Mengetahui Faktor Kemacetan dan Akibat Lalu Lintas Macet

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lalu lintas adalah gerak kendaraan dan orang di ruang lalu lintas jalan, sebagaimana yang didefinisikan dalam UU No 22 tahun 2009. Setiap orang menggunakan fasilitas jalan untuk berkendara dan melancarkan proses perpindahannya.
Namun sayangnya, permasalahan yang tak kunjung henti dari kondisi jalanan adalah kemacetan. Kondisi jalan yang macet ini menjadi hal yang paling dihindari oleh setiap orang yang ingin melaksanakan aktivitasnya.
Kemacetan umumnya terjadi di beberapa kota besar, seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Selain itu juga, kemacetan lalu lintas sering ada di dekat pusat perkotaan seperti mal, atau daerah yang dekat dengan sarana umum seperti sekolah.
Kemacetan berasal dari kata macet, yang mempunyai arti terhenti, tidak lancar, atau tidak dapat berfungsi dengan baik. Sementara kemacetan dapat diartikan sebagai keadaan ketika sesuatu tidak berjalan dengan sempurna.
Macet masih menjadi salah satu permasalahan utama yang harus ditangani oleh pemerintah, khususnya pemerintah di tiap daerah. Beberapa upaya telah dilakukan pemerintah, misalnya dengan menerapkan kebijakan atau menyiapkan jalur fungsional.
Faktor Kemacetan
Jalanan yang macet disebabkan oleh banyak faktor. Dikutip dari buku Mengatasi Kemacetan Lalu Lintas di Kota-Kota Besar: Optimalisasi Bentuk Jalan, Kebijakan dan Dana milik M.S. Gumelar, berikut adalah beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kemacetan.
Masuknya alat-alat transportasi milik pribadi ke satu jalanan secara bersamaan. Misalnya, kondisi kemacetan yang sering terjadi di jalanan menuju tempat wisata.
Semakin bertambahnya jumlah kendaraan pribadi yang dimiliki oleh seseorang dari waktu ke waktu.
Bentuk jalan yang tidak tertata dengan baik, meliputi lebar jalan, permukaan jalan yang rusak, serta percabangan dan persilangan bentuk jalan.
Jalan yang tidak punya drainase air yang baik sehingga ketika hujan cenderung akan menggenang airnya, yang menyebabkan alat transportasi berjalan lambat.
Kondisi yang ramai di tepi jalan, yang diperparah dengan banyaknya kendaraan umum menunggu penumpang di area tersebut.
Intensitas dan frekuensi kereta api yang melewati area jalan dan menimbulkan kemacetan kepada transportasi non kereta.
Akibat Lalu Lintas Macet
Permasalahan macet menimbulkan dampak sosial dan dampak ekonomi yang dirasakan oleh para pengguna jalan. Mengutip dari buku Manajemen Lalu Lintas oleh Dr-Ing. Ir. Daud Nawir S.T., M.T., akibat lalu lintas macet, yaitu sebagai berikut.
1. Dampak Sosial
Merasa kelelahan karena terjebak lalu lintas macet
Menimbulkan perasaan kesal karena menunggu terlalu lama dalam kendaraan di suasana yang tidak nyaman
Menimbulkan perasaan stres, terlebih ketika tidak ada teman perjalanan
Kerugian waktu karena kecepatan perjalanan rendah.
2. Dampak Ekonomi
Kerugian yang dialami karena pemborosan/penghabisan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kendaraannya
Hilangnya penghasilan
Potensi ekonomi yang bisa saja hilang karena waktunya terbatas.
(HDP)
Frequently Asked Question Section
Apa pengertian lalu lintas sesuai dengan UU No 22 tahun 2009?

Apa pengertian lalu lintas sesuai dengan UU No 22 tahun 2009?
Lalu lintas adalah gerak kendaraan dan orang di ruang lalu lintas jalan.
Apa asal-usul kata kemacetan?

Apa asal-usul kata kemacetan?
Kemacetan berasal dari kata macet, yang mempunyai arti terhenti, tidak lancar, atau tidak dapat berfungsi dengan baik. Sementara kemacetan dapat diartikan sebagai keadaan ketika sesuatu tidak berjalan dengan sempurna.
Apa salah satu faktor penyebab kemacetan?

Apa salah satu faktor penyebab kemacetan?
Bentuk jalan yang tidak tertata dengan baik, meliputi lebar jalan, permukaan jalan yang rusak, serta percabangan dan persilangan bentuk jalan.
