Napas Berbunyi Saat Dihembuskan Adalah Gejala Awal Penyakit Apa Saja?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Beberapa orang tidak menyadari bahwa napas berbunyi saat dihembuskan adalah gejala awal penyakit yang menyerang gangguan pernapasan.
Fenomena itu disebut dengan peristiwa mengi atau napas berbunyi. Kejadian ini menjadi ciri bahwa terjadi gangguan atau masalah pernapasan.
Menurut laman resmi Kementerian Kesehatan, mengi adalah suara khas yang dihasilkan ketika udara mengalir melalui saluran napas yang menyempit. Biasanya mengi terdengar seperti suara bisikan.
Pernyataan ini juga disebutkan dalam Global Intiative for Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD) pada tahun 2016, mengi dan sesak dada adalah gejala tidak spesifik untuk PPOK.
PPOK sendiri adalah akronim dari penyakit paru obstruktif kronik. Suara mengi tersebut muncul karena adanya vibrasi pada dinding saluran pernapasan.
Mengi akan terdengar lebih jelas pada fase ekspirasi, karena pada umumnya fase ini menyebabkan saluran pernapasan menjadi lebih sempit.
Penyakit yang Menyebabkan Mengi
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang penyakit apa saja yang diawali dengan mengi, berikut ulasannya, seperti yang dikutip dari berbagai sumber.
1. Asma
Mengutip jurnal Asma pada Anak di Indonesia: Penyebab dan Pencetus yang disusun oleh Ika Dharmayanti, asma adalah penyakit gangguan pernapasan yang dapat menyerang anak-anak hingga orang dewasa, tetapi penyakit ini lebih banyak terjadi pada anak-anak.
Asma sendiri ditandai dengan saluran pernapasan yang mengalami masalah dalam keterbatasan saluran udara. Karena masalah tersebut, asma mengakibatkan pengidapnya sering mengalami gejala, seperti:
Mengi
Dada seperti ditekan
Batuk yang biasanya sering terjadi di malam hari atau saat suhu udara sedang dingin-dinginnya.
2. ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan)
ISPA atau yang dikenal dengan infeksi saluran pernapasan merupakan penyakit yang infeksi di saluran pernapasan, yang menimbulkan gejala batuk, pilek, mengi disertai dengan demam.
Tidak hanya itu, ISPA juga sering membuat pengidapnya mengalami mengi. Menurut buku Pedoman WHO yang berjudul Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Saluran Pernapasan Akut, ISPA termasuk penyakit pernapasan yang cukup dikhawatirkan.
Hal tersebut karena penyebarannya yang terjadi melalui droplet. Namun, ada beberapa cara lain yang menyebabkan banyak orang tertular ISPA, yakni kontak dengan tangan atau permukaan yang terkontaminasi.
3. Pneumonia
Mengutip jurnal berjudul Pneumonia karya Karina Damayanti, pneumonia didefinisikan sebagai peradangan yang mengenai paru-paru, distal dari bronkiolus terminalis yang mencakup bronkiolus respiratorius, dan alveoli, serta menimbulkan konsolidasi jaringan paru dan gangguan pertukaran gas.
Gejala pneumonia sendiri diawali dengan demam, batuk, sesak napas, mengi, hingga menggigil. Umumnya, pneumonia disebabkan karena mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur, dan protozoa yang ada di lingkungan sekitar manusia.
Pneumonia menjadi salah satu penyakit serius yang perlu ditangani. Ini karena pneumonia bisa menyerang sebagian atau satu organ paru-paru. Akibatnya, seseorang sulit untuk bernapas karena paru-paru yang tidak bekerja dengan semestinya.
(JA)
