Observasi dan Wawancara dalam Penelitian Kualitatif, Ketahui Definisi & Jenisnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengumpulkan data untuk keperluan penelitian akademik tidak dapat dilepaskan dari kegiatan observasi dan wawancara.
Untuk melakukan dua kegiatan di atas, tentunya memerlukan metode tersendiri. Hal ini untuk memaksimalkan pengumpulan data. Dengan demikian, hasil penelitian dapat disajikan secara komprehensif dan terstruktur.
Lantas apa yang dimaksud dengan observasi dan wawancara? Simak penjelasannya berikut ini!
Observasi
Dalam penelitian kualitatif, observasi merupakan salah satu jenis teknik pengumpulan data yang banyak dilakukan.
Melansir buku Praktis Penelitian Kualitatif Teori Dasar dan Analisis Data Dalam Perspektif Kualitatif oleh Mardawani, secara umum observasi merupakan aktivitas pengamatan terhadap objek di lapangan.
Kegiatan observasi juga mengharuskan peneliti mencatat berbagai gejala yang ditemui secara sistematis.
Adapun berbagai informasi yang didapatkan melalui observasi menurut Mardawani berupa tempat (ruang), pelaku, kegiatan, objek, perbuatan, peristiwa, waktu, dan perasaan.
Tujuan penting dilakukannya observasi, yakni untuk memberikan gambaran realistis kepada peneliti tentang suatu perilaku atau kejadian yang berkaitan dengan aktivitas objek penelitian.
Bentuk-bentuk Observasi
Bungin dalam Mardawani menyebutkan bentuk-bentuk observasi dalam penelitian kualitatif sebagai berikut:
Observasi partisipasi: metode pengumpulan data melalui pengamatan yang benar-benar melibatkan peneliti dalam keseharian informan (objek yang diteliti).
Observasi tidak terstruktur: observasi jenis ini tidak memiliki panduan khusus. Peneliti harus memiliki kepekaan dan dapat mengembangkan daya pengamatannya. Adapun informasi yang dihimpun dalam observasi ini bersifat dinamis.
Observasi kelompok tidak terstruktur: observasi yang dilakukan secara berkelompok terhadap satu objek atau lebih dalam satu waktu. Tidak ada panduan khusus dan hasil pengamatan bersifat dinamis.
Wawancara
Melansir buku Evaluasi pembelajaran Sejarah oleh B. Fitri Rahmawati dan Syahrul Amar, wawancara merupakan salah satu bentuk media evaluasi berjenis non-tes dan dilakukan melalui percakapan dan tanya jawab.
Sementara menurut R. A. Fadhallah dalam buku WAWANCARA, interviu merupakan komunikasi antara dua pihak atau lebih yang bisa dilakukan dengan bertatap muka. Salah satu pihak berperan sebagai pewawancara, sedangkan pihak lainnya sebagai informan atau narasumber.
Tujuan wawancara, yakni untuk memperoleh informasi secara langsung tentang situasi dan kondisi tertentu, melengkapi suatu penyelidikan ilmiah, dan memperoleh data guna memengaruhi situasi atau pihak tertentu.
Jenis-jenis Wawancara
Menurut Nawawi dan Hadari dalam Fadhallah, jenis wawancara adalah sebagai berikut:
Wawancara terstruktur: wawancara ini digunakan ketika pewawancara telah mempersiapkan beberapa butir pertanyaan, sebelum pada akhirnya diajukan kepada narasumber. Jenis wawancara ini memungkinkan pewawancara untuk bisa mengontrol waktu dan arah pembicaraan sesuai kebutuhan penelitian.
Wawancara semi terstruktur: sama halnya dengan wawancara terstruktur, pewawancara telah menyiapkan beberapa jenis pertanyaan untuk informan. Namun pengajuan pertanyaan tersebut bersifat fleksibel, bergantung pada arah pembicaraan.
Wawancara tidak terstruktur: jenis wawancara ini tidak menggunakan panduan apa pun. Pembicaraan antara pewawancara dengan narasumber bersifat spontan.
Itulah penjelasan tentang observasi dan wawancara serta jenis-jenisnya. Pemilihan dan penggunaan teknik observasi dan wawancara secara tidak langsung memengaruhi pengumpulan data.
Pemilihan dan penggunaan kedua teknik di atas disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing untuk memperoleh data yang dibutuhkan.
(ANM)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan observasi?

Apa yang dimaksud dengan observasi?
Observasi merupakan aktivitas pengamatan terhadap objek di lapangan.
Apa yang dimaksud dengan wawancara?

Apa yang dimaksud dengan wawancara?
Salah satu bentuk media evaluasi berjenis non-tes dan dilakukan melalui percakapan dan tanya jawab.
Sebutkan tiga bentuk observasi!

Sebutkan tiga bentuk observasi!
Observasi partisipasi, observasi tidak terstruktur, dan observasi kelompok tidak terstruktur.
