Pembuatan Rancangan Pentas Teater, Pahami agar Pementasan Berjalan Maksimal

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu jenis seni pertunjukan adalah seni teater. Melansir buku Guru Seni Budaya oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, seni teater merupakan salah satu bentuk kegiatan manusia yang secara sadar menggunakan tubuh sebagai unsur utama.
Dalam seni teater, terdapat beberapa unsur seperti gerak, suara, bunyi, dan rupa yang dirancang dalam sebuah cerita kehidupan manusia. Pagelaran teater melibatkan banyak pihak di dalamnya.
Agar pertunjukan seni teater berjalan lancar, diperlukan pembuatan rancangan pentas teater.
Lalu, apa saja aspek yang dibutuhkan dalam pembuatan rancangan pentas teater? Simak ulasan berikut ini!
Pembuatan Rancangan Pentas Teater
Mengutip buku Seni Budaya oleh Yoyok RM dan Siswandi, aspek-aspek yang dibutuhkan dalam pembuatan rancangan pentas teater adalah sebagai berikut:
Pembentukan panitia
Sebuah pertunjukan yang baik, tentunya mendatangkan pengalaman berkesan bagi para penontonnya. Pertunjukan yang baik bergantung pada peran berbagai pihak yang terlibat. Salah satunya panitia di belakang layar.
Pembentukan panitia dalam rancangan pentas teater menjadi salah satu aspek yang krusial. Dengan membentuk panitia, pembagian tugas dan fungsi dalam menyelenggarakan pentas teater dapat terorganisir dengan baik.
Pembentukan panitia dalam pementasan teater diharapkan dapat membantu keberhasilan pementasan teater. Dalam kepanitiaan pementasan teater, ketua panitia berperan sebagai manajer.
Ketua panitia memiliki tanggung jawab terhadap keberhasilan pementasan. Sementara anggota panitia yang lainnya bertugas untuk saling berkoordinasi sesuai dengan tugas dan fungsi yang diberikan.
Menurut modul Guru Seni Budaya Kelas VII oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dalam pementasan teater, struktur panitia terdiri atas:
Pimpinan produksi
Pimpinan artistik
Manajer panggung
Asisten manajer panggung
Penata lampu
Penata musik
Penata gerak
Penata panggung
Penata busana
Penata rias
Koordinator pelaksana
Sekretaris
Buku program
Foto dan video
Konsumsi
MC/pembawa acara
Pembantu umum
Pembagian tersebut dapat memudahkan pembagian kerja, sehingga koordinasi antarpihak dapat dilakukan secara efektif dan efisien.
Pembuatan rancangan pentas
Pentas (stage) dalam pertunjukan teater merupakan aspek penting yang memperjelas pengaturan latar dalam cerita yang disajikan. Itulah mengapa rancangan pentas teater harus disesuaikan dengan kebutuhan naskah yang sedang digarap.
Untuk memperjelas setting latar dalam pementasan teater, diperlukan keterampilan teknis dalam penataan pentas. Biasanya pentas dilengkapi dengan berbagai properti pendukung agar pementasan semakin menarik.
Melakukan latihan
Dalam rancangan pentas teater, latihan menjadi aspek terpenting sebelum pertunjukan dimulai. Latihan dipimpin langsung oleh sutradara yang telah ditunjuk.
Proses latihan biasanya dimulai dengan melakukan pemanasan berupa olah tubuh dan olah suara. Dengan melakukan latihan rutin, hasil pementasan akan maksimal.
Melakukan latihan sebelum pementasan teater tidak hanya bertujuan untuk menghafal setiap adegan dan dialog dalam naskah. Lebih dari itu, latihan juga berfungsi untuk melatih spontanitas dan improvisasi dalam bermain peran.
(ANM)
