Konten dari Pengguna

Peluang Usaha Rumahan di Desa, Ini Berbagai Tipsnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi peluang usaha rumahan di desa. Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi peluang usaha rumahan di desa. Sumber: Pexels

Apakah kamu ingin menjadi seorang wirausaha dan memiliki bisnis sendiri? Menurutmu, apa saja peluang usaha rumahan di desa yang berpeluang sukses?

Ada beragam jenis usaha rumahan yang bisa dilakukan di desa. Asal seorang pebisnis mengetahui karakteristik dan cara mengidentifikasi peluang usaha yang potensial. Misalnya, mengenali peluang dari segi ruang, modal, kondisi masyarakat, dan lain-lain.

Peluang usaha berarti suatu ide usaha yang dapat memberikan hasil memuaskan terhadap kebutuhan masyarakat atau komunitas. Selain itu, dapat mendatangkan keuntungan bagi pelaksana ide tersebut.

Pengertian serupa juga disampaikan dalam modul Perencanaan Usaha dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Peluang usaha diartikan sebagai respons seseorang, kelompok, ataupun organisasi untuk memecahkan masalah yang terdapat di masyarakat dan untuk memenuhi kebutuhan di lingkungan masyarakat itu.

Peluang Usaha Rumahan di Desa

Ada berbagai manfaat yang bisa didapatkan dengan membuka bisnis rumahan sendiri. Kamu tidak perlu menyewa tempat, mengeluarkan biaya transportasi, atau membiayai akomodasi lainnya. Sehingga, kamu bisa lebih berhemat dan meminimalkan modal yang diperlukan untuk membuka usaha.

Lalu, bagaimana cara untuk mengetahui karakteristik dan cara mengidentifikasi peluang usaha yang potensial dan menjanjikan? Langsung saja simak uraian berikut ini.

Karakteristik Peluang Usaha yang Baik

Mengutip dari buku Kewirausahaan (Dasar dan Konsep) yang ditulis Anang Firmansyah dan Anita Roosmawarni, suatu peluang usaha perlu memenuhi atau mampu memenuhi beberapa kriteria berikut.

  • Permintaan yang nyata: merespons kebutuhan yang tidak dipenuhi atau mensyaratkan pelanggan yang mempunyai kemampuan untuk membeli dan bisa memilih.

  • Pengembalian investasi (return on investment): memberikan hasil dalam jangka waktu cepat, lama, dan tepat waktu.

  • Kompetitif: dapat mengimbangi atau lebih baik atau sama dari sudut pandang pelanggan dibandingkan dengan produk atau jasa yang tersedia.

  • Mencapai tujuan: memenuhi tujuan dan aspirasi dari orang atau organisasi yang mengambil risiko.

  • Ketersediaan sumber daya dan keterampilan: terjangkau oleh penguasa dari segi sumber daya, kompetensi, dan persyaratan hukum.

Ilustrasi peluang usaha rumahan di desa. Sumber: Pexels

Cara Mengidentifikasi dan Menilai Peluang Usaha

Mengutip kembali buku yang ditulis Anang Firmansyah dan Anita Roosmawarni, cara mengidentifikasi dan menilai peluang usaha, yaitu dengan menentukan risiko dan hasil atau timbal balik yang menggambarkan beberapa faktor berikut ini.

  • Kondisi industri dan pasar

  • Lamanya masa peluang produk

  • Tujuan pengusaha dan kompetensi yang dimiliki pengusaha

  • Pengelola tim

  • Persaingan

  • Modal, teknologi, dan sumber daya

  • Kondisi lingkungan (politik, ekonomi, hukum, dan kebijakan pemerintah)

Contoh Peluang Usaha Rumahan di Desa

Berikut adalah contoh peluang usaha rumahan menurut buku Peluang Usaha Rumahan yang Menguntungkan karya Ajen Dianawati. Kamu bisa menyesuaikan contoh usaha berikut berdasarkan karakteristik dan penilaian peluang usaha yang sudah dijelaskan sebelumnya.

  1. Katering

  2. Warung mi instan

  3. Pemasok jajanan warung

  4. Kue dan makanan ringan

  5. Rumah makan

  6. Toko kelontong

  7. Penjual susu kedelai

  8. Jasa pengetikan

  9. Penatu rumahan

  10. Penjahit pakaian

  11. Penulis

  12. Penerbit individu

  13. Penjual suvenir

  14. Rumah indekos

  15. Sanggar atau studio senam

(AMP)