Nomor atau Nomer, Manakah Penulisan yang Benar dan Baku?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa Indonesia memiliki panduan lengkap yang mengatur terkait ejaan dan penulisan yang baik dan benar. Panduan ini disebut dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia atau PUEBI.
Dalam PUEBI, terdapat kaidah-kaidah penulisan kata baku. Kata baku juga dapat ditemukan dalam kamus-kamus besar bahasa Indonesia.
Penulisan kata baku biasanya dapat menimbulkan berbagai macam kebingungan. Kata-kata yang digunakan oleh masyarakat biasanya baku, tetapi tak sedikit pula yang tidak dengan kaidah penulisan kata baku.
Contohnya seperti kata nomor atau nomer. Sebagian masyarakat menggunakan kata nomor, sebagian masyarakat lainnya menggunakan kata nomer.
Pertanyaannya, manakah yang baku di antara kedua kata tersebut sesuai dengan kaidah penulisan bahasa Indonesia? Apakah nomor atau nomer?
Nomor atau Nomer, Manakah yang Benar?
Mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang diterbitkan oleh Badan Pusat Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kata yang baku dan sesuai dengan kaidah penulisan bahasa Indonesia ialah nomor, sedangkan nomer adalah kata tidak baku dari nomor.
Sebagai sebuah kata, nomor tentunya mempunya arti atau makna. Kata nomor dalam KBBI memiliki beberapa arti, yakni :
Angka sebagai tanda atau lambang bilangan. Contoh benda yang jumlahnya lima ditulis dengan nomor 5.
Angka yang menunjukkan kedudukan dalam urutan, kumpulan, dan sebagainya. Contohnya setiap majalah diberi nomor urut.
Jenis lomba. Contohnya untuk nomor lari 100 m putra, Indonesia mempunyai harapan menang.
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa nomor adalah kata atau simbol yang digunakan dalam sistem perhitungan. Kata nomor memiliki beberapa kata turunan, yakni bernomor (memiliki nomor), menomori (memberikan nomor), dan penomoran (proses pemberian nomor).
Arti Nomor dalam Beberapa Istilah
Nomor juga memiliki beberapa gabungan kata sebagaimana yang disebutkan di dalam KBBI yang tentunya memiliki cara penggunaan yang berbeda. Berikut beberapa penggunaan kata nomor dalam berbagai istilah:
Nomor atom: jumlah proton di dalam nukleus sebuah atom.
Nomor baris: nomor yang mengacu pada baris dari kode program di dalam program komputer.
Nomor buntut: nomor atau angka akhir (satu sampai dengan empat angka) dari deretan angka undian resmi yang diperjudikan.
Nomor cantik: nomor kartu telepon seluler yang mudah diingat oleh pemakai, biasanya susunan angkanya terpola atau berulang.
Nomor dada: nomor yang tertera pada kaus depan pemain.
Nomor identitas bank: nomor sandi yang dimiliki bank, digunakan untuk transaksi antarbank dalam negeri dan laporan ke bank sentral.
Nomor iklan: kode atau nada huruf pada iklan untuk mempermudah kembali jika ada jawaban.
Nomor induk: nomor atau angka yang disamarkan dalam kalimat atau puisi sebagai kode untuk menentukan nomor undian yang akan menang.
Nomor penerbangan: nomor untuk membedakan berbagai penerbangan.
Nomor polisi: nomor yang diberikan polisi lalu lintas bagi kendaraan bermotor dan sebagainya.
(SAI)
