Organisasi Tingkat Organ: Pengertian, Contoh, dan Perannya bagi Makhluk Hidup

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ruang lingkup Biologi, makhluk hidup terdiri dari berbagi tingkatan organisasi kehidupan. Tingkatan paling sederhana dimulai dari molekul, hingga yang paling kompleks adalah bioma. Di antara tingkatan tersebut terdapat organisasi tingkat organ.
Kehidupan di bumi diisi oleh bermacam-macam makhluk hidup. Meskipun kehadiran makhluk hidup sangat beragam dan kompleks, mereka dapat disatukan di dalam organisasi seluler. Melalui organisasi tersebut, makhluk hidup dapat dipelajari menurut tingkatan organisasinya.
Semakin kompleks tingkat organisasi kehidupan, semakin kompleks pula permasalahan biologi yang terkandung di dalamnya. Merujuk pada buku Sukses Kuasai Materi Biologi SMA oleh Yason Lukman Sudjito, S.Si (2017: 02), tingkatan organisasi kehidupan terdiri atas:
Tingkat molekul. Makhluk hidup yang terdiri atas molekul adalah virus. Virus hanya tersusun dari protein dan molekul materi genetik, berupa DNA dan RNA.
Tingkat sel. Sel adalah unit terkecil dari makhluk hidup. Terdapat makhluk hidup yang tersusun atas satu sel saja (uniseluler), seperti halnya kelompok Protista, bakteri, dan khamir (jamur uniseluler).
Tingkat jaringan. Jaringan adalah kumpulan sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama. Sebagai contoh, sel-sel yang melindungi permukaan tubuh tumbuhan akan membentuk jaringan epidermis. Sementara itu, sel-sel yang berperan dalam proses pengangkutan zat hara tanah pada tumbuhan akan membentuk jaringan xilem.
Tingkat organ. Organ adalah kumpulan jaringan dengan fungsi tertentu. Misalnya, jaringan xilem, floem, korteks, dan epidermis akan membentuk organ batang pada tumbuhan
Tingkat sistem organ. Sistem organ adalah organ-organ yang tersusun dan saling berinteraksi untuk melaksanakan fungsi tertentu dalam tubuh.
Tingkat individu. Individu tersusun atas sistem organ. Contohnya seorang manusia, seekor ayam, dan sebuah tumbuhan.
Setelah mengetahui tingkatannya, berikut penjabaran lengkap tentang organisasi tingkat organ dan perannya dalam kehidupan di bumi.
Pengertian Organisasi Kehidupan Tingkat Organ
Organ hanya ditemukan pada organisme multiseluler. Dikutip dari buku Praktis Belajar Biologi untuk Kelas X SMA karya Fictor Ferdinand P (2012: 15), organ adalah struktur yang terbentuk dari beberapa jenis jaringan, yang saling bekerja sama untuk menjalankan fungsi tertentu.
Misalnya, jaringan saraf dan jaringan ikat menyusun organ otak dan bekerja sama untuk melaksanakan fungsi koordinasi. Ada pula jaringan epidermis, jaringan tiang, dan jaringan bunga karang, yang menyusun organ daun dan bekerja sama untuk melaksanakan fungsi fotosintesis, transpirasi, serta pertukaran gas.
Contoh-contoh organ lainnya adalah organ jantung yang berperan untuk memompa darah, organ paru-paru untuk pertukaran oksigen dan karbon dioksida, organ telinga untuk mendengar, dan organ mata untuk melihat.
Adapun organ-organ pada tumbuhan, contohnya daun untuk pertukaran gas, bunga untuk perkembangbiakan, dan akar untuk menyerap air dan garam mineral.
Pengertian Sistem Organ dan Contohnya
Organ-organ yang melakukan fungsi dan tugas saling terkait disebut sebagai sistem organ. Sebagai contoh, sistem pernapasan terbentuk dari kerja sama antara organ hidung, faring, laring, trakea, bronkus, dan paru-paru untuk menjalankan fungsi respirasi.
Sistem pencernaan terbentuk dari kerja sama antara organ mulut, kerongkongan, lambung, usus, hati, dan pankreas. Adapun fungsi sistem pencernaan, yaitu menjalankan pencernaan dan penyerapan sari-sari makanan. Kemudian, sistem gerak untuk menyokong dan menggerakkan tubuh makhluk hidup, yang terdiri atas otot dan rangka.
Pada tumbuhan, pembagian organ-organ untuk melakukan kerja spesifik dalam sistem organ tertentu, tidak terlihat begitu jelas seperti manusia. Sistem pada tumbuhan itu sendiri di antaranya adalah sistem pernapasan, transpirasi, dan transportasi.
(VIO)
