Konten dari Pengguna

Nafas Berbunyi saat Dihembuskan Adalah Gejala Awal Penyakit Apa?

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Asma adalah salah satu penyakit yang menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan. Sumber: Freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
Asma adalah salah satu penyakit yang menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan. Sumber: Freepik.com

Sistem pernapasan merupakan salah satu sistem yang berperan penting bagi manusia. Hal tersebut disebabkan oleh kebutuhan manusia akan oksigen yang membuat sistem ini menjadi sangat vital.

Untuk itu, kesehatan dari sistem pernapasan perlu dijaga agar tidak menyebabkan sejumlah gangguan. Apabila terdapat gangguan-gangguan tersebut, organ-organ pernapasan akan mengalami penurunan dalam kerjanya untuk melaksanakan suatu fungsi.

Salah satu tanda yang dirasakan oleh seseorang yang mengalami gangguan pada sistem pernapasan adalah napas berbunyi. Napas berbunyi adalah gejala awal dari sebuah penyakit. Apakah nama penyakit tersebut? Berikut jawabannya.

Nafas Berbunyi saat Dihembuskan Adalah Gejala Awal Penyakit Apa?

Dikutip dari buku Buku Pintar Kesehatan Anak yang disusun oleh Aulia Fadhila, napas berbunyi saat dihembuskan adalah gejala awal penyakit asma. Asma adalah salah satu penyakit yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada sistem pernapasan.

Menurut Soedarto dalam bukunya yang berjudul Buku Ajar Parasitologi Kedokteran, asma merupakan penyakit kronis yang mengganggu jalan napas akibat adanya inflamasi dan pembengkakan dinding dalam saluran napas.

Akibatnya, saluran menjadi sangat sensitif terhadap masuknya benda asing yang menimbulkan reaksi berlebihan.

Dampak dari kondisi tersebut membuat saluran pernapasan menyempit dan jumlah udara yang masuk dalam paru-paru berkurang. Itulah mengapa seseorang yang terserang asma akan kesulitan bernapas.

Selain kesulitan bernapas, penderita asma akan merasakan sejumlah gejala, yakni beruap batuk-batuk, sesak napas, bunyi saat bernapas (wheezing atau mengi), rasa tertekan pada dada, dan gangguan tidur pada malam hari karena batuk yang berlebihan dan adanya rasa sesak napas.

Asma cenderung diderita oleh anak-anak. Sumber: Pixabay.com

Asma paling sering diderita oleh anak-anak. Pada masa kanak-kanak, anak laki-laki cenderung lebih sering mengalami asma daripada anak perempuan. Namun, pada usia dewasa, baik laki-laki maupun perempuan memiliki risiko asma yang sama besarnya.

Adapun sejumlah faktor yang menyebabkan timbulnya penyakit asma. Soedarto dalam buku yang sama menyebutkan bahwa berikut beberapa faktor yang dapat menyebabkan penyakit asma, yaitu:

  • Kegiatan fisik yang berlebihan.

  • Melakukan kontak dengan bahan-bahan allergen dan iritan.

  • Infeksi akibat dari adanya suatu virus.

  • Obat-obatan, seperti aspirin, beta-blockers.

  • Riwayat genetik atau keturunan.

  • Gastroesophageal reflux disease atau GERD.

  • Bahan kimia dan debu di tempat kerja.

Agar terhindar dari penyakit asma dibutuhkan langkah-langkah tertentu agar dapat mencegah timbulnya penyakit asma. Mengutip dari situs resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, berikut langkah-langkah pencegahan penyakit asma:

Salah satu cara untuk menghindari penyakit asma adalah menghindari tempat yang berpotensi mengganggu sistem pernapasan. Sumber: Freepik.com
  • Berhenti merokok.

  • Hindari paparan asap rokok, debu, polusi udara, bau-bauan yang mengiritasi seperti parfum, obat semprot serangga, deterjen cucian.

  • Jangan memelihara hewan seperti anjing dan kucing.

  • Gunakan kasur dan bantal sintesis atau jika tidak ada, gunakan kain penutup yang terbuat dari bahan sintesis.

  • Usahakan tidak memakai karpet di dalam rumah atau kamar tidur.

  • Jemur dan tepuk-tepuk kasur secara rutin.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa itu penyakit asma?

chevron-down

Asma merupakan penyakit kronis yang mengganggu jalan napas akibat adanya inflamasi dan pembengkakan dinding dalam saluran napas.

Apa saja gejala asma?

chevron-down

Selain kesulitan bernapas, penderita asma akan merasakan sejumlah gejala, yakni beruap batuk-batuk, sesak napas, bunyi saat bernapas (wheezing atau mengi), rasa tertekan pada dada, dan gangguan tidur pada malam hari.

Apa saja faktor yang menyebabkan penyakit asma?

chevron-down

Kegiatan fisik yang berlebihan, melakukan kontak dengan bahan-bahan allergen dan iritan, infeksi akibat dari adanya suatu virus, dan riwayat genetik.