Konten dari Pengguna

Partisipasi Warga Negara dalam Sistem Politik di Indonesia

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Partisipasi warga negara dalam sistem politik di Indonesia merupakan salah satu wujud kebebasan hak berdemokrasi.

Mengutip jurnal berjudul Kebebasan Hak Sosial Politik dan Partisipasi Warga Negara dalam Sistem Demokrasi di Indonesia oleh Muten Nuna dan Roy Marthen Moonti, prinsip negara demokrasi salah satunya diwujudkan melalui konstitusi dan ideologi yang dijunjung tinggi dalam sebuah negara.

Ilustrasi: Partisipasi Warga Negara dalam Sistem Politik di Indonesia. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Partisipasi Warga Negara dalam Sistem Politik di Indonesia. Foto: Pixabay

Upaya menjunjung tinggi konstitusi dan ideologi terdapat dalam hak kebebasan di lingkup sosial politik. Dengan adanya jaminan tersebut, secara tidak langsung aspirasi masyarakat dapat tersalurkan.

Pengertian Sistem Politik

Mengutip modul Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sistem politik merupakan keseluruhan kegiatan politik di dalam negara maupun masyarakat. Di dalamnya terdapat proses alokasi nilai-nilai dasar dan menunjukkan pola hubungan fungsional di antara kegiatan-kegiatan politik tersebut.

Pelaksanaan sistem politik dapat menghasilkan keluaran (output) berupa kebijakan negara. Sifat yang dimiliki juga mengikat keseluruhan warga negara.

Ciri-ciri Sistem Politik

Sebagai sistem yang berkembang dalam kehidupan masyarakat, terdapat beberapa ciri dalam sebuah sistem politik, antara lain:

  1. Memiliki daya jangkau yang universal dan mencakup seluruh anggota masyarakat

  2. Terdapat kontrol yang bersifat mutlak

  3. Terdapat hak membuat keputusan yang bersifat mengikat dan diterima secara sah

  4. Memiliki kekuatan legalitas dan keputusan di dalamnya bersifat otoritatif

Partisipasi Warga Negara dalam Sistem Politik

Keterlibatan individu maupun kelompok masyarakat dalam kegiatan politik secara tidak langsung menunaikan hak kebebasan dalam ranah sosial politik.

Upaya tersebut sekaligus menjadi sebuah kewajiban sebagai warga negara. Perwujudan hak dan kewajiban memiliki dampak secara tidak langsung terhadap sistem politik di suatu negara.

Mengutip buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas X oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, partisipasi merupakan kegiatan untuk memenuhi hak dan kewajiban sebagai warga negara. Tujuannya, yakni ikut serta dalam keputusan politik yang akan diambil oleh pemerintah.

Peran serta warga negara dalam sebuah sistem politik, tidak hanya sebagai bentuk menunaikan hak dan kewajiban. Namun, sebagai ikhtiar sadar menjalankan sistem politik yang berlaku dalam sebuah negara.

Ciri-ciri Partisipasi dalam Sistem Politik

Mengutip buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas X, berikut ciri-ciri partisipasi dalam sistem politik:

  1. Terdapat lembaga penyelenggara pemerintahan

  2. Terdapat pihak yang melakukan perintah dan menjalankan perintah

  3. Adanya tujuan tertentu yang bersifat mengikat bagi seluruh masyarakat di dalamnya

  4. Adanya rasa peduli dan peka terhadap masa depan bangsa dan negara

  5. Adanya kesadaran untuk menjunjung nilai-nilai demokrasi

  6. Memiliki rasa tanggung jawab atas penyelenggaraan negara melalui demokrasi

  7. Dan sebagainya

Itulah penjelasan tentang partisipasi warga negara dalam sistem politik di Indonesia. Sebagai warga negara yang baik, terlibat dalam sistem politik merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan bangsa dan negara.

Lebih dari itu, berkontribusi dalam sistem politik di Indonesia merupakan bentuk menunaikan hak dan kewajiban dalam kehidupan sosial maupun politik.

(ANM)