Model Atom Rutherford: Sejarah Penemuan hingga Kelebihan dan Kekurangannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Model atom Rutherford adalah salah satu teori atom yang digunakan untuk mengenali sifat dasar dari suatu benda.
Dalam ilmu kimia, terdapat beberapa model atom lainnya selain model atom Rutherford. Model atom Rutherford sendiri merupakan teori atom yang namanya diambil dari penemunya, yakni Ernest Rutherford.
Untuk memahami model atom Rutherford lebih lanjut, simak beberapa informasi terkait model atom Rutherford di bawah ini.
Sejarah Penemuan Model Atom Rutheford
Model atom Rutherford adalah teori atom yang dikembangkan oleh Ernest Rutherford pada tahun 1911. Teori ini menyangkal teori atom yang dikemukakan oleh J.J Thomson berdasarkan percobaan Geiger-Marsden yang dilakukan pada tahun 1909.
Dikutip dari buku Rangkuman Rumus Matematika, Fisika & Kimia SMA karya Redaksi Kawan Pustaka, percobaan yang dilakukan oleh Rutherford menunjukkan adanya kekeliruan dalam teori atom Thompson.
Adapun penemuan yang dikemukakan oleh Rutherford terkait atom ialah sebagai berikut:
Atom adalah bola berongga yang tersusun dari inti atom dan elektron yang mengelilinginya.
Inti atom bermuatan positif. Selain itu, massa atom terpusat apda inti atom.
Model Atom Rutheford
Berdasarkan penemuannya, Rutherford mengibaratkan bahwa atom persis dengan sistem tata surya, yang mana matahari dikelilingi oleh planet-planet.
Oleh karena itu, model atom Rutherford sering kali disebut sebagai model atom planet. Percobaan yang dilakukan oleh Rutherford kemudian menghasilkan model atom Rutherford sebagai berikut:
Sebagian besar ruangan dalam atom merupakan ruangan kosong.
Atom terdiri dari inti atom yang bermuatan positif dan hampir seluruh massa atom berpusat pada bagian inti.
Elektron beredar mengelilingi inti atom.
Jumlah muatan inti sama dengan jumlah muatan elektron yang bersifat netral.
Akibat penemuannya ini, Rutherford dinilai telah berjasa atas pengenalan konsep lintasan atau kedudukan elektron yang kelak disebut dengan kulit atom.
Kelebihan dan Kekurangan Model Atom Rutherford
Sama halnya dengan teori atom lainnya, model atom Rutherford tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan.
Menurut Imam Rahayu dalam bukunya yang berjudul Praktis Belajar Kimia, berikut kelebihan dan kekurangan model atom Rutherford.
1. Kelebihan Model Atom Rutherford
Kelebihan dari model atom Rutherford adalah sebagai berikut:
Dapat menerangkan peristiwa terjadinya penghamburan partikel alfa oleh selaput tipis emas.
Dapat mengemukakan keberadaan inti atom yang bermuatan positif dan merpuakan pusat massa atom.
2. Kelemahan Model Atom Rutherford
Model atom Rutherford memiliki sejumlah kelemahan, yakni:
Bertolak belakang dengan teori elektron dinamika klasik, yang mana suatu partikel bermuatan listrik apabila bergerak akan memancarkan energi.
Elektron bermuatan negatif yang beredar mengelilingi inti kehilangan energi terus-menerus hingga akhirnya membentuk lapisan spiral dan jatuh ke inti. Padahal, nyatanya hal ini tidak terjadi, elektron tetap dikatakan stabil pada lintasannya.
Model atom Rutherford tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa salah satu kelebihan model atom Rutherford?

Apa salah satu kelebihan model atom Rutherford?
Kelebihan dari model atom Rutherford adalah dapat menerangkan peristiwa terjadinya penghamburan partikel alfa oleh selaput tipis emas.
Apa salah satu kekurangan model atom Rutherford?

Apa salah satu kekurangan model atom Rutherford?
Model atom Rutherford memiliki sejumlah kelemahan, salah satunya bertolak belakang dengan teori elektron dinamika klasik.
Apa teori yang disangkal oleh model atom Rutherford?

Apa teori yang disangkal oleh model atom Rutherford?
Teori ini menyangkal teori atom yang dikemukakan oleh J.J Thomson berdasarkan percobaan Geiger-Marsden yang dilakukan pada tahun 1909.
