Nama Unik untuk Usaha Makanan, Ini Daftarnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nama unik untuk usaha makanan menjadi salah satu daya tarik bagi konsumen. Label atau nama merupakan sebuah identitas yang pertama kali dikenal oleh orang lain.
Begitu juga dalam bisnis, nama usaha menjadi keutamaan agar dapat berkembang dan dikenal. Oleh karena itu, seorang pengusaha harus pandai dan kreatif dalam menciptakan julukan yang unik.
Semakin kreatif seseorang membuat suatu usaha, potensi untuk menarik perhatian konsumen pun semakin besar. Apa saja nama unik yang dapat menjadi inspirasi? Simak uraiannya berikut ini.
Nama Unik untuk Usaha Makanan
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, usaha merupakan kegiatan mengerahkan tenaga, pikiran, badan, untuk mencapai suatu maksud. Sebuah usaha juga dapat diartikan sebagai perbuatan untuk mencapai sesuatu.
Mengutip dari jurnal Nama-Nama Usaha Dagang Makanan dan Minuman di Jalan Selokan Mataram, Kecamatan Depok Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta: Kajian Sosiolinguistik oleh Adhimas Satriyo, beragam nama usaha makanan dapat ditemukan di berbagai daerah Indonesia.
Keanekaragaman nama usaha makanan ini merupakan bentuk kreativitas warga yang disalurkan dalam bentuk usaha makanan. Para pengusaha makanan membuat nama-nama usaha yang unik dengan tujuan untuk menarik para konsumen.
Berikut nama-nama unik untuk usaha makanan yang kental bernuansa plesetan dari usaha makanan yang sudah ada:
Nasi Balap
Mr. Gebuk
Ken-Tuku Fried Chicken
Sego Macan Echo+Lan Wareg
Sor Pring Coffee & Tea
Spesial Sambal Waroeng
Waroeng Makan Mr. Pedaz “Jagonya Pedas”
Waroeng Pojok One Two
Kedai Sambal X’ tra hot “X’tra pedasya X’tra nikmatnya”
En Zo Cafe
Teknik Pengolahan Makanan
Selain nama unik untuk usaha makanan, teknik pengolahan makanan juga penting dalam persaingan bisnis makanan.
Ada beberapa jenis pengolahan makanan secara fisik untuk yang ingin berbisnis makanan. Berikut pembahasannya merujuk pada buku Prakarya dan Kewirausahaan yang ditulis oleh Lara Hijriani.
Pengeringan
Teknik pengeringan merupakan proses untuk mengeluarkan atau menguapkan sebagian besar air yang dikandung melalui penggunaan energi panas. Kandungan air di dalam bahan dikurangi sampai batas mikroorganisme tidak dapat tumbuh lagi di dalamya.
Pengawetan Suhu Rendah
Teknik pendinginan adalah penyimpanan bahan pangan di atas suhu pembekuan. Sedangkan pengawetan dengan pembekuan adalah penyimpanan bahan pangan dalam keadaan beku.
Pengawetan suhu rendah dapat mengawetkan bahan makanan selama beberapa hari atau minggu tergantung bahan pangannya. Sedangkan pembekuan dapat mengawetkan bahan makanan sekitar beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun.
Pengemasan
Pengemasan merupakan pengawetan untuk mencegah kerusakan mekanis serta mengatasi perubahan kadar air. Perkembangan dalam pengemasan sangat pesat, misalnya, pengemas plastik, kayu, karton, gelas, dan metal.
Pembuatan Tepung
Teknik ini merupakan pengelolaan bahan makanan dengan cara mengubahnya menjadi tepung. Proses ini memudahkan pengemasan dan penyimpanan dalam waktu lama.
Cara ini biasanya diterapkan pada bahan makanan yang mengandung karbohidrat. Contohnya, padi, jagung, gandum, dan sebagainya.
(FNS)
