Konten dari Pengguna

Mengenal Struktur Atom, dari Elektron, Proton, hingga Neutron

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengenal struktur atom, dari elektron, proton, hingga neutron. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Mengenal struktur atom, dari elektron, proton, hingga neutron. Foto: Unsplash

Struktur atom adalah susunan partikel dasar dalam atom. Istilah atom sendiri berarti sebagai benda keberadaan partikel terkecil dari suatu materi yang tidak bisa dibagi lagi.

Hasil penelitian menyatakan bahwa suatu atom ternyata tersusun atas partikel-partikel yang lebih kecil, yakni proton, neutron, dan elektron.

Mengutip buku Praktis Belajar Kimia karya Imam Rahayu, berikut adalah penjelasan serta perbedaan dari masing-masing partikel atom tersebut.

Elektron

Penemuan elektron berawal dari pembuatan tabung sinar katode oleh J. Plucker. Tabung sinar katode menjadi lebih berarti setelah J.J Thomson mempelajari sinar katode yang dihasilkan oleh tabung.

Thomson melaporkan data penelitiannya sebagai berikut, yakni:

  1. Sinar katode merambat dalam suatu garis lurus, kecuali gaya dari luar

  2. Sinar katode tertarik ke arah lempeng bermuatan positif

  3. Sinar ini terdiri atas partikel-partikel dengan masa tertentu

  4. Sifat sinar katode adalah sama, tidak bergantung pada bahan dan zat yang ada dalam tabung

Berdasarkan dari data tersebut, Thomson menyimpulkan hal-hal berikut ini:

  1. Sinar katode bermuatan negatif

  2. Angka banding muatan terhadap massa untuk sinar katode yaitu 1,7588 x 10 derajat celsius

  3. Partikel sinar katode adalah partikel dasar yang ada di dalam setiap materi

Nah, partikel sinar katode tersebut yang diberi nama elektron. Elektron sendiri merupakan salah satu dasar penyusun atom atau yang bisa disebut juga dengan kulit atom.

Elektron jadi salah satu partikel yang menyusun atom di dalamnya. Foto: Unsplash

Proton

Proton adalah partikel penyusun atom yang bermuatan positif dan memiliki massa sebesar massa hidrogen yaitu 1,67262 x 10^-27 kg atau 1.836 kali lebih berat dari elektron.

Proton berada dalam jauh dalam inti atom sehingga tidak dapat terganggu oleh partikel luar atom. Hal ini menyebabkan proton adalah subpartikel atom yang stabil.

Selain itu, jumlah proton didefinisikan sebagai nomor atom dan dalam model standar fisika partikel, proton terdiri dari dua jenis quark, yaitu quark u sebanyak dua buah dan satu quark d.

Neutron

Mengutip dari buku Kimia Dasar: Konsep dan Aplikasinya dalam Ilmu Tanah karya Sulakhudin, neutron adalah partikel subatom yang tidak memiliki muatan atau netral. Simbol dari neutron ini adalah n.

Proton dan neutron terikat bersama melalui gaya nuklir. Tidak hanya itu, neutron sendiri memiliki massa dan diameter yang hampir sama dengan proton dan dalam model standar fisika partikel, neutron terdiri dari tiga quark dan gluon.

Penemuan neutron ini dihasilkan melalui eksperimen yang dilakukan oleh James Chadwick di tahun 1932. Ternyata, partikel neutron yang menimbulkan radiasi berdaya tembus tinggi itu bersifat netral dan tidak bermuatan dan massanya hampir sama dengan proton.

Baik proton maupun neutron, kedua partikel atom ini terletak di dalam inti atom yang dikelilingi oleh elektron.

(JA)