Konten dari Pengguna

Pendapatan Per Kapita: Pengertian dan Cara Menghitungnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pendapatan per kapita. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pendapatan per kapita. Foto: Unsplash.com

Dalam perhitungan pendapatan wilayah atau daerah suatu negara, ada yang disebut dengan pendapatan per kapita. Pendapatan per kapita merupakan jumlah pendapatan rata-rata dari penduduk pada rentang waktu tertentu.

Perhitungan tersebut salah satunya dapat dimanfaatkan sebagai pedoman dalam melihat dan membandingkan pendapatan antar daerah. Dengan begitu, nantinya dapat dilakukan upaya peningkatan pendapatan di suatu daerah.

Sebelum mengetahui seputar pendapatan per kapita, ada baiknya untuk mencari tahu terlebih dahulu mengenai pendapatan nasional.

Pengertian Pendapatan Nasional

Pendapatan per kapita sedikit berbeda dengan pendapatan nasional. Mengutip dari buku berjudul Ekonomi Jilid 1 untuk SMA dan MA Kelas X yang ditulis Ismawanto, pendapatan nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh masyarakat/pemilik faktor produksi suatu negara selama kurun waktu tertentu (biasanya digunakan ukuran waktu satu tahun).

Dalam kegiatan ekonomi, rumah tangga konsumsi menyerahkan jasa faktor produksi ke perusahaan dan mereka akan menerima pendapatan berupa sewa sebagai balas jasa tanah, upah, dan gaji sebagai balas jasa tenaga, bunga sebagai balas jasa modal, dan laba usaha atau keuntungan sebagai balas jasa pengusaha.

Semua pendapatan sebagai balas jasa atas penyerahan faktor produksi itulah disebut dengan pendapatan nasional.

Mengutip kembali buku yang ditulis Ismawanto, adapun manfaat mempelajari pendapatan nasional antara lain:

  • Untuk mengetahui struktur perekonomian suatu negara, apakah agraris, industri, atau yang lainnya.

  • Untuk mengetahui kemajuan ekonomi atau perkembangan perekonomian dari tahun ke tahun, apakah mengalami kemajuan, kemunduran, atau tetap.

  • Untuk mengetahui tingkat kemakmuran masyarakat setelah dibandingkan dengan jumlah penduduk, yaitu tentang pendapatan per kapitanya.

  • Untuk membandingkan perekonomian antarnegara di dunia.

  • Sebagai pedoman bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan yang berkaitan dengan perencanaan pembangunan ekonomi nasional.

  • Untuk mengetahui penggunaan pendapatan masyarakat.

  • Sebagai pedoman untuk melaksanakan pembangunan.

Pengertian Pendapatan Per Kapita

Pendapatan per kapita. Foto: Unsplash.com

Pengertian pendapatan per kapita adalah pendapatan rata-rata dari penduduk suatu negara yang diperoleh dari pendapatan nasional pada tahun tertentu dibagi dengan jumlah penduduk suatu negara pada tahun tersebut.

Pendapatan per kapita umumnya digunakan untuk mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat. Dengan pemerataan pendapatan, diharapkan kesejahteraan masyarakat juga akan merata.

Berdasarkan buku yang ditulis Ismawanto, umumnya negara yang masih berkembang mempunyai pendapatan per kapita yang rendah. Rendahnya pendapatan per kapita pada negara berkembang karena beberapa hal sebagai berikut.

  • Tingkat pendidikan yang rendah, sehingga pengetahuan yang diperoleh sedikit.

  • Keterampilan dan kecakapan yang rendah, sehingga kekurangan tenaga ahli.

  • Modal yang dimiliki relatif sedikit.

  • Kekurangan akan sumber alam.

  • Kemalasan dan ketidakdisiplinan seseorang.

  • Sikap yang tidak mendorong berproduksi.

Adapun manfaat dari perhitungan pendapatan per kapita yang dikutip dari buku berjudul Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas X yang disusun oleh Supriyanto dan Ali Muhson antara lain:

  • Untuk mengetahui perbandingan kesejahteraan masyarakat suatu negara dari tahun ke tahun.

  • Untuk mengetahui data-data perbandingan tingkat kesejahteraan penduduk antar-negara.

  • Sebagai pedoman pengambilan kebijakan dalam bidang ekonomi.

  • Sebagai bahan perencanaan pembangunan di masa yang akan datang.

