Pemanasan Global: Pengertian, Dampak, dan Cara Menanggulanginya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lingkungan merupakan bagian dari alam yang dimanfaatkan oleh manusia dan makhluk hidup lainnya sebagai tempat untuk ditinggali.
Namun, seiring berkembangnya zaman, bumi semakin tua dan beragamnya aktivitas manusia membuat lingkungan memiliki banyak masalah.
Ada banyak masalah lingkungan, baik disebabkan oleh faktor alam, maupun faktor kegiatan manusia. Salah satu masalah lingkungan yang dihadapi masyarakat dunia adalah pemanasan global.
Pengertian Pemanasan Global
Menurut Ramli Utina dalam Pemanasan Global: Dampak dan Upaya Meminimalisasinya, global warming atau pemanasan global adalah suatu bentuk ketidakseimbangan ekosistem di bumi akibat terjadinya proses peningkatan suhu rata rata atmosfer, laut, dan di daratan bumi.
Sejak 100 tahun lalu, suhu permukaan bumi mengalami peningkatan sekitar 0,6 derajat celsius. Oleh karena itu, peneliti dan ilmuwan mulai melakukan penelitian mengenai fenomena ini.
Dari penelusuran dan penelitian yang dilakukan, efek rumah kaca dan pembakaran bahan bakar fosil merupakan penyebab dari terjadinya kenaikan suhu permukaan bumi atau pemanasan global.
Dampak Pemanasan Global
Fenomena pemanasan global tentunya memberikan dampak bagi kehidupan makhluk hidup yang ada di bumi.
Melansir dari Pemanasan Global: Faktor Penyebab, Dampak dan Solusi yang disusun oleh Dr. Fadliah, M.St, berikut beberapa dampak dari pemanasan global, yaitu:
Kenaikan permukaan laut.
Perubahan iklim.
Kerusakan pada organisme dan ekosistem.
Pengaruh terhadap ketersediaan air dan pertanian.
Cara Menanggulangi Pemanasan Global
Di bawah ini terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menanggulangi masalah pemanasan global, yaitu:
1. Konservasi Lingkungan
Konservasi lingkungan dapat dilakukan dengan cara menanam pohon dan penghijauan lahan-lahan dengan kondisi yang kritis.
Tumbuh-tumbuhan memiliki proses fotosintetis untuk bertahan ini. Dalam proses ini, tumbuhan dapat menghasilkan oksigen.
Semakin banyaknya oksigen yang dihasilkan oleh tumbuh-tumbuhan, jumlah gas-gas karbon yang ada di atmoser akan berkurang.
2. Menggunakan Energi Alternatif
Energi alternatif bisa menjadi salah satu solusi untuk menanggulangi pemanasan global. Penggunaan energi alternatif dapat mengurangi penggunaan energi bahan bakar fosil (minyak bumi dan batu bara).
Bahan bakar fosil menghasilkan banyak emisi gas karbon yang diakibatkan oleh proses pembakaran bahan-bahan tersebut.
Energi alternatif yang bisa digunakan oleh manusia sebagai pengganti sumber energi tak terbarukan adalah energi bio-energy, energi angin, energi panas bumi, energi surya, dan sebagainya.
3. Daur Ulang dan Efisiensi Energi
Daur ulang dan efisiensi energi dapat menanggulangi pemanasan global. Aktivitas manusia kerap kali menghasilkan gas yang mengandung karbon, contohnya penggunaan kompor minyak.
Asap yang mengandung gas karbon dihasilkan oleh kompor minyak tanah naik ke udara. Oleh karena itu, penggunaan kompor minyak sebaiknya diganti dengan biogas.
Biogas dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi panas yang berasal dari sampah organik yang telah didaur ulang.
4. Edukasi Masyarakat Mengenai Masalah Lingkungan
Masyarakat dunia perlu memiliki edukasi dan pemahaman terhadap masalah lingkungan agar sama-sama bersatu untuk menanggulangi masalah tersebut.
Pemahaman mengenai pola pikir dan perilaku manusia yang berdampak kepada lingkungan diperlukan agar masyarakat memiliki kesadaran dan akan menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan.
Selain itu, masyarakat perlu menegakkan hukum mengenai perlindungan dan pelestarian lingkungan.
(SAI)
