Paracetamol 500 mg Obat Apa?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Paracetamol termasuk salah satu obat dalam golongan antipiretik untuk menurunkan demam dan analgesik untuk meredakan rasa nyeri.
Paracetamol bekerja dengan cara menghambat pembentukan prostaglandin, yakni zat yang dilepaskan oleh tubuh sebagai reaksi karena adanya kerusakan jaringan atau infeksi yang memicu nyeri, demam, dan peradangan.
Secara umum, dosis paracetamol akan disesuaikan dengan tujuan penggunaan obat dan usia pasien, biasanya dimulai dari dosis 500 mg. Untuk mengetahui lebih jelas terkait paracetamol 500 mg, berikut penjelasannya.
Paracetamol 500 mg Obat Apa?
Paracetamol merupakan obat yang dijual bebas yang digunakan untuk meredakan demam dan nyeri, termasuk sakit gigi dan nyeri saat menstruasi. Obat ini tersedia dalam berbagai macam bentuk, seperti tablet, tablet kunyah sirup, infus, obat tetes, dan cairan suntik.
Paracetamol dapat digunakan oleh orang dewasa maupun anak-anak dengan dosis yang berbeda. Berikut dosis paracetamol tablet sesuai usia pasien.
Dewasa: Paracetamol 500-1.000 mg atau 10–15 mg/kgBB. Dosis maksimal 4.000 mg per hari. Diminum setiap 4-6 jam.
Bayi dan anak-anak: Paracetamol 500-1000 mg atau 10–15 mg/kgBB. Dosis tidak boleh lebih dari 15 mg/kgBB per dosis. Tidak diminum setiap 4-6 jam.
Perlu dicatat, dosis untuk anak-anak yang berusia di bawah 2 tahun harus dikonsultasikan oleh dokter.
Sementara itu, khusus untuk paracetamol infus, dosis dan pemberiannya akan dilakukan langsung oleh dokter sesuai kondisi pasien.
Peringatan sebelum Menggunakan Paracetamol
Sebelum menggunakan obat paracetamol, perlu diperhatikan beberapa hal sebagai berikut.
Berkonsultasi dengan dokter jika menderita penyakit ginjal dan hati.
Jangan menggunakan paracetamol jika alergi terhadap obat ini.
Berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memberikan paracetamol kepada anak yang berusia di bawah 2 tahun.
Berkonsultasi dengan dokter apabila sedang mengonsumsi suplemen, produk herbal, atau obat tertentu, seperti obat batuk pilek, obat pengencer darah, atau obat antikejang.
Berkonsultasi dengan dokter jika sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan apabila ingin mengonsumsi obat penurun demam dan antinyeri, seperti paracetamol.
Beberapa produk paracetamol sirup mungkin akan mengandung aspartam, berkonsultasi dengan dokter apabila menderita diabetes atau fenilketonuria.
Penggunaan paracetamol suntik hanya boleh ditangani langsung oleh dokter atau petugas medis dalam pengawasan dokter di rumah sakit atau fasilitas kesehatan.
Efek Samping Paracetamol
Perlu dicatat, paracetamol juga dapat menimbulkan efek samping apabila dikonsumsi berlebihan. Namun, jika dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan dan anjuran dokter, paracetamol dapat menimbulkan beberapa efek samping, di antaranya:
Mual atau muntah
Sulit tidur
Perut bagian atas terasa sakit
Lelah yang tidak biasa
Penyakit kuning
Segera lakukan pemeriksaan ke dokter jika menemui efek samping tersebut yang tidak kunjung mereda dan semakin parah.
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana cara kerja paracetamol?

Bagaimana cara kerja paracetamol?
Paracetamol bekerja dengan cara menghambat pembentukan prostaglandin, yakni zat yang dilepaskan oleh tubuh sebagai reaksi karena adanya kerusakan jaringan atau infeksi.
Apa kegunaan obat paracetamol?

Apa kegunaan obat paracetamol?
Paracetamol merupakan obat yang dijual bebas yang digunakan untuk meredakan demam dan nyeri.
Sebutkan salah satu hal yang perlu diperhatikan sebelum minum paracetamol?

Sebutkan salah satu hal yang perlu diperhatikan sebelum minum paracetamol?
Berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memberikan paracetamol kepada anak yang berusia di bawah 2 tahun.
