Konten dari Pengguna

Nekton: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi nekton. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi nekton. Foto: iStock

Nekton adalah organisme perairan yang memiliki kemampuan untuk berenang bebas di dalam kolom air dan mampu menentukan sendiri arah geraknya.

Meskipun dapat berenang dengan bebas, nekton tidak dapat hidup di setiap tempat. Hal ini disebabkan oleh keadaan suhu, kepadatan air, dan kandungan garam yang berbeda-beda.

Artikel ini akan membahas lebih jauh mengenai pengertian, ciri-ciri, dan contoh nekton. Simak selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Nekton

Ilustrasi nekton. Foto: iStock

Dikutip dari Dasar-Dasar Kimia Air, Makanan dan Minuman oleh Indra Lasmana Tarigan, nekton adalah kelompok organisme yang tinggal di dalam kolom air, baik di perairan tawar maupun laut.

Menurut Haerunnisa Sellang dalam Biologi Perairan, nekton adalah kelompok hewan laut yang dapat bergerak sendiri ke sana ke mari, seperti ikan-ikan laut, reptil laut, cumi-cumi, dan lainnya.

Kata "nekton" diberikan oleh Ernst Haeckel pada tahun 1890 yang berasal di bahasa Yunani yang artinya berenang (the swimming) yang meliputi (biofluidynamics, biomechanics, functional morphology of fluid locomotion, locomotor physiology).

Ilmu yang mempelajari nekton disebut nektology, dan orang yang mempelajarinya disebut nektologis. Nekton merupakan organisme laut yang sangat bermanfaat bagi manusia, terutama untuk perbaikan gizi dan peningkatan ekonomi.

Tumpukan bangkai nekton menjadi bahan dasar bagi terbentuknya mineral laut, seperti gas dan minyak bumi setelah mengalami proses panjang dalam jangka waktu ribuan bahkan jutaan tahun.

Ciri-Ciri Nekton

Ilustrasi nekton yang salah satu cirinya dapat berenang dengan bebas. Foto: iStock

Dikutip dari Bioekologi Ekosistem Laut dan Estuaria oleh Ida Bagus Jelantik Swastairi, ciri utama dari morfologi nekton adalah adanya alat gerak yang memipih menyerupai dayung yang sangat diperlukan untuk berenang. Selain itu, ada pula ciri-ciri nekton lainnya, yaitu:

  1. Organisme yang dapat bergerak atau berenang dengan keinginan sendiri.

  2. Organisme konsumen di daerah pelagik.

  3. Memiliki perkembangan sistem saraf dan indra yang akan menangkap dan mengolah informasi yang diperlukan untuk menjelajahi daerah, mencari dan menangkap makanan, serta untuk menghindari predator.

  4. Memiliki perkembangan kecepatan renang yang tinggi untuk menghindari predator sekaligus untuk mencari makanan.

  5. Umumnya termasuk hewan invertebrata, tetapi vertebrata juga ada, seperti pisces dan mamalia laut.

  6. Memiliki masa hidup lebih panjang daripada plankton.

  7. Melakukan migrasi, misalnya ikan tuna bermigrasi dari feeding ground ke breeding ground hingga sejauh ribuan kilometer. Migrasi lainnya juga dialami oleh jenis ikan salmon.

  8. Nekton dapat ditemui di zona photic dan aphotic tergantung dari makanannya.

Contoh Nekton

Ilustrasi salah satu contoh nekton yaitu penyu. Foto: iStock

Dikutip dari Fundamental Oseanografi oleh Defri Yona dkk., sebagian besar anggota nekton berasal dari kelompok ikan. Selain ikan, anggota nekton juga banyak berasal dari kelompok lain, seperti:

  1. Mamalia laut, seperti paus, lumba-lumba, anjing laut, dan singa laut.

  2. Reptil laut, seperti penyu, ular laut, dan buaya.

  3. Moluska chepalopada, seperti cumi-cumi dan sotong.

Kelompok ikan yang bersifat nektonik dapat dibagi menjadi dua kelompok besar, yaitu:

1. Ikan Holoepipelagik

Ikan holoepipelagik adalah ikan-ikan yang menghabiskan seluruh masa hidupnya untuk hidup di perairan epipelagik.

Contoh dari ikan holoepipelagik adalah ikan hiu, ikan tuna, ikan terbang, ikan setuhuk, dan ikan lemuru.

2. Ikan Meroepipelagik

Ikan meroepipelagik adalah ikan-ikan yang memakai hanya sebagai waktu hidupnya untuk hidup di perairan epipelagik, sedangkan sebagian waktunya lagi dipakai untuk menjalani hidup di perairan yang lebih dalam atau di perairan pantai ketika musim memijah.

Contoh dari ikan meroepipelagik adalah ikan haring, ikan geger lintang, dan ikan salem.

(SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa itu ikan holoepopelagik?

chevron-down

Ikan holoepipelagik adalah ikan-ikan yang menghabiskan seluruh masa hidupnya untuk hidup di perairan epipelagik.

Sebutkan beberapa contoh ikan holoepopelagik!

chevron-down

Contoh dari ikan holoepipelagik adalah ikan hiu, ikan tuna, ikan terbang, ikan setuhuk, dan ikan lemuru.

Apa itu ikan meropepipelagik?

chevron-down

Ikan meroepipelagik adalah ikan-ikan yang memakai hanya sebagai waktu hidupnya untuk hidup di perairan epipelagik, sedangkan sebagian waktunya lagi dipakai untuk menjalani hidup di perairan yang lebih dalam atau di perairan pantai ketika musim memijah.