Mengetahui Dampak Boros Listrik dan Berbagai Penyebabnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kehadiran energi listrik di kehidupan manusia telah banyak membantu kelancaran kegiatan sehari-hari. Listrik dapat membuat alat-alat rumah tangga, seperti alat elektronik dan lampu, menyala.
Mengutip dalam buku Kiat Hemat Bayar Listrik yang diterbitkan oleh Niaga Swadaya, listrik dimanfaatkan untuk menunjang berbagai kegiatan rumah tangga. Terdapat dua kelompok pemanfaatan energi listrik, yaitu:
Manfaat primer, yaitu manfaat listrik dalam kegiatan pokok rumah tangga, yang meliputi pencahayaan, pengudaraan, dan tata air.
Manfaat sekunder, yaitu pemanfaatan listrik yang dapat digunakan sebagai penghasil energi untuk menyalakan berbagai alat listrik yang lain.
Penggunaan energi listrik di kehidupan sehari-hari memerlukan bahan bakar dan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, perlu menanamkan kesadaran manusia untuk menggunakan energi listrik seperlunya saja, tidak boros dalam pemakaiannya.
Saat ini, mayoritas pembangkit listrik yang ada menggunakan bahan bakar fosil. Jumlahnya sangat terbatas dan tidak dapat diperbaharui dalam waktu yang singkat, serta termasuk ke dalam energi yang tidak dapat perbarui.
Sebaliknya, pertambahan penduduk di dunia menyebabkan peningkatan akan permintaan daya listrik yang berkembang setiap tahunnya. Dalam rangka mengatasi permasalahan tersebut, maka wajib masyarakat untuk melangsungkan gerakan hemat energi listrik.
Dampak Boros Listrik
Sebelumnya telah disinggung bahwa pembangkit listrik yang ada saat ini berasal dari bahan bakar fosil, yang jumlahnya sangat terbatas dan sulit mengalami pembaruan. Jika manusia tidak bisa mengontrol penggunaan listriknya, akan menimbulkan dampak dari hal itu.
Tri Julianto dalam Modul SD Kelas VI Tema 4 Subtema 2 Pembelajaran 1, 2, dan 3 mengatakan bahwa salah satu dampak boros listrik adalah terjadinya pemanasan global, yang disebabkan peningkatan suhu Bumi.
Meningkatnya suhu Bumi terjadi karena beberapa faktor, antara lain berasal dari gas buangan dari produk elektronik seperti AC dan kulkas, serta gas hasil pembakaran dari kendaraan bermotor.
Hal itu semakin diperparah dengan kondisi lahan hijau yang tidak berfungsi dengan baik. Lahan hijau diciptakan sebagai pencuci udara kotor, tapi beberapa lahan hijau justru dihilangkan, dibakar, dan ditebangi pohonnya oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Pemanasan global di Bumi akan mengakibatkan timbulnya cuaca tidak teratur, musim panas yang lebih panjang dari biasanya, hingga mengakibatkan kekeringan yang terjadi di mana-mana, khususnya di wilayah yang tidak mempunyai lahan hijau,
Penyebab Boros Listrik
Mengutip dari skripsi yang berjudul Analisis Potensi Pemborosan Energi Listrik di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia milik Ramadhani Deniarto, contoh penyebab boros listrik berkaitan dengan kebiasan yang dilakukan, di antaranya:
Menghidupkan lampu pada siang hari
Menggunakan AC walau tidak ada orang
Menggunakan AC, tapi tidak menutup dengan rapat pintu dan jendela-jendela yang terbuka
Menghidupkan peralatan elektronik walau tidak digunakan.
(HDP)
Frequently Asked Question Section
Apa saja kelompok pemanfaatan energi listrik?

Apa saja kelompok pemanfaatan energi listrik?
Manfaat primer (manfaat listrik dalam kegiatan pokok rumah tangga) dan manfaat sekunder (pemanfaatan listrik yang dapat digunakan sebagai penghasil energi untuk menyalakan berbagai alat listrik yang lain).
Apa saja faktor meningkatnya suhu Bumi?

Apa saja faktor meningkatnya suhu Bumi?
Meningkatnya suhu Bumi terjadi karena beberapa faktor, antara lain berasal dari gas buangan dari produk elektronik seperti AC dan kulkas, serta gas hasil pembakaran dari kendaraan bermotor.
Apa efek pemanasan global di Bumi?

Apa efek pemanasan global di Bumi?
Pemanasan global di Bumi akan mengakibatkan timbulnya cuaca tidak teratur, musim panas yang lebih panjang dari biasanya, hingga mengakibatkan kekeringan.
