Konten dari Pengguna

Pemasaran Langsung: Pengertian, Tujuan, dan Manfaatnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemasaran langsung adalah salah satu upaya dalam memasarkan produk kepada konsumen. Tujuannya, demi menjaga kontinuitas hubungan antara penjual dengan para konsumen.

Seperti yang kita ketahui bersama, aktivitas memasarkan sebuah produk saat ini semakin dipermudah dengan kemajuan teknologi.

Ilustrasi komputer sebagai sarana berjualan. Pemasaran langsung adalah upaya memasarkan produk. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi komputer sebagai sarana berjualan. Pemasaran langsung adalah upaya memasarkan produk. Foto: Pixabay

Keberadaan internet semakin memperluas jangkauan pemasaran yang dulunya terbatas oleh ruang, jarak, dan waktu. Kondisi ini secara tidak langsung memengaruhi strategi pemasaran dari sebuah produk.

Pemasaran Langsung

Mengutip pernyataan Kotler dan Armstrong dalam buku Principle of Marketing, pemasaran langsung adalah hubungan langsung yang ditargetkan kepada konsumen. Gunanya, untuk memperoleh respons secara cepat dan membangun hubungan pelanggan secara berkelanjutan.

Dalam buku Manajemen Komunikasi Pemasaran oleh Asri Rumondang Banjarnahor, dkk., strategi pemasaran langsung memungkinkan suatu bisnis untuk berkomunikasi langsung dengan konsumen melalui berbagai media. Adapun media yang dimaksud terdiri dari aplikasi kurir (messenger), situs web (website), iklan, surat kabar, dan berbagai jenis media lainnya.

Pemasaran langsung biasanya bergantung pada aspek penawaran, proporsi, komunikasi, pilihan saluran, dan konsumen yang dituju. Intinya, pemasaran langsung bertujuan untuk mendapatkan respons konsumen secara langsung.

Tujuan Pemasaran Langsung

Dalam buku Pemasaran Strategik oleh Fandy Tjiptono dan Gregorius Chandra, pemasaran langsung memiliki tujuan sebagai berikut:

1. Mendorong Leads atau Pencobaan Produk

Penerapan strategi penjualan langsung biasanya dapat dimanfaatkan untuk memperluas potensi konsumen. Caranya, dengan menarik nonkonsumen untuk mencoba produk yang dipasarkan.

2. Meningkatkan Hubungan dengan Konsumen

Dalam pemasaran suatu produk, kontinuitas hubungan dengan pelanggan menjadi salah satu kunci keberhasilan. Melalui pemasaran langsung, penjual bisa menganalisis lebih rinci terkait kebutuhan konsumen.

Penjual juga bisa melakukan segmentasi pasar lebih detail dan mengembangkan produk berdasarkan kebutuhan konsumen secara individual.

3. Menjaga Hubungan dengan Konsumen

Tingginya tingkat persaingan di dunia bisnis menjadikan pelanggan selalu mencari kelebihan dari suatu produk. Oleh karena itu, inovasi sangat diperlukan untuk menjaga hubungan dengan para konsumen.

Melalui pemasaran langsung, penjual bisa melakukan berbagai program yang mampu memenuhi kebutuhan konsumen. Misalnya, dengan menyediakan potongan harga dan memberikan penawaran menarik lainnya.

Manfaat Pemasaran Langsung

Perkembangan teknologi yang semakin pesat menjadikan pemasaran langsung semakin diminati para penjual. Selain dapat mengetahui respons dari para konsumennya secara langsung, penggunaan teknologi memungkinkan penjual mengetahui potensi pemasaran mereka lebih luas.

Buku Manajemen Komunikasi Pemasaran juga menjelaskan bahwa, pertumbuhan layanan data geolokasi secara nyata (real time) memungkinkan penjual mengumpulkan dan menganalisis data konsumen potensial. Hal ini menjadikan pemasaran produk lebih tepat sasaran.

Tidak hanya itu, perkembangan teknologi membantu penjual membuat berbagai konten relevan yang dapat menarik konsumen.

(ANM)