Konten dari Pengguna

Molekul pada Materi Genetika yang Mendasari Pewarisan Sifat Makhluk Hidup

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Molekul pada materi genetika yang mendasari pewarisan sifat makhluk hidup. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Molekul pada materi genetika yang mendasari pewarisan sifat makhluk hidup. Foto: Unsplash

Setiap makhluk hidup memiliki pewarisan sifatnya masing-masing yang terkadang berasal dari genetika atau keturunan.

Pewarisan sifat melalui genetika ini juga dipelajari dalam pelajaran ilmu pengetahuan alam. Tujuannya untuk mengetahui bahwa genetika memiliki peran yang penting.

Mengutip buku Genetika karya Elya Nusantari, genetika merupakan cabang biologi yang menyangkut dengan pewarisan sifat (hereditas) dan variasi. Oleh karena itu, genetika juga bisa berperan pada pertumbuhan bentuk hingga warna rambut.

Tidak hanya itu, genetika juga bisa menjadi faktor munculnya sifat seseorang. Lantas, mengapa genetika bisa menjadi salah satu faktor pewarisan sifat makhluk hidup? Berikut penjelasannya.

Molekul Genetika yang Mendasari Sifat Makhluk Hidup

Molekul pada materi genetika yang mendasari pewarisan sifat makhluk hidup. Foto: Unsplash

Molekul pada materi genetika yang mendasari pewarisan sifat makhluk hidup adalah DNA atau asam deoksiribonukleat. DNA sendiri merupakan molekul yang berada pada genetika dan letaknya berada di kromosom.

Itulah mengapa DNA dan genetika memiliki hubungan dalam pewarisan sifat makhluk hidup.

DNA pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan bernama Gregor Johan Mendel. Karena penemuannya tersebut, Gregor disebut sebagai Bapak Genetika.

Menurut Buku Ajaran Genetika Dasar karya Yunus Efendi, DNA adalah salah satu jenis asam nukleat selain RNA yang menjadi pembawa informasi genetika. Berikut beberapa sifat dari DNA:

  • Salah satu asam nukleat

  • Sifatnya kekal sehingga dapat diwariskan

  • Mempunyai pola nukleotida yang berbeda, kecuali pada bayi kembar

  • Dapat menjadi kode genetik

Kode genetik yang ada karena DNA bisa membantu beberapa orang untuk mengetahui perubahan dan kelainan dari komposisi gen. Oleh karena itu, kebanyakan orang mengenal adanya tes DNA atau tes genetika.

Tes ini sendiri tidak boleh dijalani sembarangan. Biasanya tes ini dilakukan untuk beberapa orang yang memang membutuhkannya. Misalnya, seseorang yang ingin mendeteksi kelainan penyakit.

Hubungan DNA, Genetika, dan Kromosom

Molekul pada materi genetika yang mendasari pewarisan sifat makhluk hidup. Foto: Unsplash

DNA memiliki hubungan yang erat dengan genetika dan kromosom. Hal itu karena DNA yang berada pada gen yang terletak di dalam kromosom.

Kromosom sendiri dibagi menjadi dua macam dan keduanya sama-sama berpengaruh untuk pewarisan jenis kelamin atau sifat-sifatnya.

Berikut dua macam kromosom seperti yang dikutip dari buku Genetika: Belajar Genetika dengan Mudah & Komprehensif karya Dr. Elya Nusantari, M.Pd.

Kromosom tubuh

Kromosom ini memiliki tugas untuk mengendalikan bentuk tubuh seseorang, misalnya warna kulit, warna rambut, warna mata, dan tinggi badan.

Kromosom seks

Kromosom ini menentukan jenis kelamin seseorang. Jenis kelamin terdiri dari X dan Y, jika di dalam tubuh terdapat kromosom XX maka orang tersebut memiliki jenis kelamin perempuan.

Sementara itu, jika kromosom yang ada dalam tubuh XY maka orang tersebut berjenis kelamin laki-laki.

(JA)

Frequently Asked Question Section

Apa saja sifat-sifat DNA?

chevron-down

Salah satu asam nukleat, sifatnya kekal, mempunyai pola nukleotida, dan dapat menjadi kode genetik.

Apa saja jenis-jenis kromosom?

chevron-down

Kromosom tubuh dan kromosom seks.

Apa tugas dari kromosom tubuh?

chevron-down

Kromosom ini memiliki tugas untuk mengendalikan bentuk tubuh seseorang, misalnya warna kulit, warna rambut, warna mata, dan tinggi badan.