Rumus Pendapatan Per Kapita

Ilustrasi perhitungan pendapatan per kapita. Foto: Pexels.com

Cara menghitung pendapatan per kapita bisa dilakukan dengan dua cara. Berdasarkan buku yang disusun Supriyanto dan Ali Muhson, dua cara tersebut antara lain dilihat dari komponen produk domestik bruto (PDB) dan komponen produk nasional bruto.

Berikut adalah rincian selengkapnya mengenai kedua rumus tersebut:

1. Dilihat dari komponen produk domestik bruto (PDB)

Rumus:

PDB per kapita = PDB tahun n / Jumlah penduduk tahun n

2. Dilihat dari komponen produk nasional bruto

Rumus:

PNB per kapita = PNB tahun n / Jumlah Penduduk

Negara Pendapatan Per Kapita Tertinggi di ASEAN 2021

Ilustrasi pendapatan per kapita negara ASEAN. Foto: Unsplash.com

Dalam lingkup negara-negara ASEAN, negara yang memiliki pendapatan per kapita paling tinggi pada 2021 adalah negara Singapura. Kemudian disusul dengan negara Brunei dan Malaysia.

Sedangkan, pendapatan per kapita Indonesia pada 2021 berada di posisi kelima tertinggi apabila dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya.

Berikut urutan peringkat pendapatan per kapita tertinggi di negara ASEAN berdasarkan International Monetary Fund (IMF) 2021.

Peringkat / Nama Negara / Populasi (dalam Juta) / Pendapatan GDP dalam Juta Dolar AS / Pendapatan GDP (Per Kapita Dolar AS) / GDP (PPP) dalam Juta Dolar AS / GDP (PPP) per kapita Dolar AS

1 / Singapura / 5.840 / 374,394 / 64,103 / 600,063 / 102,742

2 / Brunei / 0.461 / 15,278 / 33,097 / 29,731 / 64,405

3 / Malaysia / 33.358 / 387,093 / 11,604 / 978,781 / 29,340

4 / Thailand / 69.947 / 538,735 / 7,702 / 1,329,324 / 19,004

5 / Indonesia / 272.270 / 1,158,783 / 4,256 / 3,507,239 / 12,882

6 / Vietnam / 98.328 / 354,868 / 3,609 / 1,148,054 / 11,677

7 / Filipina / 109.991 / 393,756 / 3,579 / 1,000,617 / 9,061

8 / Laos / 7.371 / 20,440 / 2,773 / 62,797 / 8,519

9 / Kamboja / 17,041 / 29,809 / 1,720 / 78,065 / 4,930

Pendapatan Per Kapita Negara Indonesia

Pendapatan per kapita Indonesia pada 2020 menurun apabila dibandingkan dengan 2019. Akan tetapi, kembali naik pada 2021.

Berdasarkan laporan “World Bank Country Classifications by Income Level: 2021-2022”, disampaikan bahwa pendapatan per kapita Indonesia turun dari US$4.050 atau setara dengan 58 juta rupiah pada 2019 menjadi US$3.870 atau 55 juta rupiah pada 2020.

Mengutip dari buku yang ditulis Supriyanto dan Ali Muhson, sampai pada 2000 apabila dibandingkan kelompok negara-negara ASEAN Indonesia memiliki tingkat pertumbuhan PDP per kapita yang rendah jika dibandingkan dengan mayoritas dari negara anggota ASEAN lainnya.

Meskipun begitu, pada era 1995-1996 Indonesia pernah menempati peringkat yang cukup tinggi di kawasan ASEAN.

(AMP)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan pendapatan per kapita?

chevron-down

Pendapatan rata-rata dari penduduk suatu negara yang diperoleh dari pendapatan nasional pada tahun tertentu dibagi dengan jumlah penduduk suatu negara pada tahun tersebut.

Apa manfaat menghitung pendapatan per kapita?

chevron-down

1. Mengetahui perbandingan kesejahteraan masyarakat suatu negara dari tahun ke tahun. 2. Mengetahui data-data perbandingan tingkat kesejahteraan penduduk antar-negara. 3. Sebagai pedoman pengambilan kebijakan dalam bidang ekonomi. 4. Sebagai bahan perencanaan pembangunan di masa yang akan datang.

Bagaimana rumus menghitung pendapatan per kapita?

chevron-down

Jika dilihat dari komponen produk domestik bruto (PDB), maka rumus untuk menghitung pendapatan per kapitanya adalah: PDB per kapita = PDB tahun n / Jumlah penduduk tahun n Jika dilihat dari komponen produk nasional bruto, maka rumus untuk menghitung pendapatan per kapitanya adalah: PNB per kapita = PNB tahun n / Jumlah Penduduk