Nama-nama Bangun Datar Lengkap dengan Sifat-sifatnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bangun datar menjadi bagian dari materi geometri matematika yang dipelajari di sekolah. Bangun datar merupakan bangun yang memiliki permukaan datar dan memiliki dua dimensi, yakni panjang dan lebar.
Permukaan bangun datar dibatasi oleh garis lurus ataupun garis lengkung. Ada banyak bentuk bangun datar yang sering dijumpai sehari-hari.
Berikut penjelasan lebih lanjut tentang nama-nama bangun datar lengkap dengan sifat-sifatnya.
Nama-nama Bangun Datar
Mengutip buku Belajar Bangun Datar oleh Fajar Wahyudi dan Kunthi Pratiwi, jenis bangun datar bermacam-macam, antara lain sebagai berikut.
1. Segitiga
Segitiga merupakan bangun datar yang terbentuk dari tiga garis. Berdasarkan panjang sisinya, segitiga dibedakan menjadi tiga, yaitu segitiga sama sisi, segitiga sama kaki, dan segitiga sembarang.
Berikut karakteristik segitiga sama sisi:
Ketiga sisinya sama panjang.
Ketiga sudutnya sama besar, yaitu 60°.
Mempunyai 3 simetri putar dan simetri lipat.
Berikut karakteristik segitiga sama kaki:
Kedua sisinya sama besar.
Kedua sudutnya sama besar.
Berikut karakteristik segitiga sembarang:
Ketiga sisinya tidak sama panjang.
Ketiga sudutnya tidak sama besar.
Jumlah ketiga sudutnya 180°.
Tidak memiliki simetri lipat.
Simetri putarnya hanya satu.
Sementara itu, berdasarkan besar sudutnya, segitiga dikelompokkan menjadi:
Segitiga lancip, memiliki sudut kurang dari 90°.
Segitiga siku-siku, memiliki sudut 90°.
Segitiga tumpul, memiliki sudut lebih dari 90°.
2. Persegi
Persegi atau bujur sangkar merupakan bangun datar yang keempat sisinya sama panjang. Ubin dan permukaan dadu adalah contoh benda berbentuk persegi.
Sifat-sifat persegi antara lain sebagai berikut:
Mempunyai 4 sisi yang sama panjang.
Mempunyai 4 sudut yang sama besar.
Mempunyai 4 sudut siku-siku.
Mempunyai 2 diagonal sama panjang dan saling tegak.
Mempunyai 4 simetri lipat dan simetri putar.
3. Persegi Panjang
Sama seperti bujur sangkar, persegi juga terbentuk dari empat sisi. Namun, keempat sisi persegi panjang tidak sama panjang. Yang sama hanyalah kedua sisi yang berhadapan.
Persegi panjang mempunyai sifat-sifat antara lain:
Memiliki 4 sisi.
Memiliki 4 sudut sama besar.
Memiliki 2 diagonal sama panjang yang tidak saling tegak lurus.
Memiliki 2 simetri lipat dan simetri putar.
4. Jajar Genjang
Jajar genjang adalah bangun datar dua dimensi yang terbentuk dari dua pasang rusuk yang masing-masing sama panjang dan sejajar dengan pasangannya.
Sifat-sifat yang dimiliki jajar genjang di antaranya:
Sisi jajar genjang yang berhadapan sejajar dan sama panjang.
Dua sisi lainnya tidak saling tegak lurus.
Mempunyai 4 sudut, yaitu 2 sudut berpasangan dan 2 sudut berhadapan.
Sudut yang saling berdekatan besarnya 180°.
Mempunyai 2 diagonal yang tidak sama panjang.
Tidak mempunyai simetri lipat dan simetri putar.
5. Belah Ketupat
Belah ketupat memiliki bentuk yang serupa dengan jajar genjang. Namun, bangun datar ini memiliki empat rusuk yang sama panjang dengan sifat-sifat sebagai berikut:
Memiliki 2 diagonal yang saling berpotongan.
Sudut-sudutnya saling berhadapan.
6. Layang-layang
Layang-layang merupakan gabungan dua bangun segitiga sama kaki. Segitiga yang membentuk layang-layang tersebut memiliki alas sama panjang dan berimpit.
Layang-layang dapat dibedakan dengan sifat-sifat sebagai berikut:
Mempunyai 4 sisi sepasang-sepasang yang sama panjang.
Mempunyai 4 sudut.
Sepasang sudut yang berhadapan sama besar.
Mempunyai 2 diagonal berbeda dan tegak lurus.
7. Trapesium
Trapesium merupakan salah satu turunan bangun datar segi empat. Trapesium terbentuk dari empat buah rusuk yang dua di antaranya saling sejajar tapi tidak sama panjang.
Trapesium terbagi menjadi dua jenis, yaitu:
Trapesium sama kaki, merupakan trapesium yang kedua sisinya sejajar dan sisi tegaknya sama panjang.
Trapesium siku-siku, yaitu trapesium yang salah satu sudutnya siku-siku, membentuk sudut 90°.
8. Lingkaran
Ligkaran merupakan satu-satunya bangun datar yang tidak memiliki sudut. Itu karena sisi-sisi lingkaran dibatasi oleh garis lengkung. Ban, jam dinding, dan rambu lalu lintas merupakan contoh benda berbentuk lingkaran.
Lingkaran dapat dibedakan dengan ciri-ciri sebagai berikut:
Memiliki titik pusat.
Memiliki diameter atau garis tengah yang membagi lingkaran menjadi dua sisi seimbang.
Memiliki jari-jari yang menghubungkan titik pusat dengan titik busur lingkaran.
Sudut lingkaran berjumlah 180°.
(ADS)
