Konten dari Pengguna

Mengenal Sejarah dan Alat Musik Zaman Romawi

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah dan alat musik zaman romawi. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Sejarah dan alat musik zaman romawi. Foto: Unsplash

Musik zaman Romawi termasuk ke dalam bagian musik kuno, seperti musik zaman Yunani kuno, Mesir Kuno, Cina Kuno, dan lain sebagainya.

Mengutip dari buku Seni Budaya yang diterbitkan oleh Yudhistira Ghalia Indonesia, kekuasaan kekaisaran Roma sangat luas dan kuat, sehingga stabilitasnya mampu membantu perkembangan kesenian.

Popularitas musik pada zaman Romawi Kuno ini semakin meningkat karena Kaisar Nero pun dikenal sebagai pemain musik andal.

Lebih lanjut, pada zaman Romawi Kuno, musik merupakan bagian dari bentuk seni pertunjukan yang disebut dengan pantomimus, bentuk awal dari cerita balet yang dikombinasikan dengan menari, instrumental, dan nyanyian libretto.

Alat Musik Zaman Romawi

Organ jadi salah satu alat musik di zaman Romawi. Foto: Unsplash

Alat-alat musik yang diciptakan dan juga dikembangkan oleh pemusik Roma semakin bervariasi. Alat-alat musik ini juga dipakai dalam teater-teater terbuka untuk mengiringi pertarungan para gladiator.

Menurut jurnal yang berjudul Materi Musik Zaman Romawi yang disusun oleh Maya Hutajulu, berikut adalah alat-alat musik yang ada pada zaman Romawi. Simak di bawah ini.

1. Tuba Romawi

Tuba romawi adalah terompet perunggu lurus dan panjang dengan corong kerucut yang bisa dilepas seperti terompet Prancis modern.

Karena tidak memiliki katup, tuba hanya mampu menghasilkan rangkaian nada tunggal yang mungkin terdengar sangat familiar di telinga orang-orang modern.

Lebih lanjut, tuba juga digambarkan sebagai seni mozaik yang menyertai permainan dan juga acara tontonan.

2. Tibia

Tibia juga termasuk ke dalam alat musik tiup yang memiliki dua pipa buluh ganda dan umumnya dimainkan dengan kapistrum pita mulut untuk menahan kedua pipa.

Jika dibandingkan dengan zaman modern, tibia sering disamakan dengan klarinet karena memiliki suara yang rendah.

3. Kecapi

Kecapi merupakan salah satu alat musik petik yang bersuara dari kayu atau cangkang kura-kura yang dilapisi dengan kulit.

Lalu, lengan dari kecapi ini biasanya terbuat dari tanduk atau kayu binatanga dengan tali yang direntangkan dari palang ke tubuh yang bersuara.

Cara memainkan kecapi ini dipegang dan digendong dengan satu tangan dan dipetik dengan tangan yang lainnya.

4. Cithara

Cithara mirip dengan kecapi yang termasuk ke dalam alat musik petik. Jika dilihat dari bentuknya, antara kecapi dengan cithara memiliki persamaan.

Namun, cithara memiliki ukuran yang lebih besar, lebih berat, dan juga memiliki instrumen yang keras, manis dan juga menusuk dengan kemampuan penyetelan yang presisi.

Cithara dan kecapi ini yang menjadi awal mula adanya gitar di musik zaman modern.

5. Organ Hidrolis

Organ hidrolis merupakan salah satu alat musik yang cukup terkenal di masa zaman Romawi. Lebih lanjut, organ hidrolis ini merupakan papan tuts yang memanfaatkan tekanan air sebagai peniupnya.

Biasanya, organ hidrolis ini digunakan untuk mengiringi kontes dan juga acara gladiator di arena, serta pertunjukan panggung.

(JA)