Konten dari Pengguna

Pasar Oligopoli: Pengertian dan Karakteristiknya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis pasar. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis pasar. Sumber: Unsplash

Pasar oligopoli adalah salah satu jenis pasar dalam kegiatan ekonomi. Istilah oligopoli berasal dari bahasa Yunani, yaitu oligos polein yang berarti beberapa penjual. Secara lengkap, maksudnya adalah suatu pasar yang penawaran terhadap satu jenis barangnya hanya dilakukan oleh beberapa perusahaan atau penjual.

Pengertian Pasar Oligopoli

Berdasarkan e-Book berjudul Teori Ekonomi Mikro yang ditulis Iswardono S. P., pasar oligopoli adalah keadaan pasar ketika ada beberapa penjual untuk suatu jenis barang yang mungkin di antara penjual tersebut mengadakan kerja sama atau saling memengaruhi. Selain itu, barang yang dijual dapat dibedakan antara output yang satu dengan yang lain ataupun barangnya tidak dapat dibedakan.

Struktur pasar oligopoli memungkinkan diadakannya kerja sama secara diam-diam atau secara terang-terangan. Ada tiga faktor yang memungkinkan terjadinya kerja sama, antara lain:

  • Dapat meningkatkan keuntungan bagi masing-masing pihak jika mereka mengurangi tingkat persaingan dan bertindak seperti monopolis.

  • Dengan mengadakan kerja sama, mereka dapat mengurangi ketidakpastian yang ada. Dalam artian tindakan produsen yang satu terhadap yang lain jelas jika mereka mengadakan kerja sama.

  • Kerja sama di antara mereka menutup kemungkinan masuknya produsen baru dalam industri.

Ilustrasi pasar oligopoli. Sumber: iStock

Karakteristik Pasar Oligopoli

Terdapat empat karakteristik yang dapat dilihat dari pasar oligopoli. Menyadur dari modul Teori Ekonomi Mikro yang disusun Syafaatul Hidayati, berikut uraian selengkapnya.

1. Hanya sedikit perusahaan dalam industri (Few Number of Firms)

Pada umumnya, jumlah perusahaan yang terdapat dalam pasar oligopoli berada kurang dari sepuluh. Pada kasus tertentu bahkan hanya ada dua perusahaan (duopoli). Kekuatan perusahaan dapat diukur dengan mengukur rasio konsentrasi (concentration ratio).

2. Produk homogen atau terdiferensiasi (Homogen or Differentiated Product)

Apabila dilihat melalui sifat output yang dihasilkan, pasar oligopoli adalah suatu peralihan di antara pasar persaingan sempurna dan monopoli. Perbedaan sifat dari output yang mereka hasilkan akan sangat berpengaruh terhadap perilaku perusahaan untuk mencapai keuntungan maksimum.

3. Pengambilan keputusan saling memengaruhi (Interdependence Decisions)

Suatu keputusan yang diambil oleh perusahaan dalam menentukan harga dan jumlah output yang dihasilkan akan sangat berpengaruh terhadap perusahaan lainnya. Hal ini berlaku bagi perusahaan yang sebelumnya sudah ada (existing firms) ataupun yang masih berada di luar industri (potensial firms).

Oleh karena itu, untuk menahan perusahaan potensial masuk ke dalam industri, maka perusahaan yang sudah ada dapat mengambil strategi dengan menetapkan harga jual yang terbatas (limiting prices).

4. Kompetisi non-harga (Non-Pricing Competition)

Untuk mencapai kondisi yang optimal, maka perusahaan dalam pasar tidak hanya melakukan persaingan harga, akan tetapi juga melakukan persaingan nonharga.

(AMP)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan pasar oligopoli?

chevron-down

Keadaan pasar ketika ada beberapa penjual untuk suatu jenis barang yang mungkin di antara penjual tersebut mengadakan kerja sama atau saling memengaruhi.

Sebutkan tiga faktor yang memungkinkan adanya kerja sama dalam pasar oligopoli!

chevron-down

1. Dapat meningkatkan keuntungan bagi masing-masing pihak. 2. Dapat mengurangi ketidakpastian yang ada. 3. Kerja sama menutup kemungkinan masuknya produsen baru dalam industri.

Sebutkan empat karakteristik dari pasar oligopoli!

chevron-down

Hanya sedikit perusahaan dalam industri, produk homogen atau terdiferensiasi, pengambilan keputusan yang saling memengaruhi, dan kompetisi non-harga.