Panu Termasuk Jenis Penyakit Kulit oleh Infeksi Jamur

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Panu termasuk jenis penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur. Penyakit panu ditandai dengan bercak yang terdapat pada kulit disertai rasa gatal. Bercak yang timbul di kulit ini bisa berwarna lebih terang atau lebih gelap.
Panu muncul secara perlahan, tapi seiring waktu bercak kulit tersebut menyatu dan membentuk bercak yang lebih besar. Untuk mengetahui lebih jelas terkait penyakit ini, simak penjelasan berikut.
Panu Termasuk Jenis Penyakit Kulit yang Paling Banyak Menyerang Remeja
Pada umumnya, panu paling banyak dialami remaja. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab timbulnya panu, di antaranya:
Lembap dan panas lingkungan, dari pakaian ketat, dan pakaian tak menyerap keringat.
Keringat berlebihan karena berolahraga atau karena kegemukan.
Friksi atau trauma minor, misalnya gesekan pada paha orang gemuk.
Keseimbangan flora tubuh normal terganggu, antara lain karena pemakaian antibiotik atau hormonal dalam jangka panjang.
Sementara itu, ada pula faktor pada diri seseorang yang bisa memicu kemunculan penyakit ini, di antaranya:
Memiliki jenis kulit berminyak.
Tinggal di daerah lembap yang bersuhu hangat.
Berusia remaja atau awal 20-an.
Sering mengeluarkan keringat berlebihan.
Memiliki tingkat kekebalan tubuh yang rendah.
Mengalami perubahan hormon.
Perlu dicatat, panu bukan penyakit yang menimbulkan rasa sakit. Meskipun tidak menyakitkan, panu dapat menyebabkan seseorang merasa tidak nyaman atau tidak percaya diri.
Gejala-Gejala Penyakit Panu
Pada awalnya, tidak ada gejala yang menunjukkan seseorang akan menderita panu. Kemudian timbul bercak-bercak pada permukaan kulit yang terasa gatal.
Ada yang unik dari penyakit panu, yaitu apabila diderita orang yang berkulit putih, bercak yang tampak adalah berwarna kemerahan. Namun, jika diderita orang berkulit gelap, maka bercak yang tampak adalah warna keputihan.
Lalu, apabila terdapat di daerah kulit yang tertutup, maka akan tampak sebagai bercak kecokelatan atau hitam. Oleh sebab itu, panu disebut juga sebagai Pityriasis versicolor. Berikut beberapa gejala lainnya.
Muncul bercak yang berwarna lebih terang atau gelap dari kulit dengan berbagai ukuran.
Kulit terasa kering atau bersisik halus dengan rasa gatal. Sisik itu bila digaruk, akan keluar putih-putih kecil seperti butiran bedak.
Area kulit yang paling banyak terjangkit panu umumnya adalah punggung, dada, lengan atas, leher, dan perut.
Penularan Penyakit Panu
Dikutip dari Buku Ajar Dasar Biomedik Lanjutan oleh Denai Wahyuni, panu tergolong penyakit menular yang tidak berbahaya dan dapat diobati sendiri dengan obat generik atau obat tradisional.
Pada umumnya, panu menular dari kebiasaan-kebiasaan sebagai berikut.
Keringat berlebihan kemudian mengering di kulit sehingga mengakibatkan rasa lengket pada kulit.
Kebiasaan jarang mandi atau kurang menjaga kebersihan badan.
Tertular panu dari penderita lainnya melalui media seperti pakaian atau handuk yang digunakan bersama.
Pencegahan dan Pengobatan Panu
Panu bisa dihindari dengan cara-cara sederhana dan berkaitan dengan pola kebiasaan sehari-hari, di antaranya:
Mandi dua kali dalam sehari.
Menjemur handuk segera setelah digunakan.
Hindari menggunakan pakaian atau handuk secara bergantian.
Ganti pakaian atau handuk sesering mungkin.
Segera cucilah pakaian atau handuk yang sudah kotor.
Sementara itu, panu bisa diobati dengan cara-cara berikut.
Membersihkan bagian tubuh yang terserang panu.
Mengoleskan bagian tubuh yang terkena panu dengan pembasmi jamur yang aman untuk manusia, lakukan selama beberapa hari.
Berkonsultasi ke dokter jika panu sudah menyebar ke seluruh tubuh.
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Sebutkan tiga hal yang dapat menjadi penyebab timbulnya panu!

Sebutkan tiga hal yang dapat menjadi penyebab timbulnya panu!
Lembap dan panas lingkungan, keringat berlebihan karena berolahraga atau karena kegemukan, dan friksi atau trauma minor.
Sebutkan tiga faktor risiko timbulnya panu!

Sebutkan tiga faktor risiko timbulnya panu!
Memiliki jenis kulit berminyak, tinggal di daerah lembap yang bersuhu hangat, dan berusia remaja atau awal 20-an.
Bagaimana mencegah penyakit panu?

Bagaimana mencegah penyakit panu?
Mandi dua kali dalam sehari, menjemur handuk segera setelah digunakan, hindari menggunakan pakaian atau handuk secara bergantian, ganti pakaian atau handuk sesering mungkin, dan segera cucilah pakaian atau handuk yang sudah kotor.
