinkan pengguna untuk mengaksesnya dari mana pun dan kapan saja.
Memiliki fasilitas untuk memutakhirkan atau meningkatkan secara terpusat, sehingga pengguna tidak perlu mengundug patch atau meningkatkannya di masing-masing komputer.
Aplikasi yang ditawarkan oleh provider bersifat multi-tenant.
Keuntungan dari SaaS
Menurut jurnal Zenoss Core dalam Lingkungan SAAS (Software as a Service) untuk Aidot Teknologi Informasi oleh Hari Setiabudi Husni, dkk., keuntungan memenuhi kebutuhan teknologi informasi dengan memanfaatkan SaaS adalah:
Biaya investasi pengguna di awal rendah. Dengan begitu, suatu perusahaan dapat berinvestasi tanpa memiliki beban risiko yang tinggi.
Meningkatkan kualitas layanan vendor, sehingga akan terpacu untuk menyediakan aplikasi terbaik yang dimiliki.
Pengguna bisa menjadi raja, bahkan pihak yang tidak memiliki kemampuan teknologi tetap bisa memanfaatkan aplikasi yang ditawarkan.
Keamanan pengguna terjamin, karena semua aplikasi hanya digunakan via jaringan.
Meningkatkan efisiensi departemen Teknologi Informasi (TI) dalam suatu perusahaan. Karena semua aplikasi dikelola vendor, perusahaan tak perlu membayar staf TI dalam jumlah banyak.
(FNS)
